Sering Makan Junk Food, Anak Bisa Kurang Gizi
Ilustrasi. 
17:10
5 September 2024

Sering Makan Junk Food, Anak Bisa Kurang Gizi

Sebagian anak menjadikan junk food sebagai makanan favorit mereka.

Jika itu dibiarkan, tentu saja sangat mencemaskan, karena dapat berdampak pada tumbuh kembang anak. Mereka terancam mengalami kurang gizi atau malnutrisi.

Sebab junk food merupakan makanan yang diproses dengan kandungan kalori tinggi, namun rendah nutrisi. 

Menurut Guru Besar Departemen Gizi Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia (Fema) Institut Pertanian Bogor (IPB) Prof. Dodik Briawan makan junk food jangan jadi kebiasaan buat anak. 

Karena konsumsi junk food berlebihan lambat-laun bisa berujung kekurangan nutrisi pada anak. 

Lebih lanjut Prof Dodik pun menjelaskan bagaimana kaitan junk food dengan anak yang alami kekurangan nutrisi. 

"Jadi kalau anak-anak itu kan biasanya dia lebih fokus kepada Organoleptik," katanya saat Konferensi Pers: Upfield Indonesia kampanye #TambahkanBlueBand di kawasan Jakarta Selatan, Rabu (4/9/2024). 

Dikatakan dengan organoleptik karena anak dalam mengonsums makanan penuh fokus terhadap rasa. 

"Terutama rasa manis dan rasa gurih," lanjut dia.

Namun, tidak semua jajanan termasuk junk food yang disukai anak memiliki nutrisi lengkap. Biasanya anak-anak yang terlalu menyukai makanan manis dan asin jadi jarang makan masakan rumah. 

Padahal masakan homemade atau buatan ibu umumnya mengandung nutrisi yang dibutuhkan anak. 

"Anak cenderung suka jajan, dia akan kekurangan nutrisi. Karena yang dikonsumsi dari jajanan tidak lengkap nutrisinya," jelasnya.

Jika anak kekurangan nutrisi, ujung-ujungnya dapat menganggu tumbuh kembang anak.

Editor: Willem Jonata

Tag:  #sering #makan #junk #food #anak #bisa #kurang #gizi

KOMENTAR