Harga Makin Naik, Gen Z dan Milenial Kompak Borong Beli Emas
- Penjualan emas BSI melalui aplikasi BYOND mencapai 2,18 ton hingga Desember 2025, didominasi nasabah Gen Z dan milenial.
- BSI sebagai bank emas pertama menawarkan layanan lengkap, termasuk perdagangan, penjualan, dan penitipan emas secara digital.
- Investasi emas digital di BYOND memungkinkan transaksi 24 jam mulai dari Rp50.000 serta fasilitas cicil dan gadai emas.
Lonjakan harga emas dalam kurun waktu satu tahun terakhir mendorong minat masyarakat terhadap instrumen emas makin tinggi.
Hal ini juga didorong atas kebijakan pemerintah untuk memaksimalkan potensi emas dan memonetisasi investasi emas melalui Bank Emas (bullion bank) dengan cara yang mudah.
Sebagai bank emas pertama di Indonesia, BSI memiliki izin perdagangan emas, penjualan emas dan penitipan emas. Dengan adanya tiga izin ini, layanan bank emas BSI cukup lengkap dan komprehensif di masyarakat.
Direktur Distribution and Sales BSI, Anton Sukarna, mengungkap hingga Desember 2025, penjualan emas BSI melalui BYOND menembus 2,18 ton emas.
Adapun, pembelinya didominasi oleh generasi Z dan milenial.
"Alhamdulillah jumlah nasabah khusus bulion bank juga telah menembus 500 ribu yang didominasi rentang usia 20-40 tahun atau kategori Gen-Z dan Gen Milenial".ujarnya dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Jumat (16/1/2026).
Tak hanya meningkatkan secara jumlah, layanan bullion juga memperluas jangkauan nasabah karena layanan emas dianggap inklusif dan dapat diterima semua kalangan.
Superapps BYOND dirancang tidak hanya sebagai aplikasi perbankan digital, tetapi sebagai ekosistem layanan keuangan dan gaya hidup islami yang komprehensif.
Melalui BYOND, BSI menghadirkan kemudahan transaksi finansial sekaligus mendukung pengelolaan transaksi finansial, investasi maupun aktivitas sosial dalam satu platform.
Saat ini ajakan beli emas cukup dengan Rp50 ribuan terus disosialisasikan agar generasi muda mulai aware akan invetasi emas melalui BSI.
"Emas ini sifatnya investas jangka menengah dan panjang, cocok untuk kebutuhan seperti perencanaan haji, Pendidikan, maupun dana darurat yang sifatnya membutuhkan dana cepat", tambah Anton.
Akselerasi digital menjadi fokus BSI jangka panjang dan akan terus dilakukan inovasi sehingga BSI mampu bersaing dan menjadi pilihan utama masyarakat.
Saat ini, BSI juga terus melakukan improvisasi melalui superapps BYOND yang dibangun untuk mendekatkan BSI ke nasabah.
Sejak launching pada 26 Februari 2025, atau dalam waktu kurang dari satu tahun harga emas bullion naik 56,22 persen Year to Date.
Investasi emas di BSI dilakukan secara digital melalui layanan Bank Emas pada superapps BYOND by BSI.
Nasabah dapat bertransaksi realtime 24 jam dengan investasi awal cukup murah di kisaran Rp50 ribuan. Melalui BYOND, nasabah dapat membeli emas, jual emas, transfer emas, atau mencetak emas yang dimiliki.
PerbesarPramuniaga menunjukkan emas batangan di sebuah gerai Galeri 24, Jakarta, Jumat (9/1/2026). [Suara.com/Alfian Winanto]Selain nilai investasi dapat dilihat secara langsung pada BYOND, kepemilikan emas melalui aplikasi adalah jaminan keamanan karena nasabah tak perlu kuatir emas fisiknya hilang karena emas fisik disimpan di smart vault bank.
Selain melakukan investasi emas melalui BYOND, melalui mobile banking tersebut nasabah juga dapat mengajukan cicil emas dan gadai emas.
Fasilitas cicil emas dapat dimanfaatkan bagi nasabah yang ingin membeli emas dengan harga hari ini dan kemudian mencicil hingga lunas.
Tag: #harga #makin #naik #milenial #kompak #borong #beli #emas