Cara Paufazz Bantu UMKM Cari Cuan Tambahan
Di tengah dinamika ekonomi yang menuntut masyarakat lebih kreatif mencari penghasilan tambahan, Payfazz resmi kembali sebagai identitas utama dari Fazz Agen. Langkah strategis ini diambil untuk memperkuat posisi perusahaan sebagai enabler ekonomi digital yang menyasar para pelaku UMKM, pemilik warung, hingga ibu rumah tangga di seluruh pelosok Indonesia.
Kembalinya nama Payfazz bukan sekadar pergantian merek. Ini adalah jawaban atas tren side hustle yang kian digandrungi masyarakat. Kini, siapa pun bisa membuka usaha hanya bermodalkan handphone. Mulai dari berjualan pulsa, paket data, token listrik, hingga jasa transfer uang, semua bisa dilakukan tanpa perlu modal besar.
Produk Marketing Manager Payfazz, Laras Sulistya Pangestika, mengungkapkan bahwa potensi transaksi harian yang ditawarkan Payfazz sangat besar karena dekat dengan kebutuhan pokok masyarakat. Hal ini memungkinkan pengguna mendapatkan keuntungan yang cepat dan berkelanjutan.
"Kami melihat kebutuhan masyarakat untuk mendapatkan penghasilan tambahan terus meningkat. Lewat kembalinya Payfazz, kami ingin menunjukkan bahwa memulai usaha kini bisa semudah dari handphone, dengan proses praktis dan hasil yang nyata," ujar Laras dalam keterangan resminya, Jumat (10/5/2024).
Guna memeriahkan momentum ini, Payfazz meluncurkan kampanye bertajuk “Gosok Cuan dari HP”. Inisiatif ini menggunakan pendekatan gamifikasi yang unik untuk menarik minat pengguna baru. Melalui fitur ‘gosok-gosok’, setiap transaksi bukan lagi sekadar aktivitas jual-beli biasa, melainkan kesempatan untuk mendapatkan reward langsung.
Tak tanggung-tanggung, pengguna baru berkesempatan meraih cashback hingga Rp200.000 serta berbagai keuntungan lain melalui kode referral dari KOL favorit. Proses registrasi yang kilat menjadi nilai tambah bagi mereka yang ingin segera mencicipi gurihnya bisnis digital.
Lebih jauh, Payfazz berkomitmen untuk terus mendorong inklusi keuangan di tanah air. Dengan teknologi yang mudah diakses, masyarakat yang sebelumnya tidak terjangkau layanan perbankan formal kini memiliki pintu masuk untuk berpartisipasi aktif dalam ekosistem ekonomi digital.
"Ke depan, kami akan terus fokus menghadirkan layanan yang relevan dengan kebutuhan harian, membantu lebih banyak orang untuk berdaya secara finansial lewat usaha mandiri," pungkas Laras.