HGII Catat Laba Rp 17,1 Miliar pada 2025, Kinerja Pulih di Kuartal IV
Ilustrasi energi terbarukan.(SHUTTERSTOCK/BOY ANTHONY)
15:16
27 Maret 2026

HGII Catat Laba Rp 17,1 Miliar pada 2025, Kinerja Pulih di Kuartal IV

Emiten energi baru dan terbarukan (EBT) PT Hero Global Investment Tbk (HGII) mencatatkan pemulihan kinerja pada kuartal IV 2025 setelah menghadapi tekanan sepanjang tahun akibat faktor cuaca.

Pada kuartal IV 2025, perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp 16,9 miliar atau meningkat sekitar 62 persen dibandingkan kuartal III 2025.

Laba bersih HGII juga meningkat sekitar Rp 3,75 miliar atau naik sekitar 79 persen secara kuartalan.

Baca juga: HGII Optimalkan Pipeline Proyek Sambut Lelang EBT PLN

Ilustrasi energi baru dan terbarukan (EBT). SHUTTERSTOCK/POPTIKA Ilustrasi energi baru dan terbarukan (EBT).

Pemulihan ini menjadi penutup tahun 2025 dengan momentum yang lebih positif, setelah sebelumnya kinerja perseroan tertekan sepanjang tahun.

Secara keseluruhan, sepanjang 2025 HGII mencatatkan pendapatan sebesar Rp 63,0 miliar dan laba bersih sebesar Rp 17,1 miliar.

Namun, jika dibandingkan dengan tahun 2024, pendapatan dan laba bersih tersebut mengalami penurunan masing-masing sebesar 34 persen dan 55 persen.

Penurunan kinerja ini terutama dipengaruhi oleh kondisi musim kemarau berkepanjangan sepanjang 2025. Kondisi tersebut berdampak pada berkurangnya debit air pada pembangkit listrik tenaga minihidro milik perseroan.

Baca juga: Laba HGII Rp 13,33 Miliar, Persiapkan Ekspansi ke Proyek Energi Terbarukan

Akibatnya, produksi listrik mengalami penurunan dan berdampak langsung terhadap pendapatan perusahaan.

Meski demikian, perseroan menyatakan tetap mampu menjaga profitabilitas positif sepanjang tahun di tengah tekanan eksternal tersebut.

Kinerja pada kuartal IV 2025 mencerminkan mulai membaiknya kondisi operasional, seiring dengan perbaikan faktor eksternal yang sebelumnya memengaruhi produksi listrik.

Direktur Utama HGII Robin Sunyoto mengatakan, tantangan yang dihadapi sepanjang 2025 bersifat eksternal dan sementara.

Ilustrasi energi baru dan terbarukan (EBT).KOMPAS.com/Anggita Sukmawati Ilustrasi energi baru dan terbarukan (EBT).

Baca juga: HGII Perkuat Strategi Energi Terbarukan dengan Acuan PP 40/2025

“Tantangan yang kami hadapi sepanjang tahun 2025 bersifat eksternal dan sementara, terutama akibat kondisi cuaca yang kurang mendukung. Namun, hal ini tidak mengubah fundamental bisnis perseroan yang tetap kuat," ujar Robin dalam siaran pers, Jumat (27/3/2026).

"Dengan portofolio aset pembangkit yang solid serta momentum pemulihan yang telah terlihat di kuartal IV, kami tetap optimis terhadap prospek kinerja ke depan,” kata dia.

Memasuki kuartal I 2026, perseroan melanjutkan strategi ekspansi melalui partisipasi dalam proses tender proyek energi terbarukan.

Saat ini, HGII tengah mengikuti lelang pembangkit listrik tenaga air di Sumatera Utara serta pembangkit listrik tenaga bioenergi di Kalimantan Barat.

Baca juga: HGII Yakin Kinerja Semester II 2025 Positif, Didukung Faktor Cuaca

Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya untuk memperluas portofolio aset, memperkuat diversifikasi sumber energi, serta menangkap peluang pertumbuhan di sektor energi baru dan terbarukan di Indonesia.

Perseroan juga menyatakan akan terus fokus pada optimalisasi kinerja operasional, peningkatan efisiensi, serta pengembangan proyek-proyek energi terbarukan guna mendukung pertumbuhan berkelanjutan.

“Walaupun tahun 2025 diwarnai oleh tantangan cuaca yang signifikan, kami melihat adanya pemulihan yang kuat di kuartal IV. Hal ini memberikan keyakinan bahwa kinerja Perseroan akan terus membaik seiring dengan normalisasi kondisi operasional serta realisasi peluang proyek baru ke depan,” terang Robin.

Tag:  #hgii #catat #laba #miliar #pada #2025 #kinerja #pulih #kuartal

KOMENTAR