Danantara Pertimbangkan Garuda Indonesia Cicil Beli 50 Pesawat Boeing
Managing Director, Stakeholder Management and Communications Danantara Indonesia, Rohan Hafas. Foto Fadil-Suara.com
18:07
26 Februari 2026

Danantara Pertimbangkan Garuda Indonesia Cicil Beli 50 Pesawat Boeing

Baca 10 detik
  • BPI Danantara sedang mempertimbangkan skema pembiayaan pembelian 50 pesawat Boeing oleh Garuda Indonesia.
  • Skema pembelian tersebut mencakup opsi cicilan langsung kepada Boeing atau menggunakan supplier's credit.
  • Garuda Indonesia belum memesan resmi karena masih negosiasi jumlah dan menunggu konfirmasi kapasitas produksi Boeing.

Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) masih memikirkan skema pembelian 50 pesawat Boeing yang dilakukan oleh Garuda Indonesia.

Managing Director Stakeholders Management Danantara, Rohan Hafas, mengatakan modal pembelian pesawat ini tidak hanya bersumber dari suntikan modal dari Danantara.

Akan tetapi, salah satu yang menjadi pertimbangan untuk skema pembelian dengan cara mencici.

"Tadi cuma nyebut dua kan. Nah ini bukan kita akan ke sana gitu, tapi kan supplier's credit juga ada kan. Ke Boeing kita juga bisa nyicil ke Boeing kan. Something like that, itu semua negosiasi yang nanti harus dilakukan," ujarnya di Wisma Danantara, Jakarta, Kamis (26/2/2026).

Ilustrasi Boeing. [Unsplash] PerbesarIlustrasi Boeing. [Unsplash]

Rohan menuturkan, sampai saat ini memang Garuda Indonesia belum secara resmi memesan pesawat Boeing tersebut. Sebab, menurutnya, kedua pihak masih dalam tahap negosiasi baik pesawat maupun jenis pesawat.

"Karena kita bilang kita butuh lebih cepat dari 7 tahun, nunggu, 7 tahun nunggunya, antre rata-rata, rata-rata seluruh dunia sama," imbuhnya.

Selain belum memesan, Rohan juga belum memstikan jumlah pesawat yang dibeli. Hal ini ini untuk menunggu kepastian kapasitas produksi Boeing.

"Ya ini masih pembahasan teknis. Ya teknis kan artinya kita siap membeli 50. Boeing belum menjawab atau akan menjawab dia mampunya 10 kah, 20 kah, itu belum," imbuhnya.

Sebelumnya, Pemerintah Indonesia menjajaki rencana pembelian pesawat dari produsen Amerika Serikat, Boeing. Pembelian pesawat ini akan dilakukan oleh Maskapai BUMN PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk.

Rencana tersebut menjadi bagian dari implementasi kerja sama ekonomi Indonesia–Amerika Serikat setelah penandatanganan Perjanjian Dagang resiprokal.

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani, mengatakan pembelian pesawat sudah masuk dalam pembahasan awal antara Indonesia dan Boeing.

"Ada beberapa kesepakatan, di antaranya adalah rencana pembelian 50 pesawat oleh Boeing yang nantinya kita akan bicarakan dengan Boeing, walaupun sebenarnya sudah ada pembicaraan awal dengan pihak Boeing, dan ini akan kita lanjutkan," ujar Rosan dalam konferensi pers virtual, Jumat (20/2/2026).

Ia menyebut rencana tersebut termasuk dalam sejumlah kegiatan yang berada dalam ruang lingkup investasi dan kerja sama ekonomi kedua negara.

"Memang pada kesempatan ini dari kesepakatan Agreement Reciprocal Tariff ini ada beberapa kegiatan yang memang menyangkut di Kementerian Investasi maupun di Danantara," ungkapnya.

Editor: Achmad Fauzi

Tag:  #danantara #pertimbangkan #garuda #indonesia #cicil #beli #pesawat #boeing

KOMENTAR