DOKU Gandeng Ant, Akses UMKM ke Pasar Global Makin Terbuka
– Kemitraan strategis antara DOKU dan Ant International dinilai membuka peluang lebih luas bagi merchant Indonesia untuk menembus pasar internasional melalui integrasi teknologi pembayaran lintas negara.
Kolaborasi yang telah terjalin sejak 2024 ini diperkuat guna mempercepat inovasi di sektor pembayaran digital dan teknologi keuangan, sekaligus mendorong pertumbuhan inklusif dalam ekonomi digital nasional.
Chris Yeo, CEO DOKU, mengatakan, kemitraan ini menjadi momentum penting bagi ekosistem fintech Indonesia.
“Nilai transaksi DOKU tumbuh 79 persen pada 2025 dibandingkan tahun sebelumnya, didorong oleh keunggulan solusi pembayaran QR serta fokus kami dalam melayani merchant,” katanya, melalui keterangan pers, dikutip Jumat (27/2/2026).
Baca juga: Pembayaran Digital Tumbuh Cepat, Visa Ingatkan Perlunya Penguatan Sistem Keamanan
Perluas Akses Merchant ke Pasar Internasional
Pada tahap awal, kemitraan ini akan membuka akses lebih luas bagi merchant Indonesia ke pasar internasional melalui jaringan pemrosesan pembayaran global Antom, unit layanan pembayaran dan digitalisasi merchant di bawah Ant International.
DOKU juga akan memanfaatkan ekosistem teknologi Ant International untuk mendukung bisnis di Indonesia berekspansi secara global melalui solusi berbasis AI serta akses sistem pembayaran bagi UMKM guna mendorong pertumbuhan digital lebih lanjut.
Sebaliknya, merchant internasional akan memperoleh akses yang lebih kuat ke pasar Indonesia melalui metode pembayaran lokal DOKU, termasuk QRIS, virtual account, pembayaran melalui gerai ritel, serta dompet digital sehingga pengalaman transaksi konsumen Indonesia menjadi lebih lancar.
Baca juga: Bos DOKU Buka-bukaan Dampak Kenaikan PPN 12 Persen hingga Strategi Hadapi Tantangan Ekonomi 2025
Kolaborasi Lintas Mata Uang hingga Modal Kerja
Kemitraan ini tidak hanya berfokus pada pemrosesan pembayaran, tetapi juga mencakup pengembangan solusi keuangan yang lebih luas seperti pemrosesan pembayaran global melalui kolaborasi dengan Antom dan 2C2P.
Merchant di Indonesia juga akan memiliki kapabilitas transaksi lintas mata uang yang lebih canggih guna mendukung perdagangan internasional.
Selain itu, kedua perusahaan menjajaki peluang penyediaan akses modal kerja serta solusi manajemen treasury modern bagi merchant.
Pemanfaatan aplikasi AI generatif melalui GenAI Cockpit juga diharapkan dapat meningkatkan efisiensi operasional serta kualitas pengambilan keputusan bisnis.
Dorong Inklusi Keuangan di Kawasan
Co-founder dan Chief Operating Officer DOKU, Nabilah Alsagoff, mengatakan,
kemitraan ini menggabungkan pemahaman mendalam DOKU terhadap pasar Indonesia dan relasi merchant yang kuat, dengan platform teknologi global serta keahlian layanan keuangan digital dari Ant International.
“Kami merasa terhormat dapat memperkuat kolaborasi dengan DOKU sebagai penyedia solusi pembayaran terkemuka di Indonesia, untuk menghadirkan solusi inovatif yang lebih baik bagi merchant lokal dan regional,” lanjut Gary Liu, CEO Antom dan Senior Vice President Ant International.
Worachat Luxkanalode, CEO-elect 2C2P, menambahkan, pihaknya sangat antusias bekerja sama dengan DOKU.
"Kami memanfaatkan keunggulan solusi pembayaran lokal DOKU untuk menghadirkan layanan yang lebih lengkap dan relevan bagi bisnis Indonesia yang ingin berekspansi di Asia Tenggara, sekaligus mendukung bisnis global yang ingin beroperasi di Indonesia,” ujarnya.
Tag: #doku #gandeng #akses #umkm #pasar #global #makin #terbuka