PKEKI Diluncurkan, 80.000 Koperasi Desa Didorong Mandiri Energi
Pemerintah meluncurkan Program Kemandirian Energi Koperasi Indonesia (PKEKI), sebuah inisiatif nasional energi terbarukan berbasis koperasi yang ditargetkan menjangkau lebih dari 80.000 koperasi desa di seluruh Indonesia.(DOK. PT ENERGY ABSOLUTE GREENX INDONESIA)
19:20
22 April 2026

PKEKI Diluncurkan, 80.000 Koperasi Desa Didorong Mandiri Energi

Pemerintah meluncurkan Program Kemandirian Energi Koperasi Indonesia (PKEKI), sebuah inisiatif nasional energi terbarukan berbasis koperasi yang ditargetkan menjangkau lebih dari 80.000 koperasi desa di seluruh Indonesia.

Program ini diluncurkan oleh Kementerian Koperasi Republik Indonesia (Kemenkop RI) bekerja sama dengan PT Energy Absolute GreenX Indonesia, dan disebut sebagai program energi terbarukan berbasis koperasi terbesar di Asia.

Peluncuran PKEKI merupakan bagian dari upaya mempercepat kemandirian energi nasional sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi rakyat dan transisi menuju pembangunan rendah karbon.

Baca juga: B50 Mulai Juli 2026, Jalan Baru Kemandirian Energi

Menteri Koperasi Ferry Juliantono menegaskan, program ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat peran koperasi di sektor energi.

“Di bawah kepemimpinan dan arahan Presiden Republik Indonesia, program ini merupakan langkah besar bagi bangsa. Dengan menggerakkan lebih dari 80.000 koperasi, kita menjadikan koperasi sebagai penggerak utama kemandirian energi, ketahanan ekonomi, dan pertumbuhan berkelanjutan. Ini bukan sekadar program, ini adalah gerakan nasional,” ujar Ferry dalam keterangan resmi, Rabu (22/4/2026).

Respons terhadap tantangan energi global

Peluncuran PKEKI dilakukan di tengah meningkatnya volatilitas energi global dan dinamika geopolitik yang memengaruhi stabilitas pasokan energi.

Melalui program ini, pemerintah akan mengembangkan sistem microgrid tenaga surya yang terintegrasi dengan Battery Energy Storage System (BESS).

Baca juga: Transformasi Energi Hijau Jadi Strategi Tekan Emisi dan Kemandirian Energi

Setiap lokasi dirancang memiliki kapasitas sekitar 0,5 megawatt (MW) tenaga surya dan 1 megawatt hour (MWh) baterai.

Ilustrasi panel surya, pembangkit listrik tenaga surya (PLTS).SHUTTERSTOCK/DIYANA DIMITROVA Ilustrasi panel surya, pembangkit listrik tenaga surya (PLTS).

Model tersebut dirancang khusus untuk implementasi berbasis koperasi di wilayah desa, termasuk daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Inisiatif ini ditujukan untuk menyediakan energi yang andal, terjangkau, dan terdesentralisasi, sekaligus mengurangi ketergantungan pada pembangkit diesel yang berbiaya tinggi.

Selain itu, program ini juga diarahkan untuk memperkuat ketahanan energi nasional dan mendukung target Net Zero Emissions Indonesia.

Baca juga: Kontrak Bagi Hasil Pertamina–Petronas di Blok Bobara Papua Dorong Kemandirian Energi Indonesia

Platform investasi energi terbarukan

PKEKI juga dirancang sebagai platform investasi berskala besar yang diharapkan mampu menarik investasi asing langsung (Foreign Direct Investment/FDI) ke sektor energi terbarukan di Indonesia.

Dengan menggabungkan model distribusi berbasis koperasi dan pembangunan infrastruktur yang terukur, program ini disebut memiliki kerangka kerja yang bankable, scalable, dan sustainable.

Pendekatan tersebut diharapkan dapat menarik investasi jangka panjang, baik dari institusi domestik maupun internasional, sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai tujuan investasi energi bersih di kawasan Asia dan ASEAN.

