Harga Emas Antam Terus Anjlok Hari Ini
Petugas melayanai warga yang memesan emas Antam di Butik Emas Logam Mulia Antam, TB Simatupang. [Suara.com/Alfian Winanto
09:24
20 April 2026

Harga Emas Antam Terus Anjlok Hari Ini

Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada hari Senin, 20 April 2026 untuk ukuran satu dibanderol di harga Rp 2.840.000 per gram.

Dikutip dari situs Logam Mulia, harga emas Antam itu terjungkal Rp 44.000 dibandingkan Sabtu, 18 April 2026.

Sementara itu, harga Buyback (beli kembali) emas Antam dibanderol di harga Rp 2.640.000 per gram.

Harga buyback itu ikut meluncur ke bawah Rp 41.000 dibandingkan dengan harga buyback hari Sabtu pekan kemarin.

Perlu diingat, harga tersebut belum termasuk pajak penghasilan (PPh) sebesar 0,45 persen bagi pemegang NPWP dan 0,9 persen yang tidak memiliki NPWP. Pengenaan PPh ini sesuai dengan PMK Nomor 34/OMK.19/2017.3.

Pramuniaga menunjukkan emas Antam yang dijual di Mall Modern Town Square, Kota Tangerang, Banten, Minggu (13/4/2025). [ANTARA FOTO/Putra M. Akbar/app/nym/pri]Pramuniaga menunjukkan emas Antam yang dijual di Mall Modern Town Square, Kota Tangerang, Banten. [ANTARA FOTO/Putra M. Akbar/app/nym/pri]

Seperti dilansir dari laman resmi Logam Mulia Antam, berikut adalah harga emas antam setelah pajak pada hari ini:

  • 0,5 gram : Rp 1.473.675
  • 1 gram : Rp 2.847.100
  • 2 gram : Rp 5.634.050
  • 3 gram : Rp 8.426.013
  • 5 gram : Rp 14.009.938
  • 10 gram : Rp 27.964.738
  • 25 gram : Rp 69.786.030
  • 50 gram : Rp 139.492.863
  • 100 gram : Rp 278.907.530
  • 250 gram : Rp 697.003.163
  • 500 gram : Rp 1.393.795.800
  • 1000 gram : Rp 2.787.551.500

Harga Emas Dunia Anjlok

Harga emas dunia terpantau melemah pada awal perdagangan pekan ini di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah serta perubahan ekspektasi suku bunga Amerika Serikat (AS).

Mengutip FXStreet, harga emas (XAU/USD) turun ke kisaran USD 4.775 pada awal sesi Asia, Senin. Pelaku pasar kini mencermati eskalasi konflik antara AS dan Iran, khususnya terkait jalur strategis Selat Hormuz.

Laporan Bloomberg menyebutkan Iran menolak untuk berpartisipasi dalam pembicaraan damai terbaru dengan AS. Penolakan ini muncul hanya beberapa jam setelah Presiden Donald Trump menyatakan bahwa tim negosiator AS akan menuju Pakistan untuk melanjutkan perundingan.

Situasi semakin memanas setelah militer Iran menyatakan bahwa Selat Hormuz ditutup bagi seluruh kapal komersial. Bahkan, Iran mengancam akan menargetkan kapal yang mendekati kawasan tersebut sampai AS mencabut blokade angkatan laut terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.

Di tengah ketidakpastian geopolitik ini, emas yang dikenal sebagai aset safe haven justru mengalami tekanan. Hal ini dipicu oleh perubahan ekspektasi pasar terhadap kebijakan suku bunga AS.

Pelaku pasar kini melihat kemungkinan suku bunga tinggi akan bertahan lebih lama, seiring inflasi yang masih persisten dan meningkatnya risiko geopolitik. Kondisi tersebut membuat emas menjadi kurang menarik karena tidak memberikan imbal hasil bunga.

Selain itu, investor juga menantikan rilis data ekonomi AS, khususnya laporan Penjualan Ritel yang dijadwalkan rilis Selasa waktu setempat. Data tersebut diproyeksikan tumbuh 1,3 persen secara bulanan (month-to-month/MoM) pada Maret, lebih tinggi dibandingkan 0,6 persen pada Februari.

Jika data menunjukkan inflasi yang lebih rendah dari perkiraan, hal itu berpotensi menekan dolar AS dan memberikan dorongan bagi harga komoditas berbasis dolar, termasuk emas. Namun untuk saat ini, kombinasi suku bunga tinggi dan ketegangan geopolitik masih menjadi faktor dominan yang membayangi pergerakan logam mulia tersebut.

Editor: Achmad Fauzi

Tag:  #harga #emas #antam #terus #anjlok #hari

KOMENTAR