Lippo Malls Agresif Ekspansi Bisnis pada 2026, Kembangkan Pusat Perbelanjaan di Lampung
Lippo Malls rebaranding pusat perbelanjaan di Lampung. [Dokumentasi LMI].
10:15
23 Februari 2026

Lippo Malls Agresif Ekspansi Bisnis pada 2026, Kembangkan Pusat Perbelanjaan di Lampung

Baca 10 detik
  • Lippo Malls Indonesia mengubah Grand Mall Lampung menjadi Lippo Mall Lampung, menghadirkan lebih dari 80 brand baru.
  • Transformasi ini memposisikan mal sebagai destinasi ritel, kuliner, dan hiburan yang lebih lengkap mulai Juni 2026.
  • Sekitar 25 persen brand baru merupakan pemain yang pertama kali membuka gerai di Kota Lampung.

Lippo Malls Indonesia (LMI) tancap gas memperkuat ekspansi bisnis ritelnya di daerah. Melalui transformasi Grand Mall Lampung menjadi Lippo Mall Lampung, perusahaan memastikan lebih dari 80 brand baru akan segera hadir sebagai bagian dari strategi meningkatkan daya saing dan trafik pengunjung.

Transformasi tersebut tak sekadar pergantian nama, tetapi juga reposisi pusat perbelanjaan menjadi destinasi ritel, kuliner, dan hiburan yang lebih lengkap.

Chief Operation Officer Lippo Malls, Eddy Mumin menjelaskan, rebranding ini setelah suksesnya penyelenggaraan kegiatan perdana Jangkrik Kuliner, dengan hadirnya beragam sajian khas dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara.

"Momentum ini sekaligus memperkuat posisi Lampung sebagai destinasi yang semakin atraktif, serta berpotensi meningkatkan daya tarik bagi masyarakat dari kota-kota sekitar untuk berkunjung lebih sering ke Lampung," ujarnya seperti dikutip, Senin (23/2/2026).

Lippo Malls rebaranding pusat perbelanjaan di Lampung. [Dokumentasi LMI]. PerbesarLippo Malls rebranding pusat perbelanjaan di Lampung. [Dokumentasi LMI].

Event Jangkrik Kuliner yang digelar pada 11–17 Februari menjadi pembuka rangkaian aktivasi tenant dan program baru yang akan berlangsung sepanjang 2026. Mulai Juni mendatang, masyarakat sudah bisa mengunjungi berbagai brand nasional dan internasional yang mulai beroperasi secara bertahap.

Di kategori Food & Beverage, sejumlah nama besar dipastikan hadir seperti Toby’s Estate, Sushi Hiro, Solaria, Tong Tji Tea House, Ramen Ya, hingga Cabe Merah. Sementara pada segmen makanan cepat saji dan minuman akan hadir Xing Fu Tang, Chatime, Sancha, Bread & Butter, Cupbop, serta Bakso Lapangan Tembak Senayan.

Tak hanya itu, Lippo Mall Lampung juga akan menghadirkan food court Alun Alun Nusantara yang membawa lebih dari 30 brand F&B tambahan, baik lokal maupun nasional. Kehadiran tenant kuliner ini diharapkan mampu memperkuat positioning mall sebagai destinasi kuliner unggulan di wilayah Lampung.

Di sektor fashion, sejumlah brand global dan nasional seperti Adidas, Birkenstock, Foot Locker, Sport Station, Crocs, Converse, Skechers, Polo hingga Tomorrow akan meramaikan tenant mix. Masuknya brand-brand tersebut menunjukkan strategi Lippo dalam menggaet pasar muda, termasuk Gen Z dan Gen Alpha.

Pada kategori hiburan, CGV Satin telah resmi beroperasi. Selain itu, untuk pertama kalinya di Lampung akan hadir Playtopia Arcade, Playtopia Adventure, dan Photoism sebagai bagian dari strategi experiential mall yang kini menjadi tren industri ritel global.

Sementara di kategori specialty dan lifestyle, tenant seperti The Palace, Sociolla, Guardian, Optik Melawai, Digimap, Loly Poly, Miniso, hingga Xiaomi akan melengkapi komposisi ritel.

Menariknya, sekitar 25 persen dari total brand yang masuk merupakan pemain yang untuk pertama kalinya membuka gerai di Kota Lampung. Hal ini menjadi strategi diferensiasi sekaligus daya tarik baru untuk meningkatkan kunjungan dan memperluas catchment area hingga kota-kota sekitar.

Dengan strategi ekspansi agresif ini, Lippo Malls Indonesia tidak hanya melakukan rebranding, tetapi juga meningkatkan nilai aset dan daya saing properti ritelnya. Transformasi Lippo Mall Lampung menjadi bagian dari upaya memperkuat jaringan pusat perbelanjaan Lippo di daerah serta menangkap momentum kebangkitan sektor ritel pada 2026.

Editor: Achmad Fauzi

Tag:  #lippo #malls #agresif #ekspansi #bisnis #pada #2026 #kembangkan #pusat #perbelanjaan #lampung

KOMENTAR