Waspadai Jantung Berdebar Tak Normal, Waspadai Tanda Berbahayanya
Ilustrasi sakit jantung.(Dok. Freepik/Lifestylememory)
08:18
28 April 2026

Waspadai Jantung Berdebar Tak Normal, Waspadai Tanda Berbahayanya

- Jantung berdebar memang tak berarti tanda bahaya. Namun, dalam kondisi tertentu, gejala ini bisa menjadi tanda gangguan serius yang tidak boleh diabaikan. Mengenali kapan gejala ini perlu diperiksa sangat penting untuk menghindari penyakit yang lebih berat.

Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, dr. Evan Jim Gunawan, Sp.PD, Sp.JP, (K) CCDS menjelaskan, tidak semua jantung berdebar bersifat berbahaya. 

Ada kondisi yang masih tergolong normal sebagai respons tubuh terhadap situasi tertentu.

“Kalau mau pidato atau ujian, rasanya jantung deg-degan cepat, itu normal dan tidak berbahaya karena bagian dari respon tubuh,” jelas dr. Evan dalam Media Session Siloam Cardiac Summit 2026, di Jakarta Pusat, Sabtu (25/4/2026).

Namun, ia menegaskan, masyarakat perlu memahami perbedaan antara jantung berdebar yang normal dan yang berpotensi menjadi tanda gangguan kesehatan.

Baca juga: Mendadak Jantung Berdebar Kencang, Apakah Berbahaya? Ini Kata Dokter

Jantung berdebar yang perlu diwaspadai

Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, dr. Evan Jim Gunawan, Sp.PD, Sp.JP, (K) CCDS dalam Media Session Siloam Cardiac Summit 2026, di Jakarta Pusat, Sabtu (25/4/2026).KOMPAS.com/DEVI PATTRICIA Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, dr. Evan Jim Gunawan, Sp.PD, Sp.JP, (K) CCDS dalam Media Session Siloam Cardiac Summit 2026, di Jakarta Pusat, Sabtu (25/4/2026).

Menurut dr. Evan, jantung berdebar yang tidak normal biasanya disertai dengan gejala tambahan yang mengarah pada kondisi serius.

“Jantung yang berdebar-debar tidak normal itu menyebabkan pingsan, jantung berdebar tidak beraturan, disertai nyeri dada, keringat dingin, ini harus diwaspadai,” ujarnya.

Gejala tersebut menunjukkan adanya kemungkinan gangguan pada sistem kelistrikan jantung atau irama jantung (aritmia). 

Baca juga: Cegah Serangan Jantung, Pengobatan Kolesterol Dianjurkan di Usia 30

Kondisi ini dapat mengganggu kemampuan jantung dalam memompa darah secara efektif ke seluruh tubuh.

Jika tidak ditangani dengan tepat, gangguan ini berpotensi meningkatkan risiko komplikasi yang lebih berat, termasuk kehilangan kesadaran secara mendadak.

Gejala lain yang sering diabaikan

Selain tanda utama seperti pingsan atau nyeri dada, ada sejumlah gejala lain yang sering kali dianggap ringan, tetapi sebenarnya perlu mendapat perhatian.

“Tanda lainnya bisa karena gampang kecapekan, sesak, pusing yang berputar, itu juga gejala-gejala yang jangan diabaikan,” kata dr. Evan.

Banyak orang kerap mengaitkannya dengan kelelahan biasa, sehingga penanganan menjadi terlambat. Padahal, deteksi dini sangat penting untuk mencegah kondisi yang lebih serius.

Baca juga: Waspada Atrial Fibrilasi, Jenis Aritmia Pemicu Stroke

Risiko gangguan irama jantung

Lebih lanjut, dr. Evan menjelaskan, salah satu penyebab jantung berdebar tidak normal adalah gangguan irama jantung.

“Apabila terjadi gangguan irama, denyutan jantungnya bisa melemah dan dalam hitungan detik orang itu bisa tidak sadarkan diri,” jelasnya.

Gangguan ini dapat terjadi secara tiba-tiba tanpa peringatan yang jelas. Dalam beberapa kasus, penderita bahkan tidak menyadari adanya masalah hingga mengalami gejala berat seperti pingsan.

Hal ini menunjukkan bahwa jantung memiliki peran vital dalam menjaga kesadaran dan fungsi tubuh secara keseluruhan. Ketika ritmenya terganggu, dampaknya bisa terjadi dengan sangat cepat.

Baca juga: Detak Jantung Terlalu Cepat, Waspadai Gangguan Irama Jantung

Pentingnya mengenali tanda sejak dini

Mengenali perbedaan antara jantung berdebar normal dan tidak normal menjadi langkah penting dalam menjaga kesehatan jantung. 

Respons tubuh terhadap stres atau kecemasan memang wajar, tetapi gejala yang disertai tanda lain tidak boleh diabaikan.

Kesadaran masyarakat terhadap gejala ini diharapkan dapat mendorong pemeriksaan lebih lanjut ke tenaga medis. Dengan begitu, potensi gangguan jantung bisa dideteksi dan ditangani sejak dini.

Kewaspadaan terhadap sinyal yang diberikan tubuh menjadi kunci utama dalam mencegah risiko kesehatan yang lebih serius.

Baca juga: Mengenal VSD, Penyakit Jantung Bawaan yang Tak Selalu Perlu Operasi

Tag:  #waspadai #jantung #berdebar #normal #waspadai #tanda #berbahayanya

KOMENTAR