Program ini merupakan perpaduan antara kebijakan nasional, kekuatan ekonomi rakyat, dan arus modal global, menjadikannya salah satu platform investasi energi terbarukan paling menarik di emerging markets saat ini.

Baca juga: Mentan Amran Sebut Implementasi B50 Jadi Upaya Menuju Kemandirian Energi Nasional

Dampak sosial dan ekonomi

Selain fokus pada penyediaan energi, PKEKI juga dirancang untuk memberikan dampak sosial dan ekonomi secara luas.

Ilustrasi energi terbarukan.SHUTTERSTOCK/BOY ANTHONY Ilustrasi energi terbarukan.

Program ini diproyeksikan mampu menciptakan puluhan hingga ratusan ribu lapangan kerja, menurunkan biaya energi bagi masyarakat desa dan koperasi, serta mempercepat pertumbuhan ekonomi lokal.

Di sisi lain, perluasan akses listrik di wilayah terpencil juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan, layanan kesehatan, serta konektivitas digital.

Transformasi koperasi

Direktur Utama PT Energy Absolute GreenX Indonesia Zulnahar Usman menekankan bahwa program ini tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur energi, tetapi juga transformasi koperasi sebagai pusat ekonomi mandiri.

Baca juga: Harga Minyak Anjlok Momen Wujudkan Kemandirian Energi Indonesia

“Kami tidak hanya menghadirkan energi, kami membangun koperasi menjadi pusat ekonomi mandiri. Inisiatif ini akan mengubah cara pertumbuhan ekonomi dibangun dari tingkat akar rumput,” ujar Zulnahar.

Sementara itu, Executive Chairman PT Energy Absolute GreenX Indonesia Justin Joel menyebut PKEKI sebagai bagian dari transformasi nasional yang lebih luas.

“Ini bukan sekadar proyek energi, ini adalah platform transformasi nasional. Dengan mengintegrasikan infrastruktur, pembiayaan, dan pemberdayaan koperasi dalam skala besar, kita sedang membangun fondasi baru bagi masa depan Indonesia,” kata Justin.

“Dengan implementasi di lebih dari 80.000 koperasi, program ini akan menjadi salah satu inisiatif energi terbarukan paling ambisius yang pernah dilakukan di Asia,” lanjut dia.

Baca juga: Kemandirian Energi Belum Terwujud

Tahapan implementasi

Program PKEKI akan dilaksanakan secara bertahap untuk memastikan keberlanjutan, skalabilitas, serta dampak jangka panjang di tingkat nasional.

Ilustrasi panel surya, pembangkit listrik tenaga surya atau PLTS Atap. PEXELS/KELLY Ilustrasi panel surya, pembangkit listrik tenaga surya atau PLTS Atap.

Secara konsep, program ini mengintegrasikan pembangunan infrastruktur energi terbarukan berupa pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) dan BESS microgrid, pemberdayaan koperasi sebagai operator energi lokal, serta penyediaan platform investasi dan pembiayaan.

Selain itu, program ini juga diarahkan untuk mendorong pengembangan ekonomi berkelanjutan di tingkat desa.

Peran para pihak

Kementerian Koperasi berperan sebagai lembaga pemerintah yang memperkuat koperasi sebagai pilar utama ekonomi nasional dan pembangunan inklusif.

Baca juga: Ekspor ke AS, Produk Energi Terbarukan Jadi Motor Baru

Adapun PT Energy Absolute GreenX Indonesia merupakan perusahaan energi terbarukan yang berfokus pada pengembangan tenaga surya dan sistem penyimpanan energi terintegrasi, serta mendukung transformasi energi bersih dan pertumbuhan ekonomi jangka panjang di Indonesia.

Melalui kolaborasi ini, pemerintah menargetkan Indonesia dapat menjadi pemimpin regional dalam pengembangan energi terbarukan berbasis komunitas di Asia dan ASEAN, sekaligus menghadirkan model transisi energi yang berjalan seiring dengan pertumbuhan ekonomi inklusif.

Tag:  #pkeki #diluncurkan #80000 #koperasi #desa #didorong #mandiri #energi

KOMENTAR