Vale Indonesia (INCO) Hentikan Sementara Operasional Tambang
- PT Vale Indonesia Tbk (INCO) menghentikan sementara kegiatan operasi pertambangan di seluruh wilayah Izin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK).
Ini dilakukan lantaran persetujuan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) Tahun 2026 hingga kini belum diterbitkan.
Kabar ini disampaikan manajemen INCO lewat keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (2/1/2026).
Proses peleburan nikel PT Vale Indonesia
Menurut manajemen, penghentian sementara operasional pertambangan sebagai bentuk kepatuhan perseroan terhadap ketentuan hukum dan prinsip tata kelola perusahaan yang baik.
“Perseroan dengan ini menyampaikan bahwa persetujuan RKAB Tahun 2026 belum diterbitkan. Kondisi ini mengakibatkan perseroan secara hukum belum diperkenankan untuk melakukan kegiatan operasional pertambangan pada saat ini,” tulis manajemen INCO.
“Sebagai bentuk kepatuhan terhadap ketentuan hukum dan penerapan tata kelola perusahaan yang baik, perseroan menghentikan sementara kegiatan operasi pertambangan di seluruh wilayah IUPK perseroan hingga persetujuan resmi diterbitkan,” lanjut perseroan.
Manajemen mencatat tanpa persetujuan RKAB, emiten pertambangan ini secara hukum belum diperkenankan menjalankan kegiatan operasional pertambangan.
Meski operasional pertambangan dihentikan sementara, Vale Indonesia meyakini keterlambatan persetujuan RKAB 2026 tidak akan mengganggu keberlanjutan usaha secara keseluruhan.
Perusahaan berharap persetujuan RKAB dapat diterbitkan dalam waktu dekat sehingga kegiatan operasional dapat kembali berjalan normal.
Dari sisi dampak keuangan, perseroan juga menegaskan penundaan sementara aktivitas operasional tidak menimbulkan dampak material langsung terhadap kondisi keuangan saat ini.
Ilustrasi pengolahan bijih nikel. Vale Indonesia tetap berkomitmen menjaga stabilitas usaha, kesinambungan bisnis, serta keselamatan dan kesehatan kerja di seluruh lini operasional.
Selain itu, manajemen memastikan komitmennya untuk terus menjalankan praktik pertambangan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.
Vale Indonesia menyatakan tetap fokus pada pengelolaan sumber daya alam (SDA) secara prudent, mematuhi ketentuan hukum yang berlaku, serta memberikan nilai tambah berkelanjutan bagi para pemegang saham.
Manajemen menekankan langkah penghentian sementara ini sejalan dengan tujuan jangka panjang perseroan dalam mendukung pembangunan ekonomi nasional dan kesejahteraan masyarakat, serta menjaga kelestarian lingkungan hidup di wilayah operasional.
Untuk diketahui, saham INCO tercatat bergerak menguat pada perdagangan Jumat ini. Hingga pukul 11.55 WIB, harga saham INCO berada di level Rp 5.275 per saham, naik 100 poin atau 1,93 persen dibandingkan penutupan sebelumnya.
Sepanjang sesi perdagangan, saham INCO sempat bergerak fluktuatif di kisaran Rp 5.175 hingga Rp 5.425, sebelum kembali stabil di area Rp 5.200 hingga Rp 5.300.
Tag: #vale #indonesia #inco #hentikan #sementara #operasional #tambang