Mentan Amran: Kami Sudah Pengalaman Mengelola El Nino...
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, sat ditemui di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta, Selasa (3/3/2026).(KOMPAS.com/Syakirun Ni'am)
17:36
5 April 2026

Mentan Amran: Kami Sudah Pengalaman Mengelola El Nino...

- Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa Indonesia memiliki pengalaman kuat dalam menghadapi fenomena El Nino, sehingga mampu menjaga stabilitas produksi dan ketahanan pangan nasional melalui strategi adaptasi dan mitigasi yang terukur.

“(El Nino) Godzilla kan katanya kering enam bulan. Tapi sepertinya masih lebih tinggi dulu El Nino yang dulu (tahun) 2015. Kami sudah pengalaman mengelola El Nino bersama teman-teman (di tahun) 2015, 2023, 2024. La Nina, El Nino,” kata Mentan saat meninjau Gudang Bulog Panaikang di Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (5/4/2026) seperti dikutip dari Antara.

Ia mengakui dampak cuaca ekstrem mulai terasa dan berpotensi memengaruhi produksi pertanian. Namun, pemerintah telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi berbasis pengalaman menghadapi kondisi serupa di masa lalu.

Baca juga: Mentan Amran Sebut Cadangan Pangan RI Aman hingga 324 Hari

Salah satu strategi utama adalah penguatan infrastruktur air pertanian melalui program pompanisasi dan optimalisasi lahan rawa.

Kementerian Pertanian akan mengoptimalkan penggunaan 80.158 unit pompa air yang telah disalurkan kepada kelompok tani pada 2025 untuk menghadapi potensi kekeringan akibat El Nino mulai April 2026.

Tak hanya itu, pemerintah juga berencana menambah sekitar 40.000 unit pompa air guna memperkuat pasokan air bagi sektor pertanian selama musim kemarau.

“Aku tambah pompanisasi. Ya, mudah-mudahan 40.000. Jadi, semakin kuat. Jadi, nggak usah khawatir El Nino karena pertahanan kita kuat. Karena kita sudah ada pompanisasi, sudah ada irigasi, kemudian oplah tanah rawa yang kita tanami dulu, kita perbaiki irigasinya, tanam 1 kali, jadi 2 kali, 3 kali,” jelasnya.

Mentan pun meminta masyarakat tidak khawatir terhadap ancaman El Nino, karena pemerintah telah menyiapkan langkah mitigasi yang komprehensif.

“Jadi, sudah aman. Pangan aman,” tegasnya.

Dari sisi ketahanan pangan, ia menyebut posisi Indonesia saat ini sangat kuat. Stok beras pemerintah yang tersimpan di gudang Perum Bulog bahkan mencapai 4,5 juta ton pada awal April 2026, tertinggi sepanjang sejarah.

Selain itu, ketersediaan pangan juga didukung oleh stok di sektor horeka (hotel, restoran, kafe/katering) serta potensi panen dari tanaman yang sedang tumbuh.

“Yang kedua adalah yang ada di Horeka (hotel, restoran, kafe/katering) sesuai data kita yang kelola itu 12,5 juta ton. Kemudian standing crop kita yang ditanam sekarang siap panen, itu 11 juta ton. Berarti sudah 23 juta ton,” jelasnya.

Dengan total ketersediaan tersebut, pemerintah memperkirakan kebutuhan pangan nasional dapat terpenuhi dalam jangka panjang, bahkan melampaui periode puncak kekeringan akibat El Nino.

“Artinya 11 bulan ke depan ini aman. Stok untuk rakyat Indonesia 11 bulan ke depan aman. Sedangkan kekeringan 6 bulan. Berarti aman kan?” ujarnya.

Baca juga: Hadapi Ancaman El Nino, Stok Beras Diperkuat hingga 5 Juta Ton

Tag:  #mentan #amran #kami #sudah #pengalaman #mengelola #nino

KOMENTAR