Terbakar Saat Perang Iran, USS Gerald R Ford Berangkat Lagi Usai Diperbaiki di Kroasia
Kapal induk terbesar dunia milik Amerika Serikat, USS Gerald R Ford, meninggalkan Kota Split, Kroasia, setelah menjalani perbaikan akibat insiden kebakaran di Timur Tengah.(AFP/ELVIS BARUKCIC)
10:30
3 April 2026

Terbakar Saat Perang Iran, USS Gerald R Ford Berangkat Lagi Usai Diperbaiki di Kroasia

Kapal induk terbesar milik Amerika Serikat, USS Gerald R Ford, dilaporkan telah meninggalkan Kroasia setelah menjalani perbaikan usai insiden kebakaran.

Kapal tersebut sebelumnya terlibat dalam operasi militer AS-Israel dalam konflik dengan Iran sejak akhir Februari.

Kepergian kapal ini terjadi tanpa penjelasan rinci mengenai tujuan berikutnya. Pihak Angkatan Laut AS hanya menegaskan kapal tetap siap menjalankan misi kapan pun dibutuhkan.

Baca juga: AS Pulangkan Kapal Induk USS Gerald R Ford dari Operasi Iran, Tanda Perang Berakhir?

Selesai diperbaiki, langsung tinggalkan Kroasia

Angkatan Laut Amerika Serikat menyatakan bahwa USS Gerald R Ford telah meninggalkan Kroasia setelah menjalani kunjungan pelabuhan selama lima hari.

Dalam pernyataannya pada Kamis (2/4/2026), sebagaimana dilansir AFP, pihak Angkatan Laut menyebut kapal induk tersebut “tetap siap untuk menjalankan penugasan penuh dalam mendukung tujuan nasional di wilayah operasi mana pun.”

Mereka juga menambahkan bahwa kapal telah “menyelesaikan perbaikan yang dijadwalkan dan menerima pasokan untuk menopang operasi.”

Namun, tidak ada keterangan lebih lanjut mengenai ke mana kapal tersebut akan bergerak setelah meninggalkan pelabuhan.

Sempat terbakar saat Perang Iran

Sebelumnya, USS Gerald R Ford memainkan peran penting dalam kampanye udara gabungan AS dan Israel terhadap Iran.

Namun, kapal itu harus meninggalkan area operasi dan berlayar ke Kreta, lalu ke Kroasia, setelah terjadi kebakaran di ruang laundry pada 12 Maret.

Insiden tersebut menyebabkan dua awak kapal mengalami luka-luka dan mengakibatkan kerusakan besar pada sekitar 100 tempat tidur.

Baca juga: Kapal Induk USS Gerald R Ford Terbakar di Laut Merah, 2 Awak Luka-luka

Militer AS menyatakan bahwa “penyelidikan rutin terhadap kebakaran di ruang laundry dan tempat tidur kapal masih berlangsung.”

Kapal induk lain dikirim

Kapal induk bertenaga nuklir kelas Nimitz, USS George HW Bush.ANGKATAN LAUT AS via WIKIMEDIA COMMONS Kapal induk bertenaga nuklir kelas Nimitz, USS George HW Bush.

Kepergian USS Gerald R Ford dari kawasan operasi Iran sempat mengurangi jumlah kapal induk AS di wilayah tersebut dari dua menjadi satu. Hal ini menciptakan celah dalam kekuatan militer AS di kawasan yang tengah memanas.

Namun, kapal induk lain, USS George H W Bush, bersama kapal perang pendampingnya, telah meninggalkan pelabuhan untuk menjalani “penempatan yang dijadwalkan secara rutin.” Kapal tersebut dilaporkan menuju kawasan Timur Tengah.

Diketahui, USS Gerald R Ford telah berada di laut selama lebih dari sembilan bulan dalam satu siklus penugasan panjang.

Selama periode tersebut, kapal ini tidak hanya terlibat dalam operasi di Timur Tengah, tetapi juga menjalankan misi di kawasan Karibia.

Di wilayah itu, pasukan AS melakukan berbagai operasi, termasuk serangan terhadap kapal yang diduga terlibat penyelundupan narkoba, pencegatan tanker yang dikenai sanksi, hingga penangkapan pemimpin Venezuela, Nicolas Maduro.

Baca juga: Kapal Induk USS Gerald R Ford Susul Armada AS Lainnya ke Dekat Iran, Teheran Dikepung

Tag:  #terbakar #saat #perang #iran #gerald #ford #berangkat #lagi #usai #diperbaiki #kroasia

KOMENTAR