Cara Skrining BPJS Kesehatan 2026 lewat JKN Mobile dan Website Resmi
Mulai 2026, skrining BPJS Kesehatan menjadi bagian penting dalam layanan JKN. Peserta kini bisa mengecek risiko penyakit secara mandiri lewat JKN Mobile maupun website resmi.(Muhammad Idris/Money.kompas.com)
17:36
3 Januari 2026

Cara Skrining BPJS Kesehatan 2026 lewat JKN Mobile dan Website Resmi

– Skrining BPJS Kesehatan kini bukan lagi sekadar layanan tambahan. Memasuki 2026, skrining riwayat kesehatan menjadi bagian penting dalam mekanisme pelayanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Pada skrining BPJS kesehatan 2026, peserta bisa melakukan pemeriksaan awal secara mandiri melalui website resmi maupun aplikasi JKN Mobile, tanpa harus datang ke fasilitas kesehatan.

Melalui layanan ini, peserta BPJS Kesehatan dapat mengetahui gambaran awal risiko penyakit tidak menular, seperti diabetes melitus, hipertensi, jantung koroner, hingga penyakit ginjal kronis.

Proses skrining BPJS Kesehatan dilakukan secara online dengan mengisi formulir dan menjawab pertanyaan terkait kondisi kesehatan.

Apa Itu Skrining BPJS Kesehatan?

Skrining BPJS adalah layanan penilaian kesehatan awal yang bertujuan memetakan risiko penyakit tidak menular (PTM) pada peserta JKN.

Program ini diperuntukkan bagi peserta BPJS Kesehatan berusia 15 tahun ke atas dan dapat diakses secara daring kapan saja.

Dalam proses skrining BPJS Kesehatan, peserta diminta menjawab pertanyaan seputar kondisi kesehatan pribadi, kebiasaan hidup, serta riwayat penyakit keluarga.

Hasil skrining memberikan gambaran tingkat risiko kesehatan peserta. Jika ditemukan risiko kategori tertentu, peserta disarankan melanjutkan konsultasi ke FKTP untuk pemeriksaan lanjutan.

Berapa Kali Skrining BPJS Kesehatan Dilakukan?

BPJS Kesehatan menetapkan bahwa skrining riwayat kesehatan dilakukan satu kali dalam setahun untuk setiap peserta JKN.

Ketentuan ini mulai berlaku pada 2026. Peserta yang belum mengisi skrining BPJS Kesehatan berpotensi mengalami kendala saat mendaftar pelayanan di FKTP, seperti puskesmas atau klinik tempat terdaftar.

Skrining tahunan dinilai cukup untuk mengevaluasi potensi risiko penyakit kronis serta memungkinkan tenaga medis melakukan tindak lanjut yang tepat.

Lalu, bagaimana cara skrining BPJS Kesehatan 2026 yang benar? 

Cara Skrining BPJS Kesehatan 2026 Secara Online

Dikutip dari pemberitaan Kompas.com sebelumnya, berikut panduan cara skrining BPJS Kesehatan melalui website resmi:

  • Buka laman https://webskrining.bpjs-kesehatan.go.id/skrining
  • Masukkan identitas peserta berupa NIK atau nomor kartu BPJS, tanggal lahir, dan kode captcha
  • Klik “Cari Peserta”, lalu pilih “Setuju”
  • Lengkapi data diri, mulai dari berat badan, tinggi badan, pendidikan terakhir, nomor handphone, hingga kontak keluarga
  • Jawab seluruh pertanyaan skrining yang berkaitan dengan kondisi kesehatan, riwayat penyakit, dan pola konsumsi harian
  • Jika seluruh data sudah terisi, klik “Simpan”

Setelah proses selesai, sistem akan langsung menampilkan hasil skrining BPJS Kesehatan, termasuk tingkat risiko diabetes, hipertensi, jantung koroner, dan gangguan ginjal.

Cara Skrining BPJS lewat Aplikasi Mobile JKN

Selain melalui website, skrining BPJS Kesehatan 2026 juga dapat dilakukan lewat aplikasi Mobile JKN. Berikut langkah-langkahnya:

  • Pertama, unduh aplikasi Mobile JKN melalui Play Store atau App Store.
  • Setelah terpasang, login menggunakan akun Mobile JKN yang telah terdaftar.
  • Pada halaman utama aplikasi, pilih menu “Lainnya”, lalu klik “Skrining Riwayat Kesehatan”.
  • Selanjutnya, pilih anggota keluarga yang akan mengikuti skrining dan setujui pemberitahuan persetujuan yang muncul.
  • Isi data diri secara lengkap dan jujur, seperti berat badan, tinggi badan, alamat, dan email.
  • Setelah itu, jawab seluruh pertanyaan skrining sesuai dengan kondisi kesehatan sebenarnya.

Setelah proses pengisian selesai, hasil skrining BPJS Kesehatan akan langsung ditampilkan di aplikasi. Keakuratan data yang diisi menjadi penting agar hasil skrining dapat mencerminkan kondisi kesehatan secara tepat.

Masa berlaku surat rujukan BPJS Kesehatan.Muhammad Idris/Money.kompas.com Masa berlaku surat rujukan BPJS Kesehatan.

Skrining BPJS Kesehatan di FKTP

Bagi peserta yang tidak terbiasa menggunakan layanan digital, skrining BPJS Kesehatan juga dapat dilakukan secara langsung di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), seperti puskesmas atau klinik tempat peserta terdaftar.

Peserta cukup membawa e-KTP atau kartu BPJS Kesehatan, baik fisik maupun digital, kemudian datang ke FKTP sesuai kepesertaan.

Selanjutnya, petugas kesehatan akan membantu proses pengisian skrining riwayat kesehatan dan melakukan pemeriksaan awal apabila diperlukan.

Manfaat Skrining BPJS bagi Peserta JKN

Melalui skrining BPJS, peserta dapat mengenali potensi masalah kesehatan lebih awal. Dengan demikian, langkah pencegahan maupun pemeriksaan lanjutan bisa dilakukan sebelum kondisi berkembang lebih serius.

Di sisi lain, data skrining juga membantu BPJS Kesehatan dalam menyusun layanan yang lebih preventif, terarah, dan sesuai dengan kebutuhan peserta.

Dengan kemudahan akses dan proses yang cepat, skrining BPJS Kesehatan menjadi solusi praktis untuk memantau kesehatan secara rutin pada 2026.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul:

Berapa Kali Skrining BPJS Kesehatan dalam Setahun?

Tag:  #cara #skrining #bpjs #kesehatan #2026 #lewat #mobile #website #resmi

KOMENTAR