BGN: Presiden Minta Dapur MBG Jelek Ditertibkan
- Presiden Prabowo Subianto disebut meminta Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang jelek ditertibkan.
Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi Nanik S. Deyang, mengatakan pesan itu Prabowo sampaikan usai menggelar rapat kerja dengan kementerian/lembaga di Istana, Rabu (8/4/2026).
“Presiden perintahkan agar dapur-dapur yang jelek atau tidak mengikuti juknis (petunjuk teknis) ditertibkan,” kata Nanik dalam keterangan resminya, Kamis (9/4/2026).
Menanggapi arahan itu, Nanik melaporkan kepada Prabowo, bahwa BGN terus membekukan dapur-dapur MBG yang tidak sesuai dengan juknis atau berkualitas buruk.
Baca juga: Soal Pembelian Motor Listrik BGN, Purbaya Potong Anggaran, Dadan Ungkap Alasannya
SPPG yang kedapatan melakukan penggelembungan harga (mark up), memonopoli pasokan bahan baku, atau menimbulkan keracunan juga ditutup sementara.
Mendengar laporan itu, Prabowo meminta BGN terus bersikap tegas sembari mengacungkan jempol.
“Bagus, lanjutkan terus,” kata Prabowo dalam pertemuan tersebut.
Lebih lanjut, Prabowo juga meminta MBG dibagikan kepada penerima manfaat yang membutuhkan perbaikan gizi.
Menurut Nanik, kepala negara memandang MBG mestinya tidak perlu menyasar anak-anak dari keluarga yang tergolong mampu.
Nanik pun menyatakan akan membentuk tim untuk menyisir dan memilah penerima MBG sehingga makanan gang dibagikan tidak mubadzir.
“Jadi kalau anak-anak orang mampu, kan tidak membutuhkan MBG karena orangtuanya sudah bisa memberi makanan bergizi yang baik di rumahnya,” ujar Nanik.
Selain itu, kata Nanik, Prabowo juga meminta MBG tidak dibagikan dengan mamaksa, terutama bagi masyarakat yang tergolong mampu dan menyatakan tidak mau menerima porgam itu.
“Presiden menyampaikan bahwa program ini tidak boleh dipaksakan. MBG harus difokuskan kepada anak-anak yang benar-benar membutuhkan perbaikan gizi,” tutur Nanik.
Mantan wartawan itu menyebut, pembagian MBG berbasis kebutuhan menjadi kunci efektivitas program pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat.
“Kami ingin memastikan MBG tepat sasaran dan memberi dampak nyata. Karena itu, pengawasan dan evaluasi akan terus kami perkuat agar program ini berjalan optimal,” kata Nanik.
Baca juga: Purbaya soal Viral Banyak Motor Listrik Berlogo BGN: Saya Belum Tahu