Mojtaba Khamenei Disebut Luka Parah di Wajah-Kaki, Masih Ikut Rapat
- Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, dilaporkan masih dalam masa pemulihan dari cedera parah di wajah dan kaki akibat serangan udara Amerika Serikat (AS)-Israel saat awal perang Iran.
Dilansir Reuters, Sabtu (11/4/2026), menurut laporan tiga orang yang dekat dengan lingkaran dalamnya, wajah Khamenei terluka parah dan menderita cedera serius pada satu atau kedua kakinya.
Meski demikian, pria berusia 56 tahun itu tetap memiliki ketajaman mental yang baik, menurut beberapa sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan.
Mojtaba tetap ikut dalam pertemuan dengan pejabat senior melalui konferensi audio dan terlibat dalam pengambilan keputusan penting, termasuk perang dan negosiasi dengan Washington.
Baca juga: Media Israel Sebut Mojtaba Khamenei Tak Sadarkan Diri, Kritis di Iran
Keberadaan, kondisi, dan kemampuan putra Ali Khamenei itu untuk memerintah masih menjadi misteri bagi publik.
Sebab, tidak ada foto, video, atau rekaman audio dirinya yang dipublikasikan sejak serangan udara AS-Israel dan pengangkatannya sebagai pengganti ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei, pada 8 Maret 2026.
Perwakilan Iran di PBB tidak menanggapi pertanyaan Reuters mengenai seberapa parah cedera yang dialami Mojtaba, atau alasan mengapa ia belum muncul dalam foto atau rekaman apa pun.
Salah satu orang yang dekat dengan lingkaran dalam Mojtaba mengatakan, foto pemimpin tertinggi itu diperkirakan akan dirilis dalam satu atau dua bulan ke depan.
Baca juga: Mojtaba Khamenei “Muncul” Perdana Usai Gencatan Senjata, Klaim Menang Perang
Kondisi Mojtaba Khamenei saat ini
Mojtaba Khamenei (tengah), putra dari mantan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, saat berjalan di Teheran pada 31 Mei 2019.
Keterangan dari orang-orang yang dekat dengan lingkaran dalam Mojtaba memberikan gambaran paling rinci tentang kondisi pemimpin tersebut selama beberapa minggu terakhir.
Namun Reuters tidak dapat memverifikasi keterangan mereka secara independen.
Seorang sumber yang mengetahui penilaian intelijen AS mengatakan bahwa Khamenei diyakini kehilangan satu kakinya.
Sementara itu, CIA menolak berkomentar tentang kondisi Mojtaba. Kantor perdana menteri Israel juga tidak menanggapi pertanyaan.
Baca juga: Gebrakan Mojtaba Khamenei, Umumkan Strategi Baru Kelola Selat Hormuz
Sebelumnya, Mojtaba Khamenei dilaporkan terluka dalam serangan awal AS-Israel pada 28 Februari, yang juga merenggut nyawa ayahnya sekaligus pemimpin tertinggi Iran sebelumnya Ayatollah Ali Khamenei.
Belum ada pernyataan resmi Iran mengenai seberapa parah luka yang diderita Mojtaba. Namun, seorang pembaca berita di televisi pemerintah menggambarkannya sebagai "janbaz".
Itu adalah istilah yang digunakan untuk orang-orang terluka parah dalam perang, setelah ia dinobatkan sebagai pemimpin tertinggi.
Laporan tersebut sesuai dengan pernyataan yang dibuat oleh Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth pada 13 Maret 2026 bahwa Mojtaba terluka dan kemungkinan mengalami cacat fisik.
Tag: #mojtaba #khamenei #disebut #luka #parah #wajah #kaki #masih #ikut #rapat