Peluang ''Rebound'' Berlanjut Hari Ini, IHSG Mengarah ke Area 8.102
Ilustrasi saham. (UNSPLASH/TOTOS ADAM)
07:48
10 Februari 2026

Peluang ''Rebound'' Berlanjut Hari Ini, IHSG Mengarah ke Area 8.102

- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan kembali menguat pada perdagangan Selasa (10/2/2026), setelah indeks ditutup naik 1,22 persen ke level 8.031 pada Senin kemarin.

Analis teknikal MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, memperkirakan IHSG berpeluang menguat dalam jangka pendek untuk menguji area 8.028-8.102. Meski demikian, potensi koreksi perlu dicermati, setelah reli cepat, tekanan ambil untung bisa muncul dan mendorong IHSG terkoreksi ke area 7.785-7.904.

“Kami perkirakan IHSG masih berpeluang menguat dalam jangka pendek untuk menguji 8.028-8.102 sekaligus menutup gap-nya, namun waspadai akan adanya peluang koreksi ke 7.785-7.904,” ujar Herditya dalam analisa hariannya.

Adapun level support IHSG berada di 7.712-7.547. Sementara itu, jika penguatan berlanjut dan mampu menembus target awal, indeks berpotensi mengarah ke area resistance selanjutnya di 8.214-8.354.

Baca juga: IHSG Ditutup Menguat 1,22 Persen ke 8.031, Mayoritas Saham Naik

Senada, Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus, memperkirakan IHSG menguat terbatas dengan support dan resistance 7.800-8.320.

Saham apa saja yang dapat dicermati pada perdagangan hari ini di Bursa Efek Indonesia? Berikut rekomendasi dari dua sekuritas.

MNC Sekuritas:

Saham PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) ditutup di Rp 1.690. ARCI berada di awal gelombang wave [iii] dari wave 5, yang mengindikasikan peluang penguatan lanjutan. Dengan kondisi tersebut, saham ini direkomendasikan buy on weakness.

Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) ditutup pada harga Rp 7.500. BBCA saat ini berada pada bagian wave [ii] dari wave 1, yang secara teknikal masih membuka ruang penguatan setelah fase konsolidasi. Rekomendasi untuk saham ini adalah buy on weakness.

Saham PT Harum Energy Tbk (HRUM) ditutup di Rp 1.035. HRUM berada pada bagian wave [v] dari wave C, yang menandakan fase akhir dari struktur koreksi dan berpotensi diikuti penguatan terbatas. Saham ini juga direkomendasikan buy on weakness.

Saham PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) ditutup di harga Rp 2.550. JPFA berada di akhir wave (4) dari wave [C], yang mengindikasikan peluang masuknya fase penguatan berikutnya. Dengan mempertimbangkan kondisi teknikal tersebut, JPFA direkomendasikan buy on weakness.

Baca juga: IHSG Masih Tertekan, Saatnya Investor Balik ke Emiten Fundamental?

Pilarmas Investindo Sekuritas:

Saham PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) terakhir diperdagangkan di Rp 1.130. Saham ini memiliki area support di 1.000 dan resistance di 1.230. Adapun target harga jangka pendek di Rp 1.200.

Saham PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) tercatat di harga Rp 1.690. ARCI memiliki support di 1.605 dan resistance di 1.760. Target pergerakan saham ini berada di Rp 1.750.

Saham PT Harum Energy Tbk (HRUM) diperdagangkan di level Rp 1.035. HRUM memiliki support di 980 dan resistance di 1.080, dengan target jangka pendek di Rp 1.070.

Disclaimer: Artikel ini tidak bertujuan mengajak membeli atau menjual saham. Seluruh rekomendasi berasal dari analis sekuritas. Keputusan investasi menjadi tanggung jawab investor. Pastikan melakukan riset mandiri sebelum menentukan pilihan.

Tag:  #peluang #rebound #berlanjut #hari #ihsg #mengarah #area #8102

KOMENTAR