Uang Saku Peserta Magang Nasional 2026 Masih Ditanggung Pemerintah
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli saat menjadi pembicara dalam acara bertajuk ?Menguatkan Peran BPJS Ketenagakerjaan dalam Mengurangi Kecelakaan Kerja di Industri? di Jakarta, Kamis (21/5/2026).(Dok. Kemnaker )
18:48
26 Mei 2026

Uang Saku Peserta Magang Nasional 2026 Masih Ditanggung Pemerintah

 Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan uang saku peserta program Magang Nasional 2026 masih akan dibayarkan penuh oleh pemerintah.

Perusahaan mitra belum ikut menanggung pembayaran uang saku peserta program tersebut.

“Iya, belum ada sharing (dengan perusahaan mitra Magang Nasional). Uang sakunya sama sebesar upah minimum dari masing-masing lokasi tempat magang. Jadi ada upah minimum kota/kabupaten (UMK) atau upah minimum provinsi (UMP),” kata Yassierli dalam jumpa pers di Jakarta, Selasa (26/5/2026).

Baca juga: Kuota Magang Nasional 2026 Naik Jadi 150.000 Peserta

Yassierli sebelumnya telah mengonfirmasi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan Kementerian Keuangan menyetujui anggaran serta kuota peserta Magang Nasional 2026.

Kuota peserta program tersebut ditetapkan sebanyak 150.000 orang.

Meski begitu, Kementerian Ketenagakerjaan masih mengkaji usulan pembagian kontribusi uang saku peserta Magang Nasional.

Skema yang dikaji membagi pembayaran uang saku antara pemerintah dan perusahaan mitra penyelenggara program.

“Tapi kita ingin keterlibatan dari perusahaan nanti lebih intens dan nanti mekanisme mentorship, mekanisme evaluasinya akan kita buat lebih dalam,” ujar Yassierli.

Baca juga: Kemnaker Siapkan Jalur Karier bagi Alumni Magang Nasional

Pembagian peran pembayaran uang saku peserta Magang Nasional antara pemerintah dan perusahaan sebelumnya sempat disampaikan Yassierli pada akhir April.

“Komitmen seperti itu akan semakin baik kalau kita juga minta dari awal ada komitmen perusahaan terkait dengan kontribusinya, dan kewajiban untuk memberikan sertifikat kompetensi di akhir program nantinya,” ujarnya.

Yassierli juga mengatakan pemerintah segera menyiapkan rangkaian kegiatan atau timeline bagi lulusan baru perguruan tinggi yang berminat mengikuti Magang Nasional 2026.

Ia menargetkan Program Magang Nasional 2026 Tahap I mulai berjalan pada Juli.

Tahap pertama program tersebut menyasar 50.000 peserta.

“Dan insya Allah, Juli kita bisa jalan ya, untuk batch pertama angkatan kedua kita (Magang Nasional) 2026 dengan target 50 ribu orang. Semoga ini menjadi satu kabar baik buat para fresh graduate lulusan satu tahun terakhir,” kata Yassierli.

Tag:  #uang #saku #peserta #magang #nasional #2026 #masih #ditanggung #pemerintah

KOMENTAR