Perhimpunan Peternak: Serapan Ayam untuk Program MBG Masih Rendah
- Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai belum mampu menjadi penopang utama stabilisasi harga ayam di tingkat peternak.
Hal ini disampaikan Ketua Umum Perhimpunan Peternak Rakyat Mandiri Indonesia (Permindo), Kusnan merespons anjloknya harga ayam di tingkat peternak.
Kusnan, mengatakan bahwa meskipun program MBG memiliki tujuan yang baik untuk meningkatkan gizi masyarakat, kontribusinya terhadap penyerapan ayam masih terbatas.
Serapan ayam melalui program tersebut juga masih relatif kecil dibandingkan total produksi nasional.
Baca juga: Harga Ayam Hidup Anjlok, Ini Penyebabnya Menurut Peternak
“Program MBG merupakan langkah yang sangat baik untuk mendukung gizi masyarakat,” kata Kusnan kepada Kompas.com, Minggu (5/4/2026).
“Namun jika dibandingkan dengan produksi ayam nasional, kontribusi serapannya masih relatif kecil, diperkirakan masih di bawah 5 persen dari total produksi ayam nasional,” lanjut dia.
Adapun di wilayah Jabodetabek, harga ayam ukuran kecil di tingkat kandang saat ini berada di kisaran Rp 23.000–Rp 24.000 per kilogram, sementara ayam ukuran jumbo berada di kisaran Rp 19.000 per kilogram.
Sementara itu, di wilayah Jawa Tengah, harga ayam ukuran besar bahkan lebih rendah, yakni sekitar Rp18.500 per kilogram.
Adapun Harga Pokok Produksi (HPP) ayam ukuran kecil tercatat sebesar Rp 25.000 per kilogram, sedangkan HPP ayam ukuran besar berada di kisaran Rp 22.000 per kilogram.
Menurut Kusnan, dengan porsi serapan yang masih minim tersebut, program MBG belum mampu memberikan dampak signifikan terhadap kestabilan harga ayam di tingkat peternak.
“Sehingga secara struktural program ini belum cukup besar untuk menjadi penopang utama stabilisasi harga ayam di tingkat peternak,” jelasnya.
Ia menambahkan, untuk memulihkan harga ayam yang saat ini tertekan, diperlukan langkah konkret dari pemerintah, terutama dalam meningkatkan penyerapan produksi ayam dalam negeri.
“Optimalisasi penyerapan ayam oleh program pemerintah, termasuk MBG dan bantuan pangan berbasis protein hewani, menjadi salah satu kebijakan yang dibutuhkan,” tegas Kusnan.
Baca juga: Peternak Keluhkan Harga Ayam Hidup Anjlok ke Rp 18.500: HPP Sudah Rp 22.000
Tag: #perhimpunan #peternak #serapan #ayam #untuk #program #masih #rendah