Tarif Listrik Periode April-Juni 2026 Tak Naik Bagi Pelanggan Golongan Nonsubsidi
Tarif listrik golongan nonsubsidi tak naik(KOMPAS.com/Seto Ajinugroho)
18:04
30 Maret 2026

Tarif Listrik Periode April-Juni 2026 Tak Naik Bagi Pelanggan Golongan Nonsubsidi

- Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menjelaskan pemerintah menetapkan tarif listrik Triwulan II tahun 2026.

Pada bulan April-Juni 2026, tarif tak naik.

"Pemerintah menetapkan tarif listrik Triwulan II tahun 2026 tidak naik, baik untuk pelanggan subsidi maupun nonsubsidi," jelas akun resmi Instagram @kesdm, Rabu (25/3/2026).

Tak naiknya tarif listrik setelah pemerintah mempertimbangkan kondisi ekonomi makro seperti kurs hingga harga minyak dunia.

Baca juga: Pengamat Sebut Kompor dan Kendaraan Listrik jadi Strategi Hadapi Ketidakpastian Energi

"Keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan kondisi ekonomi makro seperti kurs, harga minyak dunia (ICP), inflasi, dan Harga Batubara Acuan (HBA)," ungkapnya.

Ternyata tarif listrik tak naik selama tiga tahun berturut-turut sejak 2022. Selain itu, pemerataan pasokan listrik ke wilayah terpencil terus dilakukan.

"Pemerintah juga terus berkomitmen menjaga keandalan pasokan serta memperluas akses listrik hingga ke seluruh pelosok negeri," jelas Kementerian ESDM.

Sementara itu, ada 13 golongan pelanggan listrik nonsubsidi yang mendapat manfaat ini. Berikut penjelasannya.

Baca juga: Resmi, Ini Rincian Tarif Listrik per 1 April 2026 untuk Semua Golongan Pelanggan PLN

Golongan rumah tangga

Tegangan rendah

  • R-1/TR 900 VA-RTM: Rp 1.352 per kWh
  • R-1/TR 1.300 VA: Rp 1.445 per kWh
  • R-1/TR 2.200 VA: Rp 1.445 per kWh
  • R-2/TR 3.500-5.500 VA: Rp 1.700 per kWh

Tegangan rendah, menengah

  • R-3/TR, TM > 6.600 VA: Rp 1.700 per kWh

Baca juga: Strategi Kurangi Impor Energi: Kendaraan dan Kompor Listrik

Golongan layanan khusus

Tegangan rendah, menengah, tinggi

  • L/TR. TM, TT: Rp 1.645 per kWh

Golongan bisnis

Tegangan rendah

  • B-2/TR 6.600 VA-200 kVA: Rp 1.445 per kWh

Baca juga: CDIA Catat Lonjakan Laba Signifikan, Segmen Listrik Jadi Penopang Utama

Tegangan menengah, tegangan tinggi

  • B-3/TM, TT > 200 kVA: Rp 1.122 per kWh

Golongan industri

Tegangan menengah

  • I-3/TM > 200 kVA: Rp 1.122 per kWh

Tegangan tinggi

  • I-4/TT > 30.000 kVA: Rp 997 per kWh

Baca juga: CDIA Catat Lonjakan Laba Signifikan, Segmen Listrik Jadi Penopang Utama

Golongan pemerintah

Tegangan rendah

  • P-1/TR 6.600 VA-200 kVA: Rp 1.700 per kWh

Tegangan menengah

  • P-2/TM > 200 kVA: Rp 1.533 per kWh
  • P-3/TR penerangan jalan umum: Rp 1.700 per kWh

Baca juga: Danantara Buka Pendaftaran Mitra Proyek Sampah Jadi Listrik

Tag:  #tarif #listrik #periode #april #juni #2026 #naik #bagi #pelanggan #golongan #nonsubsidi

KOMENTAR