Purbaya Beri Sinyal Bakal Otak-atik Anggaran MBG Pekan Depan
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa ditemui di Kementerian Keuangan pada Selasa (20/1/2026).(KOMPAS.com/DEBRINATA RIZKY)
09:52
21 Januari 2026

Purbaya Beri Sinyal Bakal Otak-atik Anggaran MBG Pekan Depan

- Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memberikan sinyal bakal menyisir anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) di pekan depan.

Menurutnya jika berkaca dari realisasi tahun 2025, Purbaya memperkirakan penyerapan anggaran program MBG tahun ini juga tidak terserap penuh, dengan proyeksi penyerapan setidaknya berkisar Rp 200 triliun.

“Kalau kami hitung, paling Rp 200 triliun juga cukup mungkin. Tapi nanti kami lihat. Kami akan lihat yang inefisien saja. Tapi program itu program bagus, kami akan dukung supaya jalannya maksimal," ujar Purbaya ditemui di Kementerian Keuangan pada Selasa (20/1/2026).

Sekadar informasi anggaran MBG tahun ini dialokasikan sebesar Rp 335 triliun.

Namun, Purbaya akan mengevaluasi rencana anggaran untuk memastikan dana terserap optimal.

Mantan Bos LPS ini mencontohkan rencana anggaran MBG tahun 2025, yang mengalokasikan dana untuk pembelian kendaraan bermotor roda dua untuk mendukung implementasi program.

Namun, masih ada kendaraan yang belum terdistribusi hingga akhir tahun anggaran.

“Lumayan kan bisa saya coret (pos anggaran). Tapi saya akan lihat, masih ada atau nggak (pos anggaran) itu,” katanya.

Sebelumnya, berdasarkan data pada APBN KiTa edisi Januari 2026, program MBG menyerap anggaran sebesar Rp 51.500.000.000 per 31 Desember 2025, setara 72,5 persen dari pagu Rp 71.000.000.000 pada APBN 2025.

Nilai manfaat yang langsung diterima oleh masyarakat sebesar Rp 43.300.000.000.

Anggaran itu disalurkan untuk penyediaan makanan bergizi bagi siswa, balita, ibu hamil/menyusui, serta guru dan tenaga kependidikan di Indonesia.

Secara angka, jumlah penerima manfaat program MBG mencapai 56,13 juta dari target 82,9 juta penerima yang tersebar di 38 provinsi.

Dari segi keterlibatan pelaku usaha, program MBG telah dilaksanakan oleh 19.343 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh Indonesia dan menyerap 789.319 pekerja.

Sedangkan untuk tahun anggaran 2026, pemerintah mengalokasikan anggaran senilai Rp 335 triliun untuk kelanjutan program MBG.

di mana belanja yang disalurkan melalui kementerian/lembaga (K/L), tepatnya Badan Gizi Nasional (BGN), hanya sebesar Rp 268 triliun.

Sementara Rp 67 triliun sisanya dicadangkan, setara dengan 20 persen dari total anggaran.

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana menargetkan pembangunan 33.000 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur program makan bergizi gratis (MBG) di tahun 2026.

Dadan menuturkan, pemerintah juga menyiapkan skema pembangunan dapur MBG di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) pada tahun ini.

Pembangunan masif ini ditujukan untuk memenuhi target 82,9 juta penerima manfaat MBG.

"Kami targetkan di 2026 ini ada minimal 27.000 SPPG aglomerasi, ditambah dengan 8.558 di daerah terpencil. Jadi total akan ada sekitar 33.000 SPPG," tutur Dadan saat ditemui di Menara Kompas, Jakarta Pusat, Senin (19/1/2026).

Tag:  #purbaya #beri #sinyal #bakal #otak #atik #anggaran #pekan #depan

KOMENTAR