Derivatif Kripto Kian Diminati, Aktivitas Trading Pintu Futures Melonjak
Ilustrasi aset kripto, kripto.(UNSPLASH/ART RACHEN)
19:28
22 Januari 2026

Derivatif Kripto Kian Diminati, Aktivitas Trading Pintu Futures Melonjak

Minat masyarakat Indonesia terhadap perdagangan derivatif kripto menunjukkan peningkatan tajam sepanjang akhir 2025.

Hal itu tercermin dari kinerja Pintu Futures, produk derivatif kripto milik PT Pintu Kemana Saja, yang mencatat lonjakan Monthly Trading Users (MTU) hampir 500 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) pada kuartal IV 2025 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Tidak hanya dari sisi jumlah trader aktif bulanan, kinerja perdagangan juga meningkat signifikan.

Ilustrasi aset kripto. Aturan pajak kripto baru resmi berlaku mulai 1 Agustus 2025.PEXELS/RDNE STOCK PROJECT Ilustrasi aset kripto. Aturan pajak kripto baru resmi berlaku mulai 1 Agustus 2025.

Head of Product Marketing PINTU Iskandar Mohammad mengatakan, volume transaksi derivatif kripto di Pintu Futures pada kuartal IV 2025 melonjak lebih dari 370 persen dibandingkan kuartal IV 2024.

“Performa positif tidak hanya ditunjukkan dari kenaikan signifikan MTU, namun secara volume trading, perdagangan derivatif kripto di Pintu Futures meningkat dalam periode yang sama yakni kuartal IV 2025 dibandingkan dengan kuartal IV 2024 naik lebih dari 370 persen,” ujar Iskandar dalam keterangan tertulis, Kamis (22/1/2026).

Selain volume transaksi, frekuensi perdagangan di platform tersebut juga tumbuh pesat. Dalam periode yang sama, frekuensi trading tercatat naik lebih dari 300 persen.

Jumlah pengguna aktif meningkat sebesar 226 persen, sementara frekuensi deposit melonjak lebih dari 450 persen.

Strategi long–short dan akses edukasi

Iskandar menjelaskan, karakteristik derivatif kripto yang memungkinkan pengambilan posisi long maupun short menjadi salah satu faktor yang mendorong minat trader.

Ilustrasi aset kripto. SHUTTERSTOCK/CHINNAPONG Ilustrasi aset kripto.

Instrumen ini memberi ruang bagi pengguna untuk menyesuaikan strategi dengan berbagai kondisi pasar, baik ketika harga bergerak naik maupun turun.

“Perdagangan derivatif kripto membuka kesempatan bagi trader untuk mengoptimalkan strategi trading dalam berbagai kondisi pasar. Trader dapat mengambil posisi long maupun short sesuai dengan analisis dan strategi masing-masing,” kata Iskandar.

Ia menambahkan, PINTU juga menyediakan akses edukasi gratis melalui Pintu Academy yang dapat diakses melalui situs dan aplikasi resmi perusahaan.

Fasilitas edukasi tersebut disiapkan sebagai bekal bagi pengguna sebelum terjun ke perdagangan futures atau derivatif kripto.

“Selain itu, kami juga menyediakan platform edukasi gratis melalui Pintu Academy yang dapat diakses melalui situs pintu.co.id maupun aplikasi PINTU, sebagai bekal bagi trader sebelum melakukan perdagangan futures atau derivatif kripto,” ujarnya.

Fitur perdagangan dan ragam aset

Untuk mendukung aktivitas perdagangan, Pintu Futures dilengkapi sejumlah fitur yang dirancang untuk mempermudah pengelolaan risiko dan strategi transaksi.

Fitur tersebut antara lain advanced order type, initial margin buffer, adjustable leverage hingga 25 kali, price protection, serta fasilitas take profit dan stop loss.

Dari sisi pilihan aset, pengguna Pintu Futures dapat memperdagangkan lebih dari 180 aset kripto. Ragam token tersebut memberi fleksibilitas bagi trader dalam menyusun portofolio maupun strategi derivatif sesuai preferensi masing-masing.

Insentif dan pertumbuhan pasar kripto nasional

Dalam upaya mendorong adopsi, PINTU juga menawarkan insentif bagi pengguna baru yang pertama kali mencoba perdagangan di Pintu Futures. Perusahaan memberikan reward berupa stablecoin USDT dengan nilai hingga Rp 2 juta.

Ilustrasi aset kripto. PIXABAY/WORLDSPECTRUM Ilustrasi aset kripto.

“Untuk terus mendorong peningkatan trading di Pintu Futures, kami memberikan reward dalam bentuk stablecoin USDT hingga Rp 2 juta bagi pengguna PINTU yang melakukan trading pertama kali di Pintu Futures,” kata Iskandar.

Ia menyampaikan optimisme bahwa berbagai inisiatif dan inovasi produk yang dihadirkan dapat terus menarik minat masyarakat Indonesia terhadap perdagangan derivatif kripto melalui aplikasi yang terdaftar resmi di dalam negeri.

Skala global masih jauh lebih besar

Data global menunjukkan ruang pertumbuhan pasar derivatif kripto masih terbuka lebar. Mengutip Coinglass, total perdagangan derivatif kripto secara global sepanjang 2025 mencapai 85,70 triliun dollar AS atau sekitar Rp 1.445 kuadriliun.

Sementara itu, dari sisi domestik, nilai transaksi derivatif kripto masih relatif kecil. Berdasarkan data bursa kripto CFX, total perdagangan derivatif kripto nasional pada periode September 2024 hingga September 2025 tercatat sebesar Rp 73,8 triliun.

Perbandingan tersebut menunjukkan jarak yang lebar antara skala pasar global dan domestik, sekaligus menggambarkan potensi pertumbuhan industri derivatif kripto di Indonesia.

Risiko tetap menjadi perhatian

Di tengah pertumbuhan tersebut, Iskandar mengingatkan bahwa perdagangan derivatif kripto memiliki karakteristik risiko tinggi.

Menurut dia, pemahaman yang memadai dan disiplin manajemen risiko menjadi faktor penting bagi setiap trader.

“Masyarakat secara umum pasti sudah mengetahui bahwa derivatif crypto bersifat high risk high return. Untuk itu, persiapan yang matang sangat penting sebelum melakukan trading futures crypto, perketat manajemen risiko, dan terpenting adalah Do Your Own Research (DYOR) karena semua keputusan investasi atau trading adalah tanggung jawab setiap trader atau investor,” tutur Iskandar.

Tag:  #derivatif #kripto #kian #diminati #aktivitas #trading #pintu #futures #melonjak

KOMENTAR