AS-Israel Gempur 7 Kota Iran, IRGC Balas Hantam Yerusalem
Warga Israel berlarian mencari perlindungan saat sirene serangan udara meraung-raung di Tel Aviv, Sabtu (28/2/2026). Iran melakukan serangan balasan setelah operasi gabungan Amerika Serikat-Israel menghantam Teheran dan enam kota lainnya.(AFP/JACK GUEZ)
16:24
28 Februari 2026

AS-Israel Gempur 7 Kota Iran, IRGC Balas Hantam Yerusalem

- Beberapa rudal Israel menghantam sejumlah titik di Iran pada Sabtu (28/2/2026) pagi waktu setempat, termasuk Jalan Universitas dan kawasan Jomhouri di Teheran.

Koresponden Al Jazeera melaporkan, beberapa rudal terlihat melambung di atas ibu kota Iran sebelum ledakan terdengar di sejumlah lokasi.

Kantor berita AFP juga menyebutkan, ledakan tidak hanya terdengar di Teheran, tetapi juga di Isfahan serta kota-kota lain.

Baca juga: AS Bantu Israel Serang Iran, Ledakan Dekat Kantor Khamenei

Berdasarkan infografis Al Jazeera, serangan turut menyasar Tabriz, Karaj, Kermanshah, Qom, Ilam, dan Provinsi Lorestan, sehingga total ada tujuh kota yang diserang.

Kantor berita Fars melaporkan, ledakan mengguncang Teheran hampir bersamaan dengan pengumuman resmi Israel mengenai peluncuran serangan rudal ke Iran.

“Negara Israel meluncurkan serangan pendahuluan terhadap Iran untuk menghilangkan ancaman terhadap Negara Israel,” kata Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, dikutip dari Al Jazeera.

Kepulan asap terlihat membubung dari pusat kota Teheran setelah serangan terjadi.

Baca juga: AS Bantu Israel Serang Iran, Ledakan Dekat Kantor Khamenei

Salah satu target dekat kantor Khamenei

Asap membubung di Teheran, Iran, setelah serangan Israel pada Sabtu (28/2/2026) pagi waktu setempat. Amerika Serikat disebut turut serta dalam serangan ini.AFP Asap membubung di Teheran, Iran, setelah serangan Israel pada Sabtu (28/2/2026) pagi waktu setempat. Amerika Serikat disebut turut serta dalam serangan ini.Associated Press melaporkan, salah satu titik yang terdampak diduga berada di dekat kantor Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.

Belum ada kepastian apakah Khamenei (86) berada di kantornya saat serangan berlangsung.

Khamenei sendiri tidak muncul di hadapan publik dalam beberapa hari terakhir, di tengah meningkatnya ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat.

Serangan ini berlangsung ketika Amerika Serikat mengerahkan armada besar jet tempur dan kapal perang ke kawasan tersebut.

Langkah itu disebut sebagai upaya menekan Iran agar mencapai kesepakatan terkait program nuklirnya.

Baca juga: Khamenei Sudah Diamankan ke Luar Teheran Saat Israel Serang Iran

IRGC balas serang Israel

Kombinasi tangkapan layar dari situasi di Iran setelah serangan Israel ke Teheran pada Sabtu (28/2/2026). Serangan gabungan Amerika Serikat-Israel menghantam sejumlah target, termasuk lokasi dekat kantor Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.AFP Kombinasi tangkapan layar dari situasi di Iran setelah serangan Israel ke Teheran pada Sabtu (28/2/2026). Serangan gabungan Amerika Serikat-Israel menghantam sejumlah target, termasuk lokasi dekat kantor Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) mengonfirmasi bahwa mereka meluncurkan rudal dan drone ke arah Israel, sebagai balasan atas serangan gabungan AS-Israel.

“Sebagai tanggapan atas agresi musuh dan kriminal terhadap Republik Islam Iran, gelombang pertama serangan rudal dan drone besar-besaran oleh Republik Islam Iran ke wilayah pendudukan telah dimulai,” kata IRGC, dikutip dari Al Jazeera.

Wartawan AFP mendengar beberapa ledakan di Yerusalem setelah sirene serangan udara meraung-raung di kota itu.

Militer Israel pun mendeteksi rentetan rudal yang diluncurkan dari Iran.

Layanan darurat Israel, Magen David Adom (MDA), mengatakan belum menerima laporan tentang dampak rudal.

"Rentetan rudal tambahan diluncurkan ke arah Negara Israel. Masyarakat diminta terus mengikuti instruksi Komando Pertahanan Dalam Negeri, masyarakat diminta tetap di tempat yang aman sampai pemberitahuan resmi," kata militer Israel.

Baca juga: Trump Ungkap 2 Target Utama Serangan Besar ke Iran

Tag:  #israel #gempur #kota #iran #irgc #balas #hantam #yerusalem

KOMENTAR