Laba OCBC NISP Tembus Rp 5,1 Triliun, Tumbuh 4 Persen
Presiden Direktur OCBC NISP Parwati Surjaudaja, Direktur OCBC NISP Hartati, Direktur OCBC NISP Martin Widjaja, Direktur OCBC NISP Johannes Husin saat paparan publik tahunan di Tower OCBC, Jakarta, Kamis (9/4/2026).(KOMPAS.com/ISNA RIFKA SRI RAHAYU)
18:04
9 April 2026

Laba OCBC NISP Tembus Rp 5,1 Triliun, Tumbuh 4 Persen

PT Bank OCBC NISP Tbk mencatat laba bersih Rp 5,1 triliun sepanjang 2025. Angka ini tumbuh 4 persen dibandingkan laba 2024 sebesar Rp 4,9 triliun.

Presiden Direktur OCBC NISP Parwati Surjaudaja menyebut kinerja ini ditopang pertumbuhan yang berkualitas. Permodalan dan likuiditas tetap terjaga kuat.

Perseroan menjaga keseimbangan antara ekspansi kredit, pengelolaan risiko, serta penguatan dana murah. Basis nasabah juga terus diperluas.

"Kinerja ini mencerminkan OCBC yang berfokus pada pertumbuhan jangka panjang," ujarnya saat paparan publik tahunan di Tower OCBC, Jakarta, Kamis (9/4/2026).

Baca juga: OCBC NISP Bakal Bagikan Dividen Tunai Rp 1,03 Triliun atau Rp 45 Per Saham

Pendapatan operasional meningkat 10 persen menjadi Rp 13,09 triliun. Pendapatan bunga bersih atau net interest income turun 1 persen secara tahunan menjadi Rp 10,95 triliun.

Dari sisi intermediasi, kredit bruto tumbuh 2 persen menjadi Rp 173 triliun. Kualitas kredit tetap terjaga dengan rasio kredit bermasalah atau non performing loan bruto di level 1,9 persen.

Simpanan nasabah mencatat pertumbuhan tinggi. Dana pihak ketiga naik 18 persen menjadi Rp 243,5 triliun.

Kenaikan tersebut mendorong total aset bank menjadi Rp 308,1 triliun. Nilai ini tumbuh 10 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Permodalan bank tetap kuat. Capital adequacy ratio tercatat 24,5 persen atau naik 93 basis poin secara tahunan.

Baca juga: Pembiayaan OCBC Dorong Ekspansi PLTS Industri hingga 2029

Transformasi digital juga mencatat pertumbuhan signifikan. Frekuensi transaksi digital meningkat 46 persen sepanjang 2025.

Jumlah pengguna aktif internet banking dan OCBC Mobile Banking tumbuh 13 persen. Pengguna aktif OCBC Business Mobile untuk nasabah korporasi naik 19 persen.

Nilai transaksi digital mencapai sekitar Rp 1.500 triliun selama 2025.

Tag:  #laba #ocbc #nisp #tembus #triliun #tumbuh #persen

KOMENTAR