Eropa Akan Hadapi Krisis Bahan Bakar Pesawat jika Selat Hormuz Tetap Ditutup
Ilustrasi pesawat British Airways. Bandara-bandara Eropa menghadapi krisis bahan bakar jet akibat blokade Selat Hormuz.(Wikimedia Commons)
20:18
11 April 2026

Eropa Akan Hadapi Krisis Bahan Bakar Pesawat jika Selat Hormuz Tetap Ditutup

- Bandara-bandara Eropa menghadapi krisis bahan bakar jet yang yang dapat menghambat perjalanan udara di seluruh kawasan tersebut.

Ini menjadi salah satu dampak ekonomi imbas dari perang Iran yang mengakibatkan diblokadenya Selat Hormuz, jalur penting lalu lintas minyak dunia.

Dilansir CNN, Sabtu (11/4/2026), Airports Council International (ACI) Europe, badan industri yang mewakili bandara-bandara Eropa, memberikan peringatan terkait hal itu melalui surat pernyataan.

Baca juga: Ide Trump Pungut Tarif Kapal di Selat Hormuz Bersama Iran Ditentang Eropa


“Pada tahap ini, kami memahami bahwa jika lalu lintas melalui Selat Hormuz tidak kembali normal secara signifikan dan stabil dalam 3 minggu ke depan, kekurangan bahan bakar jet secara sistemik akan menjadi kenyataan bagi Uni Eropa,” demikian isi surat ACI Europe.

Kondisi tersebut berisiko menyebabkan dampak buruk bagi ekonomi negara-negara di Eropa.

“Berkurangnya konektivitas udara yang tak terhindarkan berisiko terjadi… Akan sangat merugikan perekonomian Eropa, sehingga memperburuk dampak makroekonomi dari kenaikan harga minyak,” lanjut pernyataan tersebut.

Kekhawatiran semakin besar karena mendekati puncak musim panas, ketika perjalanan udara meningkat untuk pariwisata, dan sangat penting bagi perekonomian Uni Eropa.

Baca juga: Kapal Perancis Berhasil Lewati Selat Hormuz, Jadi yang Pertama dari Eropa

ACI Europe mengimbau pemantauan mendesak terhadap pasokan bahan bakar jet selama enam bulan ke depan, di antara intervensi-intervensi lainnya.

Risiko kekurangan pasokan yang akan segera terjadi sejalan dengan peringatan serupa dari kepala Badan Energi Internasional pada awal bulan ini.

Bahkan beberapa maskapai penerbangan Asia-Pasifik, termasuk Air New Zealand dan Vietnam Airlines, telah mulai mengurangi penerbangan karena harga bahan bakar jet melonjak.

Maskapai penerbangan Amerika, Delta Air Lines, juga mengatakan pekan ini bahwa mereka akan mengurangi jumlah penerbangan sampai kondisi harga bahan bakar membaik.

Baca juga: Eropa Sebut Rusia Sangat Diuntungkan Jika Perang Iran Terus Memanas

Menurut Asosiasi Transportasi Udara Internasional, harga rata-rata bahan bakar jet global telah meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun lalu.

Seperti diketahui, Selat Hormuz ditutup setelah Amerika Serikat (AS) dan Israel melancarkan serangan gabungan ke Iran pada akhir Februari 2026.

Kondisi ini kemudian mengancam pasokan bahan bakar dunia dan mengacaukan ekonomi global.

Tag:  #eropa #akan #hadapi #krisis #bahan #bakar #pesawat #jika #selat #hormuz #tetap #ditutup

KOMENTAR