Harga Plastik Naik Imbas Pasokan Petrokimia Global Terganggu, UMKM Tertekan
MELONJAK—Harga plastik di pasar Kabupaten Ngawi terus melonjak dalam dua pekan terakhir. Kondisi itu mengakibatkan banyak pelaku UMKM gelisah lantaran biaya produksi yang semakin tinggi.(KOMPAS.com/MUHLIS AL ALAWI)
11:00
7 April 2026

Harga Plastik Naik Imbas Pasokan Petrokimia Global Terganggu, UMKM Tertekan

-JAKARTA, KOMPAS.com - Harga plastik naik 2026 menjadi sorotan di tengah gangguan pasokan global, memicu pertanyaan mengapa harga plastik naik dan bagaimana dampaknya bagi pelaku usaha kecil serta masyarakat luas.

Fenomena harga plastik global yang terus merangkak ini tak lepas dari penyebab harga plastik naik, yakni tersendatnya distribusi bahan baku di jalur strategis dunia.

Plastik terbuat dari bahan apa? Sebagian besar berasal dari petrokimia, turunan minyak bumi, yang kini pasokannya terganggu akibat ketegangan di Timur Tengah.

Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Bhima Yudhistira mengatakan, meski ada tanda deeskalasi konflik, dampak terhadap pasokan belum akan cepat pulih.

"Meski ada deeskalasi perang di Timur Tengah, disrupsi bahan baku plastik bisa bertahan 3-6 bulan kedepan," jelas Bhima Yudhistira dikutip dari Kompas.com, Kamis (2/4/2026).

Baca juga: Harga Plastik Melambung, Emil Dardak Atur Solusi untuk UMKM

UMKM Tertekan Kenaikan Harga Plastik

Kondisi ini menjadi pukulan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang sangat bergantung pada plastik sebagai kemasan. Kenaikan harga memaksa pelaku usaha menekan margin agar harga jual tetap terjangkau bagi konsumen.

Bhima mengingatkan, tekanan terhadap UMKM semakin berat karena daya beli masyarakat, terutama kelompok menengah ke bawah, masih melemah.

"UMKM akan semakin tertekan, apalagi kondisi sekarang daya beli masyarakatnya sedang melemah. Apalagi, di kelompok menengah ke bawah yang menjadi segmen pasar UMKM," terang Bhima.

Selain itu, kebijakan work from home (WFH) juga dinilai berpotensi meningkatkan konsumsi kantong plastik, yang pada akhirnya memperbesar beban biaya bagi pelaku usaha kecil.

Baca juga: Harga Plastik Naik di Pematangsiantar, Pedagang Jus Bertahan Tak Naikkan Harga: Untung Sedikit

Pasokan Petrokimia Global Terganggu

Di sisi lain, sumber persoalan berasal dari rantai pasok global. Sekitar 22 persen pasokan petrokimia dunia berasal dari Timur Tengah dan bergantung pada jalur distribusi melalui Selat Hormuz.

"Terdapat 193 kompleks petrokimia aktif di Timur Tengah, yang menangani 22 persen pasokan global, dan semuanya bergantung pada Selat Hormuz untuk pengiriman produk mereka," jelas CNBC, Sabtu (28/3/2026).

Ketika lalu lintas kapal di jalur tersebut terganggu, pasokan bahan baku tersendat dan harga pun terdorong naik. Dampaknya terasa hingga ke produsen plastik di berbagai negara.

"Pemasok plastik kami di China telah menaikkan harga sekitar 15 persen baru-baru ini, dan mereka menyebutkan kenaikan biaya bahan baku dan ketidakpastian pasar secara umum sebagai alasannya," ujar Stanislav Krykun, CEO DST-Pack, perusahaan pengemasan berbasis di Polandia.

Baca juga: Harga Plastik Naik, Pedagang di Malang: Untung Ngepres demi Pelanggan Tak Kabur

Melihat tekanan yang terus berlanjut, Bhima mendorong pemerintah segera mengambil langkah mitigasi agar dampaknya tidak semakin meluas ke sektor riil, khususnya UMKM.

Ia menyarankan penurunan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) plastik dari 11 persen menjadi 8 persen guna menahan kenaikan harga di tingkat konsumen. Selain itu, pemerintah juga didorong memperpanjang insentif Pajak Penghasilan (PPh) final bagi UMKM sebesar 0,5 persen.

"PPH 0,5 persen UMKM PPH final itu diperpanjang," jelas Bhima.

Dengan harga plastik hari ini yang masih tinggi dan harga plastik dunia yang belum stabil, dampak harga plastik diperkirakan terus membebani pelaku usaha. Tanpa intervensi, alternatif plastik dan kebijakan fiskal menjadi kunci agar tekanan terhadap UMKM tidak semakin dalam.

Baca juga: Plastik Mahal, Produsen Terapkan “Survival Mode”

Artikel ini pernah tayang di Kompas.com dengan judul "Naik hingga 50 Persen, Kapan Harga Plastik Turun?"

Tag:  #harga #plastik #naik #imbas #pasokan #petrokimia #global #terganggu #umkm #tertekan

KOMENTAR