Pabrik Metanol Dibangun di Aceh dan Kaltim, Ditarget Rampung 40 Bulan
Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (Persero) Rahmad Pambudi, saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (7/4/2026).(KOMPAS.com/Syakirun Ni'am)
15:24
7 April 2026

Pabrik Metanol Dibangun di Aceh dan Kaltim, Ditarget Rampung 40 Bulan

Direktur Utama PT Pupuk Indonesia (Persero) Rahmad Pambudi menyebut pembangunan dua pabrik metanol memakan waktu hingga 40 bulan atau sekitar tiga tahun.

PT Pupuk Indonesia mendapat tugas pemerintah untuk membangun fasilitas produksi metanol. Langkah ini untuk menopang rencana kebijakan B50, campuran 50 persen biodiesel dan 50 persen solar.

“Itu kita ngebangun itu butuh sekitar 40 bulan lah kira-kira,” kata Rahmad saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (7/4/2026).

Baca juga: Demi B50, Pupuk Indonesia Mau Bangun Pabrik Metanol di Aceh dan Kaltim

Metanol merupakan alkohol yang digunakan untuk memproses minyak sawit mentah atau crude palm oil menjadi biodiesel.

Rahmad belum merinci nilai investasi proyek dua pabrik metanol di Lhokseumawe, Aceh dan Bontang, Kalimantan Timur. Perhitungan belanja modal atau capital expenditure masih berlangsung.

“Wah ini kan lagi CAPEX-nya lagi dihitung semua. Tapi yang jelas secara volume kita sudah sepakati kebutuhannya,” ujar Rahmad.

Pabrik direncanakan berdiri di Aceh dan Kalimantan Timur. Pertimbangan utama mencakup sumber gas dan ketersediaan kawasan industri.

Lokasi tersebut dinilai mempercepat proses pembangunan sehingga pasokan metanol bisa segera tersedia.

“Jadi kalau disuruh bangun di situ bisa lebih cepat,” tutur Rahmad.

Baca juga: Sama-sama Alkohol, Apa Perbedaan Etanol dan Metanol?

Rapat Kerja bersama Komisi IV DPR RI mencatat Indonesia masih mengimpor sekitar 1,5 juta ton metanol.

Kebijakan B50 berpotensi mendorong impor naik hingga 2,5 juta ton.

Kesempatan terpisah menunjukkan kebutuhan metanol pada 2025 mencapai 1,8 juta ton. Kapasitas produksi dalam negeri baru sekitar 400 ribu ton.

“Tanpa pembangunan ini kita akan meningkat importnya menjadi 2,5 (juta ton),” ujar Rahmad.

Tag:  #pabrik #metanol #dibangun #aceh #kaltim #ditarget #rampung #bulan

KOMENTAR