INSA Jajaki Kerja Sama dengan Sektor Pelayaran Global di APM 2026
— Indonesian National Shipowners’ Association (INSA) berpartisipasi aktif dalam ajang Asia Pacific Maritime (APM) 2026 yang digelar di Marina Bay Sands, Singapura.
Dalam forum maritim bertema “Future of Vessels: Solutions for Tomorrow” ini, yang digelar di Singapura pada 25–27 March 2026.
INSA memanfaatkan momentum untuk menangkap arah transformasi industri pelayaran sekaligus membuka peluang kerja sama dengan pelaku industri global.
Baca juga: Kontainer Minerba Tertahan di Pelabuhan, INSA Soroti Gangguan Distribusi
Ilustrasi ekspor Indonesia, kegiatan ekspor impor.
Ketua Umum DPP INSA Carmelita Hartoto mengatakan, kehadiran INSA di APM 2026 menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi internasional dan memperkuat posisi pelayaran Indonesia di tengah persaingan industri yang semakin ketat.
“Forum seperti ini penting tidak hanya untuk membangun jejaring, tetapi juga untuk meningkatkan wawasan dan mencari peluang yang dapat memperkuat daya saing industri maritim nasional di kancah global,” ujar Carmelita dalam keterangan resmi, Jumat (27/3/2026).
Ia menambahkan, INSA juga memanfaatkan ajang ini untuk menawarkan kolaborasi dengan pelaku industri maritim global, khususnya dalam penyelenggaraan Indonesia Maritime Week (IMW) 2027.
“Dalam kesempatan ini, INSA juga menawarkan kerja sama kepada pelaku industri regional global dalam penyelenggaraan Indonesia Maritime Week yang rencananya akan digelar pada 2027 di Indonesia,” kata Carmelita.
Baca juga: INSA Soroti Pentingnya Daya Saing Pelayaran Nasional
Menurut dia, kesuksesan IMW sebelumnya menjadi modal penting untuk menjadikan ajang tersebut sebagai ruang strategis bagi pertukaran ide dan peluang bisnis.
“Berangkat dari kesuksesan IMW 2025, ajang ini diharapkan dapat menjadi ruang pertukaran gagasan dan peluang bisnis bagi pengembangan sektor maritim nasional, regional, dan global,” ujarnya.
Ketua Umum INSA, Carmelita Hartoto (tengah)
APM 2026 diikuti lebih dari 20.000 peserta dari berbagai negara, menjadikannya salah satu forum maritim terbesar di kawasan Asia Pasifik.
Delegasi INSA yang dipimpin langsung oleh Carmelita hadir dengan sekitar 60 peserta yang terdiri dari pengurus dan pelaku usaha pelayaran nasional.
Baca juga: Dongkrak Industri Pelayaran dan Wisata Bahari, INSA Gelar Yacht Festival
Selama tiga hari pelaksanaan, delegasi INSA mengikuti berbagai agenda, termasuk mengunjungi paviliun negara peserta untuk mempelajari inovasi teknologi maritim.
Paviliun INSA sendiri dimanfaatkan sebagai ruang interaksi dengan berbagai pemangku kepentingan, baik dari dalam maupun luar negeri.
Sejumlah tokoh penting turut mengunjungi paviliun INSA, di antaranya Duta Besar RI untuk Singapura Hotmangaradja Pandjaitan dan CEO Maritime and Port Authority (MPA) of Singapore Ang Wee Keong.
Selain itu, perwakilan asosiasi pelayaran regional seperti FASA, SSA, MASA, dan ASA juga hadir untuk bertukar pandangan mengenai dinamika industri pelayaran global sekaligus memperkuat kolaborasi antarnegara.
Baca juga: Ketua INSA Terpilih Jadi Presiden Asosiasi Pemilik Kapal Asia
Delegasi INSA juga mendapat kesempatan mengunjungi galangan kapal PaxOcean di Singapura untuk melihat langsung perkembangan teknologi terbaru dalam pembangunan dan perbaikan kapal.
Keterlibatan INSA semakin terlihat dalam sesi diskusi panel, di mana Ketua Pokja Dekarbonisasi DPP INSA Ghanny Zeng tampil sebagai panelis dalam topik “What Will Unlock Capital for Shipowners in 2026?”, yang membahas tantangan dan peluang pembiayaan di sektor pelayaran ke depan.
Tag: #insa #jajaki #kerja #sama #dengan #sektor #pelayaran #global #2026