KAI Logistik Angkut 22,9 Juta Ton Barang Sepanjang 2025
PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat peningkatan kinerja angkutan barang sepanjang Januari-November 2025. Total barang energi dan logistik yang diangkut mencapai 63,6 juta ton.(DOK. KAI LOGISTIK)
21:24
21 Januari 2026

KAI Logistik Angkut 22,9 Juta Ton Barang Sepanjang 2025

— KAI Logistik, anak usaha PT Kereta Api Indonesia (Persero), menutup tahun 2025 dengan capaian pengelolaan barang sebesar 22,9 juta ton.

Capaian tersebut mencerminkan peran perusahaan dalam industri logistik nasional, khususnya pada layanan logistik berbasis kereta api.

Dari total volume tersebut, pengelolaan batu bara masih menjadi kontributor utama dengan volume sekitar 16,9 juta ton.

KAI Logistik, anak usaha PT Kereta Api Indonesia (Persero) membuka peluang usaha bagi ibu rumah tangga untuk menjadi mitra atau agen KALOG Express.DOK. KAI LOGISTIK KAI Logistik, anak usaha PT Kereta Api Indonesia (Persero) membuka peluang usaha bagi ibu rumah tangga untuk menjadi mitra atau agen KALOG Express.

Selanjutnya, layanan pra-purna BBM/BBK tercatat sebesar 3,1 juta ton, layanan kontainer 2,5 juta ton, angkutan semen dan limbah B3 sekitar 432 ribu ton, serta layanan kurir sebesar 65,6 ribu ton.

Direktur Utama KAI Logistik Yuskal Setiawan mengatakan, sepanjang 2025 perusahaan menghadapi dinamika dan tantangan industri.

“Tahun 2025 menjadi tahun penuh dinamika dan tantangan. Walaupun capaian kinerja volume menunjukkan sedikit penurunan dibandingkan tahun 2024, namun Perseroan dapat membukukan pendapatan usaha dengan pertumbuhan 4 persen sebesar Rp 1,1 triliun,” ujar Yuskal dalam keterangan tertulis, Rabu (21/1/2026).

Ia menjelaskan, dinamika industri, terutama pada sektor batu bara, berpengaruh terhadap kinerja volume perusahaan.

“Walaupun perseroan menghadapi tantangan pada layanan pengelolaan batu bara, namun Perusahaan juga menunjukkan pertumbuhan pada segmen layanan lain seperti angkutan kontainer, angkutan Limbah B3, layanan pra-purna BBM/BBK hingga angkutan ritel,” kata Yuskal.

Pada segmen angkutan kontainer, volume tumbuh 8 persen.

Pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan kapasitas melalui penambahan rangkaian dan perjalanan kereta api kontainer, penguatan ekosistem logistik halal, serta komitmen green logistics dengan pencantuman emisi karbon pada invoice pelanggan.

KAI Logistik, anak usaha PT Kereta Api Indonesia (Persero), mengumumkan program bantuan logistik gratis untuk mendukung pemulihan pascabencana di sejumlah wilayah Sumatra. DOK. KAI LOGISTIK KAI Logistik, anak usaha PT Kereta Api Indonesia (Persero), mengumumkan program bantuan logistik gratis untuk mendukung pemulihan pascabencana di sejumlah wilayah Sumatra.

Sementara itu, layanan Limbah B3 menjadi segmen dengan pertumbuhan tertinggi, yakni 37 persen.

Volume angkutan limbah B3 mencapai lebih dari 14.000 ton, meningkat dari sekitar 10.000 ton pada tahun sebelumnya.

“Layanan ritel menunjukkan pertumbuhan signifikan sebesar 11 persen. Berbagai ekspansi dilakukan di sepanjang tahun 2025 di antaranya perluasan cakupan layanan termasuk ke seluruh Indonesia, perluasan titik layanan service point, penguatan kolaborasi dan kemitraan dengan pihak-pihak strategis, hingga penyempurnaan layanan seperti perlindungan asuransi sepeda motor dan layanan digital kurir melalui aplikasi KAI Logistik TRAX,” lanjut Yuskal.

Selain penguatan pada layanan berbasis kereta api, KAI Logistik juga mengembangkan layanan non-kereta api sepanjang 2025, seperti freight forwarding dan project logistics.

Layanan tersebut menjadi bagian dari portofolio perusahaan dalam pengelolaan logistik berskala besar dan bermuatan berat.

Penguatan rantai pasok juga dilakukan melalui sektor pergudangan. Perusahaan meningkatkan kapasitas layanan dengan membangun gudang di Cirebon yang mengedepankan prinsip efisiensi energi.

Fasilitas gudang seluas 1.452 meter persegi tersebut dilengkapi teknologi dan sistem manajemen energi, termasuk penggunaan panel surya on-grid berkapasitas 20.000 watt.

“Capaian sepanjang 2025 menjadi dasar bagi perusahaan untuk melangkah lebih kuat di tahun 2026. Melalui berbagai langkah penyempurnaan dan peningkatan berkelanjutan, perusahaan berkomitmen memperkuat kinerja operasional, kualitas layanan, dan daya saing guna menjawab tantangan industri logistik ke depan,” tutur Yuskal.

Tag:  #logistik #angkut #juta #barang #sepanjang #2025

KOMENTAR