Rupiah Melemah, BI Beberkan Upaya Stabilisasi Nilai Tukar
Ilustrasi rupiah. (PIXABAY/MOHAMAD TRILAKSONO)
13:12
14 Januari 2026

Rupiah Melemah, BI Beberkan Upaya Stabilisasi Nilai Tukar

Bank Indonesia (BI) terus berupaya menjaga stabilitas nilai tukar rupiah yang tengah melemah akibat tekanan di pasar keuangan global.

Pada perdagangan Selasa (13/1/2025), rupiah ditutup melemah 1,04 persen secara year-to-date (ytd) ke level Rp 16.860 per dollar AS.

Kepala Departemen Pengelolaan Moneter dan Aset Sekuritas BI Erwin G. Hutapea mengatakan, berbagai upaya untuk menjaga stabilitas rupiah terus dilakukan BI.

Mulai dengan intervensi Non-Deliverable Forward (NDF) di pasar off-shore di kawasan Asia, Eropa, dan Amerika, serta intervensi di pasar domestik melalui transaksi spot, Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF), dan pembelian surat berharga negara (SBN) di pasar sekunder.

"BI konsisten menjaga stabilitas nilai tukar sehingga dapat menjaga stabilitas dan mendukung pertumbuhan ekonomi," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (14/1/2026).

Erwin memastikan, BI akan terus melakukan intervensi di pasar keuangan untuk memastikan nilai tukar rupiah bergerak sesuai dengan nilai fundamental dan mekanisme pasar yang sehat.

Bank sentral juga akan terus mengoptimalkan instrumen operasi moneter pro-market untuk memperkuat efektivitas transmisi kebijakan moneter dan menjaga kecukupan likuiditas.

"Sehingga dapat mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dengan tetap mencapai sasaran inflasi serta menjaga stabilitas rupiah," sambungnya.

Selain itu, berlanjutnya aliran masuk modal asing, terutama ke instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) dan pasar saham yang secara neto mencapai Rp 11,11 triliun pada Januari 2026 juga mendukung terkendalinya stabilitas rupiah.

Masuknya alira modal asing itu sejalandengan persepsi investor global terhadap Indonesia yg tetap positif, tercermin dari premi risiko CDS Indonesia tenor 5 tahun yang berada pada level rendah, sekitar 72 bps.

Erwin juga menilai ketahanan eksternal tetap baik, terlihat dari cadangan devisa yang pada akhir Desember 2025 sebesar 156,5 miliar dollar AS atau setara dengan 6,4 bulan impor.

"(Cadangan devisa) memadai sebagai buffer dalam menghadapi tekanan pasar keuangan global," tukasnya.

Tag:  #rupiah #melemah #beberkan #upaya #stabilisasi #nilai #tukar

KOMENTAR