Daftar 11 Nota Kesepahaman Pengusaha RI-AS, Nilainya Rp 648,9 Triliun
Presiden Prabowo Subianto (tiga kiri) menghadiri Business Summit untuk bertemu dengan komunitas usaha Amerika Serikat, yaitu USCC, USINDO, USABC, dan juga komunitas usaha Indonesia seperti Kamar Dagang dan Industri Indonesia di Gedung USCC, Washington DC, Amerika Serikat, Rabu (18/2/2026) waktu setempat. (ANTARA/HAFIDZ MUBARAK A)
09:20
20 Februari 2026

Daftar 11 Nota Kesepahaman Pengusaha RI-AS, Nilainya Rp 648,9 Triliun

– Sebanyak 11 nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) antara pelaku usaha Indonesia dan Amerika Serikat (AS) diteken dalam pertemuan bisnis di Washington DC, Rabu (18/2/2026) waktu setempat. Total nilai kesepakatan tersebut mencapai 38,4 miliar dollar AS atau sekitar Rp 648,9 triliun (asumsi kurs Rp 16.900).

Penandatanganan dilakukan dalam forum Indonesia-US Business Summit dan sesi exclusive business roundtable yang digelar di Gedung U.S. Chamber of Commerce. Pertemuan itu dihadiri Presiden Prabowo Subianto.

Berdasarkan keterangan resmi Sekretariat Presiden, Kamis (19/2/2026), forum tersebut mempertemukan pemerintah dan pelaku usaha kedua negara guna memperkuat kerja sama ekonomi melalui kolaborasi di berbagai sektor strategis.

Baca juga: Prabowo Setuju Terhadap 20 Poin Gagasan Trump soal Perdamaian di Palestina

Pembahasan juga mencakup rencana implementasi hasil negosiasi Perjanjian Perdagangan Resiprokal Indonesia-AS, termasuk potensi relaksasi kebijakan untuk mendorong investasi dan perdagangan.

MoU yang diteken mencakup sektor mineral kritis, energi, pertanian, tekstil, furnitur, hingga pengembangan semikonduktor.

11 Kesepakatan Pengusaha RI dan AS

Berikut daftar lengkap 11 MoU tersebut:

  1. Memorandum of Agreement tentang Critical Mineral, ditandatangani oleh Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Perkasa Roeslani, President & CEO Freeport-McMoRan Kathleen Quirk, serta President Director PT Freeport Indonesia Tony Wenas.
  2. MoU Oilfield Recovery antara Pertamina dan Haliburton, ditandatangani oleh CEO Pertamina Simon Mantiri dan President Director Haliburton Ankush Balla.
  3. MoU di bidang agrikultur (jagung) antara PT Cargill Indonesia, PT Arena Agro Andalan, dan Cargill Inc, ditandatangani oleh Managing Director AmCham yang mewakili Fanny Hosea PT Sorini Agro Asia Corporindo (Cargill Indonesia) Donna Priadi serta Director International Government Relations (China & APAC) Cargill Elizabeth Struse.
  4. MoU tentang kapas antara Busana Apparel Group dan U.S. National Cotton Council, ditandatangani oleh Chief Marketing Officer Busana Apparel Manish Virmani serta Senior Government Relations Director National Cotton Council Jeff Kuckkuck.
  5. MoU tentang kapas antara Daehan Global dan U.S. National Cotton Council, ditandatangani oleh CEO Daehan Global Boo Hyung Lee serta Senior Government Relations Director National Cotton Council Jeff Kuckkuck.
  6. MoU tentang Shredded Worn Clothing antara Asosiasi Garment dan Textile Indonesia, PT Pan Brothers, dan Ravel, ditandatangani oleh CEO PT Pan Brothers Ludijanto Setijo dan CEO Ravel Zahlen Titcomb.
  7. MoU tentang furnitur antara ASMINDO (Indonesian Furniture Industry & Handicraft Association) dan Bingaman and Son Lumber Inc, ditandatangani oleh CEO Vivere Group (ASMINDO) Dedy Rochimat dan Director of Exports Jeremy Roupp.
  8. MoU tentang semikonduktor antara Galang Bumi Industri dan Essence, ditandatangani oleh President Director Ahmad Maaruf Maulana dan President Director Chester Coleman.
  9. MoU tentang semikonduktor antara Galang Bumi Industri (GBI) dan Tynergy Technology Group, ditandatangani oleh Director GBI Kadafi Yahya Muhamad dan President Director Yan Purba.
  10. Transnational Free Trade Zone Friendship antara Galang Bumi Industri dan Solanna Group LLC, ditandatangani oleh Director Tjaw Hioeng dan President Solanna Group David Fordon.
  11. MoU tentang furnitur dan produk kayu antara Himpunan Industri Mebel dan Kerajinan (HIMKI) dan American Hardwood Export Council, ditandatangani oleh Head of Promotion and Marketing for Americas Rudy Hartono dan perwakilan American Hardwood Export Council Michael Snow.

Baca juga: Prabowo Sebut Pengiriman Pasukan Perdamaian ISF Dalam 2 Bulan ke Depan

Penandatanganan MoU tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas kemitraan ekonomi Indonesia dan AS melalui sinergi pemerintah dan sektor swasta di berbagai bidang industri.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Prabowo Saksikan Penandatanganan 11 MoU Senilai 38,4 Miliar Dolar AS di Business Summit US-ABC

Tag:  #daftar #nota #kesepahaman #pengusaha #nilainya #6489 #triliun

KOMENTAR