Data BPJS Diperbarui, 3.934 Peserta PBI JKN Tercatat Meninggal
Ilustrasi warga mengantre layanan BPJS Kesehatan. Status BPJS Kesehatan dapat dicek dengan mudah melalui beberapa layanan resmi yang tersedia.(SHUTTERSTOCK/KUKUH ST23)
18:06
2 April 2026

Data BPJS Diperbarui, 3.934 Peserta PBI JKN Tercatat Meninggal

Pembaruan data peserta BPJS Kesehatan kembali dilakukan pemerintah, dengan temuan ribuan peserta PBI JKN penyintas penyakit katastropik sudah meninggal dunia.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sebanyak 3.934 peserta dalam kategori tersebut telah wafat berdasarkan hasil verifikasi lapangan tahap pertama.

Temuan ini menjadi bagian dari upaya memastikan bantuan iuran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) tepat sasaran.

Melansir Antara, Rabu (1/4/2026), data tersebut disampaikan dalam konferensi pers di Jakarta.

Baca juga: BPJS Kesehatan Temukan Kasus Gagal Ginjal pada Usia Belasan Tahun

Verifikasi data BPJS Kesehatan dilakukan di lapangan

Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menjelaskan bahwa verifikasi dilakukan melalui ground check terhadap 106.153 individu penerima PBI JKN.

Peserta tersebut sebelumnya sempat dinonaktifkan, lalu diaktifkan kembali karena teridentifikasi memiliki penyakit kronis atau katastropik.

“Dari hasil ground check kami menemukan 3.934 individu yang sudah meninggal dunia,” ujar Amalia.

Hasil verifikasi ini kemudian disampaikan kepada Kementerian Sosial untuk ditindaklanjuti.

Sebagai langkah lanjutan, kepesertaan peserta yang meninggal akan dialihkan kepada penyintas katastropik lain yang masih membutuhkan.

Baca juga: BPJS Kesehatan Keluarkan Rp 13 Triliun untuk Gagal Ginjal pada 2025

Mayoritas peserta masih aktif

Suasana antrean pengaktifan ulang BPJS Kesehatan kategori Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) di kantor dinas sosial kota Bekasi, Jalan Ir. H Juanda, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi. Selasa (10/2/2026). Pembaruan data BPJS Kesehatan mengungkap ribuan peserta PBI JKN penyintas penyakit katastropik telah meninggal, sementara ribuan lainnya masih dalam proses penelusuran.KOMPAS.com/NURPINI AULIA RAPIKA Suasana antrean pengaktifan ulang BPJS Kesehatan kategori Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) di kantor dinas sosial kota Bekasi, Jalan Ir. H Juanda, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi. Selasa (10/2/2026). Pembaruan data BPJS Kesehatan mengungkap ribuan peserta PBI JKN penyintas penyakit katastropik telah meninggal, sementara ribuan lainnya masih dalam proses penelusuran.

Selain temuan peserta yang meninggal, BPS juga mencatat sebagian besar peserta masih hidup dan memenuhi kriteria.

Sebanyak 89.559 individu dipastikan masih hidup dan benar menderita penyakit katastropik. Kelompok ini berpotensi melanjutkan kepesertaan dalam program PBI JKN.

Sementara itu, terdapat 9.401 individu yang belum berhasil ditemukan dalam proses verifikasi. Proses penelusuran terhadap kelompok ini masih terus dilakukan oleh petugas lapangan.

Baca juga: Iuran BPJS Kesehatan Dipastikan Tidak Naik Tahun Ini, Pemerintah dan DPR Buka Suara

Kemensos telusuri ribuan peserta yang belum teridentifikasi

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyatakan bahwa sekitar 9.401 peserta yang belum ditemukan akan terus ditelusuri.

“Sekitar 9.000 ini belum teridentifikasi. Kami akan telusuri atau padankan dengan data BPJS Kesehatan untuk memastikan apakah mereka berpindah lokasi atau fasilitas layanan,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa peserta tersebut pada prinsipnya masih berstatus sebagai penerima manfaat.

Namun, verifikasi tetap diperlukan agar bantuan yang diberikan sesuai dengan kondisi terbaru di lapangan.

Baca juga: Menkes: Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Tak Pengaruhi Warga Miskin, Kelas Menengah Terdampak

Pembaruan data untuk memastikan bantuan tepat sasaran

Proses verifikasi ini merupakan bagian dari pembaruan data berbasis Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Langkah ini dilakukan agar program jaminan kesehatan nasional berjalan lebih akurat dan akuntabel.

Dari total 106.153 data sasaran, BPS telah berhasil memverifikasi 105.129 individu dalam tahap pertama.

Data ini juga merupakan bagian dari sekitar 11 juta peserta yang sebelumnya sempat dinonaktifkan pada Februari lalu.

Kementerian Sosial kemudian mengaktifkan kembali kepesertaan mereka secara otomatis setelah teridentifikasi sebagai penyintas penyakit kronis atau katastropik.

Baca juga: Status BPJS Kesehatan PBI Bisa Dinonaktifkan, Ini Bedanya dengan Non PBI

Bantuan tetap menyasar yang membutuhkan

Meski kepesertaan telah diaktifkan kembali, pemerintah tetap melakukan verifikasi ulang untuk memastikan bantuan tepat sasaran.

Peserta yang memenuhi kriteria akan tetap mendapatkan manfaat PBI JKN.

Sementara itu, data peserta yang tidak sesuai kondisi akan disesuaikan melalui proses verifikasi lanjutan.

Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan akurasi program BPJS Kesehatan sekaligus memastikan perlindungan sosial benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.

Tag:  #data #bpjs #diperbarui #3934 #peserta #tercatat #meninggal

KOMENTAR