Kimia Farma Tunjuk Staf Ahli Kemenkes Jadi Komisaris
- PT Kimia Farma (Persero) Tbk menunjuk Bonanza Perwira Taihitu sebagai anggota Dewan Komisaris baru dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada Selasa (3/6/2026).
Bonanza merupakan Staf Ahli Bidang Politik dan Globalisasi Kesehatan di Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sejak 2025.
Sebelumnya, ia pernah menjadi Kepala Pusat Kebijakan Kesehatan Global dan Teknologi Kesehatan Kementerian Kesehatan pada 2022-2024, serta Koordinator Fungsi Politik II untuk Kerja Sama Kesehatan, HAM, dan Kemanusiaan di Kementerian Luar Negeri pada 2019.
Selain menyetujui penambahan komisaris, pemegang saham dalam RUPST juga menyetujui pemberhentian Jasmine Karsono dari jabatan Direktur Portofolio, Produk dan Layanan.
Baca juga: Soal Rencana Lepas dari Bio Farma, Kimia Farma Tunggu Arahan Holding
Direktur Utama KAEF Djagad Prakasa Dwialam mengatakan, perubahan susunan pengurus dilakukan sebagai bagian dari langkah strategis perusahaan dalam memperkuat tata kelola, mendukung transformasi bisnis, serta meningkatkan pelaksanaan strategi jangka panjang.
"Berbagai keputusan yang disepakati dalam RUPST merupakan bagian dari upaya strategis untuk mendukung penguatan tata kelola, meningkatkan efektivitas operasional, dan memperbaiki kinerja perseroan secara menyeluruh," ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (4/6/2026).
Perubahan pengurus perusahaan pun diharapkan dapat memperkuat kapasitas organisasi dalam menjalankan agenda transformasi dan peningkatan kinerja perusahaan secara berkelanjutan.
Baca juga: Kimia Farma Gelar RUPS Hari Ini, Bahas Perubahan Susunan Pengurus Perusahaan
Dengan perubahan tersebut, maka susunan pengurus Kimia Farma sebagai berikut:
Dewan Komisaris
Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen : Stefan Looho
Komisaris Independen : Diah Kusumawardani
Komisaris Independen : Fachmi Idris
Komisaris : Suprianto
Komisaris : Sumarjati Arjoso
Komisaris : Bonanza Perwira Taihitu
Direksi
Direktur Utama : Djagad Prakasa Dwialam
Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko : Willy Meridian
Direktur Produksi dan Supply Chain : Hadi Kardoko
Direktur Sumber Daya Manusia : Disril Revolin Putra
Direktur Komersial : Hanadi Setiarto
Tag: #kimia #farma #tunjuk #staf #ahli #kemenkes #jadi #komisaris