RI dan Jepang Teken 10 MoU, Energi dan Semikonduktor Jadi Fokus
— Presiden Prabowo Subianto menyaksikan pengumuman 10 nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) antara pelaku usaha Indonesia dan Jepang. Nilai kerja sama mencapai 22,6 miliar dollar AS atau sekitar Rp384,2 triliun.
Pengumuman dilakukan dalam Forum Bisnis Indonesia-Jepang di Tokyo, Jepang, Senin.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyebut perwakilan perusahaan dari kedua negara memaparkan langsung kerja sama di hadapan Presiden.
Baca juga: Wisatawan Jepang Kini Bisa Bayar Pakai QRIS di Indonesia
Fokus energi, teknologi, dan keuangan
Kerja sama mencakup berbagai sektor strategis. Beberapa di antaranya hilirisasi berbasis energi bersih, minyak dan gas, serta panas bumi.
Proyek lain menyasar pengembangan semikonduktor, kecerdasan buatan, dan penguatan sistem keuangan.
"Momen ini menjadi simbol kuat komitmen dunia usaha Indonesia dan Jepang dalam memperluas kolaborasi konkret sekaligus menunjukkan tingginya kepercayaan terhadap prospek ekonomi Indonesia," kata Teddy.
Baca juga: Bahlil Tawarkan Mineral Kritis RI ke Jepang, Kerja Sama Nuklir Ikut Dibahas
Daftar 10 kerja sama yang diumumkan
Sepuluh MoU dan perjanjian strategis yang diumumkan meliputi:
1. Produksi metanol dari emisi karbon di Bontang, Kalimantan Timur antara PT Pupuk Kalimantan Timur dan PT Kaltim Methanol Industri.
2. Kerja sama perdagangan dan investasi antara Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) dan Japan Chamber of Commerce and Industry.
3. Pengembangan lapangan gas abadi Blok Masela antara PT Pertamina (Persero) dan INPEX.
4. Peluang kemitraan sektor hulu migas di Indonesia dan Asia Tenggara antara PT Pertamina Hulu Energi dan INPEX.
5. Pengembangan ekosistem semikonduktor dan kecerdasan buatan antara PT Eblo Teknologi Indonesia dan Hayashi Kinzoku Co., Ltd.
6. Kajian proyek Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi Rajabasa antara PT Supreme Energy Rajabasa dan INPEX.
7. Penguatan ekosistem emas dan inklusi keuangan antara PT Pegadaian dan PT Bank SMBC Indonesia.
8. Indonesia-Japan Strategic Beauty Partnership antara PT Nose Herbal Indo dan 2Way World.
9. Mandiri Aviation Leasing Fund antara Danantara, Mandiri Investment Management, dan SMBC Aviation Capital.
10. Penguatan kerja sama antara Japan External Trade Organization (JETRO) dan PT Danantara Investment Management.