Trump Diduga Pernah Rendahkan Menantunya, Sebut Jared Kushner ''Anak Eks Napi''
Presiden terpililh AS Donald Trump bersama menantunya Jared Kushner (kanan) saat pesta kemenangan pemilihan presiden AS di sebuah hotel di New York, 9 November 2016 lalu. (MANDEL NGAN / AFP)
12:42
26 Februari 2026

Trump Diduga Pernah Rendahkan Menantunya, Sebut Jared Kushner ''Anak Eks Napi''

Gubernur California, Gavin Newsom, mengungkapkan bahwa Prseiden Amerika Serikat Donald Trump pernah melontarkan komentar yang membuat menantunya, Jared Kushner, merasa direndahkan.

Kisah tersebut ditulis Newsom dalam memoarnya yang berjudul "Young Man In A Hurry".

Ia menceritakan kembali momen pada 2018, saat Trump berkunjung ke California yang dilanda kebakaran hutan besar.

Baca juga: Terlihat Merem Saat Rapat Kabinet, Trump Mengaku Bosan, Bukan Ketiduran

Cerita di Marine One

Penasihat senior Presiden AS, Jared Kushner.NICHOLAS KAMM / AFP Penasihat senior Presiden AS, Jared Kushner.

Dalam ulasan buku yang dimuat di The Atlantic, sebagaimana dilansir The Independent, Kamis (26/2/2026), Newsom mengenang percakapan saar berada di helikopter Marine One.

Saat itu, Trump diduga bercerita bahwa ia pernah mencoba menjodohkan Ivanka dengan legenda NFL, Tom Brady.

Namun, menurut Newsom, Trump kemudian mengatakan bahwa putrinya ternyata “sudah berpacaran dengan orang bodoh yang ayahnya baru keluar dari penjara.”

Ucapan itu merujuk pada Kushner. Ayahnya, Charles Kushner, divonis pada 2005 atas kasus penggelapan pajak dan intimidasi saksi.

Saat komentar tersebut dilontarkan, Charles Kushner kebetulan juga berada di dalam pesawat bersama Trump, Newsom, dan mantan Gubernur California, Jerry Brown.

“Di depan gubernur dan calon gubernur California, Trump membuat menantunya merasa sangat terhina,” tulis Newsom, seperti dikutip dalam ulasan tersebut.

“Dan Kushner membiarkannya saja.”

Pengampunan dan peran diplomasi

Charles Kushner kemudian menerima pengampunan dari Trump menjelang akhir masa jabatan pertamanya di Gedung Putih.

Baca juga: Pidato Kenegaraan, Trump Singgung Periode Ketiga

Pada 2024, setelah kemenangan keduanya dalam pemilu, Trump mengumumkan melalui Truth Social bahwa Charles Kushner akan menjadi Duta Besar AS untuk Perancis.

Sementara itu, Jared Kushner—yang menikahi Ivanka Trump pada 2009—tidak memegang jabatan resmi dalam pemerintahan kedua Trump.

Meski demikian, ia dilaporkan terlibat dalam berbagai negosiasi di Timur Tengah, termasuk bekerja bersama utusan khusus Steve Witkoff untuk membantu menjembatani perdamaian antara Israel dan Hamas.

Peran Kushner dan Witkoff menuai sorotan dari para kritikus. Keduanya dinilai memiliki peran besar dalam kebijakan luar negeri meski minim pengalaman diplomatik, serta dianggap berpotensi menghadapi konflik kepentingan karena berbagai bisnis luar negeri yang mereka miliki.

Bisnis dan sorotan politik

Perusahaan ekuitas swasta milik Kushner, Affinity Partners, didirikan pada 2021 setelah ia meninggalkan posisinya sebagai penasihat senior presiden di periode pertama Trump.

Perusahaan tersebut disebut telah meraup keuntungan miliaran dollar yang berkaitan dengan sejumlah krisis geopolitik yang kini juga menjadi wilayah kerja informal Kushner.

Di sisi lain, Newsom—yang disebut-sebut tengah mempertimbangkan pencalonan presiden dari Partai Demokrat pada 2028—terus terlibat perseteruan terbuka dengan Trump.

Terbaru, Gubernur California itu mengkritik pidato kenegaraan Trump pada Selasa malam. Ia menyebutnya membosankan, bahkan menjulukinya sebagai “State of the Snooze.”

Baca juga: Trump Siapkan 2 Tahap Serang Iran, Khamenei Bukan Target Pertama

Tag:  #trump #diduga #pernah #rendahkan #menantunya #sebut #jared #kushner #anak #napi

KOMENTAR