KUR di NTT Tembus Rp 898 Miliar, UMKM Didorong Perluas Usaha
Ilustrasi(Freepik)
15:28
29 April 2026

KUR di NTT Tembus Rp 898 Miliar, UMKM Didorong Perluas Usaha

Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mengajak pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Nusa Tenggara Timur (NTT) memanfaatkan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) secara optimal sebagai pengungkit pengembangan usaha.

Ajakan itu disampaikan Maman saat membuka Sosialisasi dan Akad Massal KUR Provinsi Nusa Tenggara Timur di Labuan Bajo, Selasa (28/4/2026).

Menurut dia, pemanfaatan KUR perlu dibarengi disiplin penggunaan dana, pengelolaan usaha yang baik, serta inovasi untuk memperluas pasar.

Baca juga: Tabel KUR BRI 2026 Pinjaman Rp 100 Juta–Rp 200 Juta, Cek Simulasi Cicilannya

“Saya berpesan kepada pengusaha UMKM di NTT untuk disiplin dalam menggunakan dana KUR sebagai modal usaha, mengelola usaha dengan baik, dan terus berinovasi agar mampu memperluas pasar,” ujar Maman dalam keterangannya, Rabu (29/4/2026).

Ia menegaskan, kegiatan sosialisasi dan akad massal itu menjadi langkah strategis untuk memperluas jangkauan KUR sekaligus mendorong peningkatan akses pembiayaan bagi UMKM.

Upaya tersebut, menurut dia, sejalan dengan target proporsi pembiayaan perbankan sebesar 25 persen bagi UMKM.

“Momentum ini merupakan upaya percepatan realisasi target penyaluran KUR tahun 2026, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah dan lembaga keuangan dalam mendukung pembiayaan UMKM,” kata Maman.

Baca juga: Apa Itu KUR Perumahan? Ini Pengertian, Syarat, dan Cara Mendapatkannya

Penyaluran KUR tembus Rp 91,6 triliun

Secara nasional, penyaluran KUR hingga 26 April 2026 tercatat mencapai Rp 91,6 triliun kepada 1,4 juta pelaku UMKM.

Ilustrasi UMKM, strategi bisnis UMKM. SHUTTERSTOCK/BLEAKSTAR Ilustrasi UMKM, strategi bisnis UMKM.

Kualitas penyaluran juga disebut terus membaik. Hal itu tercermin dari 63,12 persen KUR yang telah disalurkan ke sektor produksi, yang selama ini menjadi fokus pemerintah untuk memperkuat kapasitas usaha dan produktivitas pelaku UMKM.

Di tingkat daerah, penyaluran KUR di Provinsi Nusa Tenggara Timur telah mencapai Rp 898 miliar kepada lebih dari 19.000 pelaku UMKM.

Capaian itu menunjukkan akses pembiayaan di NTT terus berkembang, di tengah potensi ekonomi daerah yang dinilai besar, termasuk sebagai salah satu destinasi pariwisata unggulan nasional yang membuka peluang pengembangan UMKM dan integrasi ke pasar global.

Baca juga: Pinjaman KUR Perumahan di Bawah Rp 100 Juta Tak Perlu Jaminan

“Saya berharap kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam membuka akses pembiayaan yang lebih luas bagi UMKM, serta memberikan dampak langsung bagi penguatan ekonomi daerah,” ujar Maman.

Bank NTT kembali salurkan KUR

Dalam kesempatan yang sama, dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Pembiayaan (PKP) KUR antara Kementerian UMKM selaku Kuasa Pengguna Anggaran KUR dengan PT Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur sebagai penyalur KUR.

Maman mengapresiasi kesiapan Bank NTT yang kembali dapat menyalurkan KUR senilai sekitar Rp 350 miliar, setelah sebelumnya sempat tidak menyalurkan.

Menurut dia, peran perbankan tidak hanya sebatas menyalurkan pembiayaan, tetapi juga perlu diperkuat melalui pendampingan usaha dan peningkatan literasi keuangan bagi nasabah.

Baca juga: Rencana Ubah PNM Jadi Bank Dinilai Tak Selesaikan Masalah KUR

“Saya berharap peran bank tidak hanya menyalurkan KUR, tetapi juga memberikan pendampingan dan literasi keuangan kepada nasabah agar usaha mereka semakin berkembang dan berkelanjutan,” katanya.

Kehadiran kembali Bank NTT sebagai penyalur KUR dinilai menjadi bagian dari penguatan sinergi antara pemerintah dan lembaga keuangan dalam memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha di daerah.

KUR didorong jadi instrumen ekonomi kerakyatan

Sementara itu, Gubernur Nusa Tenggara Timur Emanuel Melki Laka Lena menekankan pentingnya tata kelola yang baik dari seluruh bank penyalur agar KUR dapat berfungsi optimal sebagai instrumen penggerak ekonomi kerakyatan.

Dalam kegiatan itu, Melki hadir bersama Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi dan Wakil Bupati Ende Dominikus Minggu Mere.

Baca juga: Tabel KUR Mandiri April 2026: Pinjaman Rp 10 Juta–Rp 100 Juta, Cicilan Mulai Rp 300 Ribuan 

Menurut dia, efektivitas penyaluran KUR tidak hanya ditentukan oleh besaran pembiayaan, tetapi juga oleh tata kelola yang mendukung pemerataan manfaat bagi masyarakat.

“KUR harus menjadi instrumen penggerak ekonomi kerakyatan, sehingga cita-cita keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia dapat benar-benar terwujud,” ujarnya.

Tag:  #tembus #miliar #umkm #didorong #perluas #usaha

KOMENTAR