10 Aturan Uang Orang Kaya yang Membuat Kekayaan Terus Bertumbuh
Orang kaya tidak sekadar mengejar penghasilan besar. Mereka membangun kekayaan dengan prinsip keuangan yang dijalankan konsisten dalam jangka panjang()
12:44
10 Januari 2026

10 Aturan Uang Orang Kaya yang Membuat Kekayaan Terus Bertumbuh

- Kekayaan jarang tercipta secara instan. Di balik akumulasi aset yang besar, terdapat prinsip keuangan yang diterapkan secara disiplin dan berulang dalam waktu panjang.

Orang kaya umumnya tidak bergantung pada keberuntungan atau lonjakan pendapatan sesaat. Mereka membangun sistem yang membuat uang terus bekerja, bahkan ketika tidak lagi menukar waktu dengan penghasilan.

Prinsip tersebut dikenal sebagai money rules atau hukum kekayaan, yakni seperangkat kebiasaan dan strategi yang membedakan mereka yang membangun kekayaan berkelanjutan dengan mereka yang hanya bergantung pada gaji.

Dikutip dari New Trader U, Sabtu (10/1/2026), berikut 10 aturan uang yang menjadi fondasi finansial orang kaya.

1. Hukum Penciptaan Nilai (Value Creation)

Orang kaya memahami bahwa penghasilan ditentukan oleh nilai yang diberikan dan skala penerimanya. Fokus mereka bukan pada jumlah jam kerja, melainkan pada seberapa besar masalah yang bisa diselesaikan.

Perbedaan ini terlihat jelas antara profesi dengan nilai tinggi tetapi skala terbatas dan pengusaha yang mampu menjangkau jutaan orang. Untuk menghasilkan jutaan, nilai yang diberikan juga harus menjangkau jutaan pihak.

2. Bayar Diri Sendiri Lebih Dulu

Sebagian besar orang membayar kebutuhan hidup terlebih dahulu dan menabung dari sisa penghasilan. Orang kaya melakukan kebalikannya dengan mengutamakan tabungan dan investasi sejak awal menerima pendapatan.

Target investasi minimal 20 persen dari pendapatan kotor dijadikan kewajiban, bukan pilihan. Pola ini memaksa pengendalian pengeluaran dan menempatkan masa depan finansial sebagai prioritas utama.

3. Utamakan Aset, Hindari Liabilitas

Aset menghasilkan arus kas, seperti properti sewaan, saham dividen, atau bisnis. Sebaliknya, liabilitas justru menguras uang, mulai dari cicilan kendaraan hingga utang konsumtif.

Orang kaya membangun portofolio aset terlebih dahulu. Kemewahan dibeli dari hasil aset, bukan dari pendapatan utama. Setiap keputusan belanja selalu diawali pertanyaan: menghasilkan atau justru menghabiskan uang.

4. Manfaatkan Kekuatan Bunga Majemuk

Aturan 72 digunakan untuk memperkirakan waktu pelipatan nilai investasi dengan membagi 72 dengan tingkat imbal hasil tahunan.

Dengan imbal hasil 8 persen, investasi berlipat dalam sekitar sembilan tahun. Pada tingkat 10 persen, waktunya menyusut menjadi sekitar tujuh tahun. Karena itu, waktu dipandang sebagai faktor paling menentukan dalam pertumbuhan kekayaan.

5. Pilih Kepemilikan daripada Konsumsi

Alih-alih membeli produk, orang kaya lebih memilih memiliki perusahaan melalui saham, properti, atau bisnis.

Kepemilikan memungkinkan partisipasi dalam pertumbuhan ekonomi jangka panjang. Konsumsi hanya memberi kepuasan sesaat, sementara kepemilikan menciptakan pendapatan dan apresiasi nilai dalam waktu puluhan tahun.

6. Kendalikan Kenaikan Gaya Hidup

Kenaikan penghasilan sering diikuti kenaikan pengeluaran. Orang kaya justru menjaga selisih antara pendapatan dan belanja agar tetap lebar.

Biaya tetap, seperti rumah dan kendaraan, dijaga di bawah 50 persen dari pendapatan bersih. Selisih tersebut menjadi bahan bakar utama untuk investasi dan akumulasi aset.

7. Bangun Banyak Sumber Penghasilan

Mengandalkan satu sumber pendapatan dinilai berisiko. Orang kaya menyebar risiko dengan membangun berbagai aliran penghasilan.

Sumber tersebut meliputi dividen saham, sewa properti, laba usaha, bunga simpanan, dan keuntungan investasi. Meski memerlukan waktu dan modal awal, strategi ini mempercepat pertumbuhan kekayaan.

8. Investasi pada Diri Sendiri

Keterampilan dan pengetahuan dipandang sebagai aset utama, terutama pada tahap awal membangun kekayaan.

Investasi ini tidak terbatas pada pendidikan formal, tetapi juga sertifikasi profesional, keterampilan bisnis, negosiasi, penjualan, hingga kemampuan berpikir strategis yang meningkatkan kapasitas penghasilan.

9. Manfaatkan Utang secara Produktif

Utang konsumtif dihindari, tetapi utang berbunga rendah digunakan untuk membeli aset yang nilainya tumbuh.

Properti menjadi contoh umum, di mana pinjaman memungkinkan penguasaan aset besar dengan modal terbatas, sekaligus menghasilkan pendapatan dan apresiasi nilai. Prinsipnya, imbal hasil aset harus melampaui biaya utang.

10. Utamakan Implementasi

Pengetahuan finansial tidak berarti tanpa tindakan. Orang kaya berani bertindak, gagal, menyesuaikan strategi, dan mencoba kembali.

Mereka memahami bahwa tindakan yang tidak sempurna lebih bernilai dibanding perencanaan ideal yang tidak pernah dijalankan. Risiko terbesar justru datang dari sikap menunda.

Tag:  #aturan #uang #orang #kaya #yang #membuat #kekayaan #terus #bertumbuh

KOMENTAR