Melihat Bunker Komando Zelensky, Labirin Bawah Tanah Simbol Perlawanan Ukraina
- Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menunjukkan sisi terdalam dari pusat pertahanannya saat invasi Rusia pertama kali pecah.
Melalui sebuah labirin terowongan di bawah pusat kota Kyiv, Zelensky mengenang kembali momen kritis saat ia mengorganisir pasukan pada 24 Februari 2022 silam.
Menandai peringatan empat tahun invasi Rusia, Selasa (24/2/2026), Zelensky mengunggah pesan video yang diambil langsung dari dalam kompleks bunker tersebut.
Video ini menjadi tampilan paling komprehensif dari fasilitas yang kini dianggap sebagai simbol kultus perlawanan rakyat Ukraina.
"Kantor ini, di sinilah saya mengadakan percakapan pertama saya dengan para pemimpin dunia di awal perang," ujar Zelensky dalam pidatonya, sebagaimana dikutip dari AFP.
Baca juga: Ukraina Butuh Rp 9,8 Kuadriliun untuk Membangun Kembali Negaranya
Ruang sempit saksi sejarah
Dalam video tersebut, Zelensky tampak duduk di kursi kulit hitam di dalam ruangan sempit berdinding putih.
Di ruangan inilah, ia mengaku menerima tawaran evakuasi dari Presiden AS Joe Biden di hari-hari awal serangan Rusia.
"Di sini saya berbicara dengan Presiden (Joe) Biden, dan tepat di sini saya mendengar, 'Volodymyr, ada ancaman. Anda harus segera meninggalkan Ukraina. Kami siap membantu'," ujarnya.
"Di sini juga saya menjawab bahwa saya butuh amunisi, bukan tumpangan," sambungnya.
Baca juga: Zelensky Sakit Hati Lihat Trump Terlalu Baik pada Putin, Ingatkan Perang Rusia-Ukraina
Markas besar kepresidenan berada di Jalan Bankova. Sementara, bunker tersebut tampaknya merupakan tempat perlindungan bom besar peninggalan era Soviet yang dirancang untuk mendukung pemerintahan jika terjadi serangan besar-besaran di ibu kota Ukraina.
Bercabang dari koridor panjang dan sempit dengan langit-langit melengkung rendah, terdapat ruangan-ruangan kecil untuk berbagai cabang pemerintahan, kepresidenan, kabinet menteri, parlemen.
Di dalam setiap ruangan, terdapat sekitar selusin kursi, layar TV, dan bendera Ukraina, seperti yang ditunjukkan dalam video Zelensky.
Baca juga: 1.000 Warga Kenya Direkrut Rusia Perang ke Ukraina, Sebagian Besar Tertipu
Perlawanan bawah tanah
Cuplikan video ini, yang diambil dari rekaman yang dirilis oleh Layanan Pers Kepresidenan Ukraina pada 24 Februari 2026, menunjukkan bunker presiden Ukraina di Kyiv, saat Ukraina memperingati ulang tahun keempat invasi skala penuh Rusia.
Deretan kabel hitam terbentang di sepanjang sisi dinding, sementara pipa gas besar dan kotak listrik terpasang di langit-langit.
Rambu berwarna biru dan kuning, mengarahkan orang ke ruangan-ruangan berbeda di dalam labirin terowongan tersebut.
Poster-poster berwarna cerah menghiasi dinding, sebagai penghormatan atas upaya perang dan para prajurit Ukraina.
Ini merupakan satu-satunya warna suram di samping rambu keluar darurat berwarna hijau terang dan pita pengaman merah-putih yang terpasang di langit-langit rendah.
Zelensky yang tingginya sekitar 170 cm menunduk saat berjalan melewatinya, dikelilingi oleh kabel-kabel yang terbuka dan kotak-kotak kontrol.
Baca juga: 3 Putaran Berunding, Rusia-Ukraina Masih Gagal Capai Perdamaian
Di depan pintu logam tebal yang menuju ke ruang administrasi presiden, terdapat peta Ukraina berwarna kuning dan biru berukuran besar, seekor merpati putih di atasnya, dan tulisan, "Tuhan selamatkan Ukraina".
"Inilah tim kami, pemerintah, koordinasi harian dengan militer, panggilan telepon, pencarian solusi, segala sesuatu yang diperlukan agar Ukraina dapat bertahan," tutur Zelensky.
"Senjata harus dikirim. Obat-obatan dan makanan dikirim ke kota-kota yang diblokade oleh musuh," katanya.
Pidato berdurasi 19 menit itu bertujuan untuk membangkitkan semangat rakyat Ukraina, dengan mengingatkan kembali semangat perlawanan ketika Rusia pertama kali melakukan invasi.
Setelah bertahun-tahun perang yang berkepanjangan dan kerugian yang sangat besar, Kyiv didesak oleh Presiden AS Donald Trump untuk menerima kesepakatan damai dengan Rusia.
Tag: #melihat #bunker #komando #zelensky #labirin #bawah #tanah #simbol #perlawanan #ukraina