KPPU Gandeng Organisasi Masyarakat Perkuat Persaingan Usaha di ASEAN
Ketua KPPU M Fanshurullah Asa Fanshurullah menerima kunjungan delegasi mantan anggota KPPU periode I sekaligus Dewan Penasihat ASEAN Competition Institute (ACI) Soy M Pardede serta Ketua ACI sekaligus mantan Ketua KPPU periode 2015 M Syarkawi Rauf, di Gedung KPPU, Jakarta, Rabu (14/1/2026).(Dok. KPPU)
15:28
20 Januari 2026

KPPU Gandeng Organisasi Masyarakat Perkuat Persaingan Usaha di ASEAN

- Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) M Fanshurullah Asa menegaskan komitmen KPPU untuk bekerja sama dengan berbagai organisasi masyarakat yang berfokus pada isu persaingan usaha.

Komitmen tersebut disampaikan Fanshurullah saat menerima kunjungan delegasi mantan anggota KPPU periode I sekaligus Dewan Penasihat ASEAN Competition Institute (ACI) Soy M Pardede serta Ketua ACI sekaligus mantan Ketua KPPU periode 2015 M Syarkawi Rauf, di Gedung KPPU, Jakarta, Rabu (14/1/2026).

Dalam pertemuan itu, kedua pihak membahas peran strategis organisasi masyarakat sebagai institusi pendukung pengembangan kebijakan dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di bidang persaingan usaha, khususnya di kawasan ASEAN.

Dari sisi KPPU mendorong lahirnya berbagai organisasi masyarakat khusus persaingan usaha agar mampu berperan lebih efektif, profesional, dan berkelanjutan dalam mendukung kebijakan serta penegakan hukum persaingan usaha di kawasan Asia Tenggara.

Pasalnya, penguatan kerja sama persaingan usaha lintas negara dinilai menjadi kebutuhan mendesak di tengah menguatnya integrasi ekonomi ASEAN.

Fanshurullah menyatakan bahwa partisipasi masyarakat dibutuhkan untuk mencapai tujuan strategis ASEAN bidang persaingan usaha 2026-2030, yakni membantu perkembangan pasar yang adil di kawasan Asia Tenggara.

“Indonesia harus tetap bisa menjadi contoh negara dengan pertumbuhan persaingan usaha yang signifikan, termasuk dalam mendorong peran serta masyarakat untuk turut andil guna mendukung tujuan di kawasan,” ujar Fanshurullah dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Selasa (20/1/2026).

Berdasarkan catatan KPPU, berbagai organisasi masyarakat khusus persaingan usaha telah berkembang di Indonesia, antara lain Anti Monopoly and Competition Law Consultant Association (AMCO), Fair Competition Network (FCN), Indonesian Competition Lawyers Association (ICLA), dan Forum Dialog Persaingan Usaha (FDPU).

Perkuat peran ACI

Pada pertemuan tersebut, Fanshurullah mengungkapkan bahwa keberadaan ACI, yang telah diinisiasi sejak 2008 untuk menangani isu persaingan usaha di Indonesia dan Asia Tenggara, dapat berkontribusi positif dalam menciptakan kawasan yang kompetitif.

"Inisiatif Pak Soy M Pardede, figur penting bagi awal tumbuhnya persaingan usaha di ASEAN, sangat krusial dalam membantu Indonesia untuk mengembangkan kawasan ASEAN yang kompetitif," ucapnya.

Menurut Fanshurullah, peran ACI dapat diperkuat melalui penataan ulang kelembagaan organisasi masyarakat.

Langkah ini bertujuan agar ACI dapat tumbuh lebih besar, dikelola secara profesional, memiliki keberlanjutan jangka panjang, serta memperluas jejaring kerja sama dengan otoritas persaingan usaha di negara-negara ASEAN dan mitra internasional lainnya.

Selain itu, KPPU juga mendorong ACI agar lebih aktif membangun komunikasi dan koordinasi dengan mantan pimpinan otoritas persaingan usaha, pelaku usaha, serta kalangan akademisi di ASEAN.

Upaya tersebut dinilai strategis untuk mengokohkan posisi dan peran kelembagaan organisasi, sekaligus memperkuat legitimasi dan kepercayaan dalam menjalin kerja sama di tingkat regional dan global.

Tag:  #kppu #gandeng #organisasi #masyarakat #perkuat #persaingan #usaha #asean

KOMENTAR