Gen Z Makin Aktif Trading, Fitur AI Real Time Jadi Andalan
Ilustrasi investor.(FREEPIK/FREEPIK)
19:12
19 Mei 2026

Gen Z Makin Aktif Trading, Fitur AI Real Time Jadi Andalan

- Perubahan perilaku investor muda mendorong platform investasi menyesuaikan tampilan dan fitur aplikasi mereka.

Gen Z dinilai semakin mengutamakan aplikasi yang cepat, visual, personal, dan mudah digunakan untuk mendukung aktivitas investasi maupun trading harian.

Di tengah kondisi pasar yang bergerak fluktuatif, kebutuhan terhadap aplikasi dengan respons real time juga semakin meningkat.

Baca juga: Ancaman Phishing Meningkat, Investor Prioritaskan Keamanan Platform Trading

Ilustrasi investor, investor saham, investor ritel.FREEPIK/FREEPIK Ilustrasi investor, investor saham, investor ritel.

President Director & CEO PT Indo Premier Sekuritas Moleonoto The mengatakan, tampilan aplikasi yang statis dinilai tidak lagi cukup untuk membantu investor mengambil keputusan secara cepat.

“Ketika market berubah dalam hitungan detik, UI statis dan indikator terlambat hanya menghasilkan satu hal: keputusan yang lambat, reaksi yang tertinggal, dan proteksi trading yang lemah,” ujar Moleonoto dalam keterangan resmi, Selasa (19/5/2026).

Menurut dia, investor saat ini tidak hanya membutuhkan aplikasi transaksi, tetapi juga sistem yang dapat membantu proses pengambilan keputusan secara lebih personal dan efisien.

Ia mengatakan, generasi muda terbiasa menggunakan aplikasi yang responsif dengan navigasi sederhana dan tampilan visual yang lebih dinamis.

Baca juga: Era AI Trading, UI/UX Real Time Ubah Cara Investor Ambil Keputusan

“Gen Z terbiasa dengan aplikasi yang cepat, personal, visual, dan responsif. Mereka tidak mau aplikasi trading yang penuh tabel kaku dengan menu tersembunyi,” kata dia.

Meski demikian, Moleonoto menyebut kebutuhan tampilan modern tetap harus diimbangi dengan fungsi trading yang lengkap. Menurut dia, data fundamental, manajemen order, hingga fitur analisis tetap menjadi kebutuhan utama investor aktif.

Investor muda dinilai butuh fleksibilitas

Ilustrasi investor, investasi saham, investor saham.FREEPIK/RAWPIXEL.COM Ilustrasi investor, investasi saham, investor saham.

Perubahan pola penggunaan aplikasi investasi juga terlihat dari meningkatnya kebutuhan personalisasi fitur. Investor muda disebut cenderung ingin mengatur sendiri tampilan aplikasi sesuai gaya investasi mereka.

Melalui fitur seperti My Workspace dan My Dock di aplikasi IPOT, pengguna dapat memilih mode aplikasi sesuai kebutuhan, mulai dari Simple Investor, Active Trader, hingga Expert Execution.

Baca juga: Tren Platform Trading 2026, Trader Utamakan Kecepatan dan Kendali

Selain itu, fitur EZ Mode, horizontal toggle, dan quick access di bagian atas aplikasi disebut dirancang agar pengguna lebih cepat berpindah mode tampilan saat memantau pergerakan pasar.

Di sisi lain, pusat aktivitas trading dipusatkan dalam menu Trade Desk+ yang memungkinkan investor memantau stocklist dalam mode ringkas maupun detail tanpa harus berpindah banyak layar.

Dalam sistem tersebut, sejumlah indikator seperti AI Live Trade, LADI, dan Bid Offer ditempatkan dalam satu alur kerja untuk mempermudah pemantauan pasar.

Fitur proteksi jadi perhatian

Selain tampilan dan kecepatan akses, fitur pengelolaan risiko juga menjadi perhatian di tengah tingginya volatilitas pasar saham.

Baca juga: Mengapa Pengendalian Diri Penting dalam Trading dan Investasi?

Pada menu Portfolio dan Orders, investor dapat melihat status saham yang dapat diperluas untuk memantau harga rata-rata maupun posisi profit dan loss secara lebih cepat.

Aplikasi juga menyediakan fitur Cancel All Orders untuk membantu investor menghentikan seluruh pesanan secara instan.

Sementara itu, fitur ROBO disiapkan sebagai sistem otomatis untuk membantu investor menjalankan strategi trading berdasarkan parameter tertentu.

Melalui fitur tersebut, pengguna dapat mengatur strategi otomatis seperti Breakout Buy, Stop Loss, Trailing Stop, hingga Take Profit.

Baca juga: Trading Tak Hanya Soal Arah Harga, Biaya Tersembunyi Jadi Penentu

Ilustrasi investor pemulaDok. Shutterstock/ fongbeerredhot Ilustrasi investor pemula

Menurut Moleonoto, sistem otomatis tersebut diharapkan dapat membantu investor mengurangi keputusan emosional saat pasar bergerak cepat.

“Sistem ROBO di dalam aplikasi ini bekerja otomatis sebagai sabuk pengaman digital investor untuk meminimalkan intervensi emosi seperti FOMO atau panik,” ujarnya.

IPOT juga memperbarui sejumlah istilah dalam sistem ROBO agar lebih mudah dipahami investor muda. Istilah Buy on Low diubah menjadi Buy on Dip, sementara Buy on Reversal diperbarui menjadi Trailing Buy.

Data fundamental dikemas lebih visual

Selain fitur trading, penyajian data fundamental perusahaan juga mulai dikembangkan dalam bentuk visual.

Baca juga: Mengenal Tren Algorithmic Trading: Saat Sistem Otomatis Membaca Pasar

Pada menu Financials, pengguna dapat melihat ringkasan performa perusahaan, detail laporan keuangan, hingga tabel komparasi rasio lintas periode.

Data tersebut juga dapat ditampilkan dalam bentuk grafik visual untuk mempermudah investor membaca tren pertumbuhan pendapatan maupun laba per saham (EPS).

“IPOT menyadari bahwa generasi muda jauh lebih cepat menangkap pola tren melalui pendekatan grafis dibandingkan tabel angka yang membosankan,” tutur Moleonoto.

Di sisi lain, aplikasi juga menyediakan menu Insights yang memuat pembaruan pasar, riset, komunitas, hingga materi edukasi investasi dalam satu ruang navigasi.

Baca juga: Waspadai Risiko Rating dan Konflik Timur Tengah, Ini Strategi Trading Saat IHSG Goyah

Moleonoto mengatakan, pendekatan tersebut ditujukan agar investor tidak hanya berfokus pada aktivitas beli dan jual saham, tetapi juga memahami konteks pasar dan data yang mendasari keputusan investasi.

Adapun pembaruan tampilan aplikasi berbasis AI Real Time tersebut resmi diluncurkan oleh IPOT pada Selasa. Perusahaan menyebut pengembangan UI/UX terbaru itu ditujukan untuk menghadirkan pengalaman investasi yang lebih personal, cepat, dan adaptif bagi investor muda.

Tag:  #makin #aktif #trading #fitur #real #time #jadi #andalan

KOMENTAR