



Bitcoin Hari Ini Rayakan Ultah Ke-50 Satoshi Nakamoto, Sang Pencipta Misterius
– Komunitas kripto dunia hari ini merayakan ulang tahun ke-50 tokoh paling misterius di dunia finansial modern: Satoshi Nakamoto, pencipta Bitcoin.
Meski identitasnya masih menjadi teka-teki, tanggal lahir yang tercantum di profilnya di P2P Foundation—yakni Sabtu (5/4/1975)—telah menjadi bagian dari budaya perayaan tahunan bagi para pegiat Bitcoin.
Yang menarik, tanggal tersebut bukan sekadar angka acak. Dikutip dari Decrypt, Sabtu (5/4), tanggal 5 April punya makna historis yang mendalam.
Pada 5 April 1933, Presiden AS Franklin D. Roosevelt menandatangani Executive Order 6102 yang mewajibkan warga menyerahkan semua emas mereka kepada bank sentral. Langkah itu adalah bagian dari kebijakan New Deal untuk menyelamatkan ekonomi AS dari Depresi Besar.
Larangan kepemilikan emas oleh individu baru dicabut pada akhir 1974, dan mulai 1975 warga kembali bebas menyimpan emas.
Maka, tanggal 5 April 1975 menjadi simbol penting kebebasan moneter—sebuah pesan yang kemungkinan besar ingin disampaikan Nakamoto ketika memilih tanggal tersebut sebagai “hari lahirnya.”
Tak hanya momentum simbolik, tahun ini perayaan ulang tahun Satoshi juga bertepatan dengan langkah penting dalam sejarah Bitcoin.
Dikutip dari Cointelegraph, Sabtu (5/4), Presiden Donald Trump pada bulan lalu menandatangani perintah eksekutif yang menetapkan pembentukan Strategic Bitcoin Reserve dan Digital Asset Stockpile—sebuah tonggak penting yang mengintegrasikan Bitcoin ke dalam sistem keuangan nasional Amerika Serikat.
“Pada usia 50 tahun, warisan Nakamoto bukan lagi sekadar kode,” kata Anndy Lian, penulis dan ahli blockchain antar pemerintah. “Ini telah menjadi pilar utama kedaulatan ekonomi global.”
Dompet Bitcoin yang diyakini milik Nakamoto masih menyimpan lebih dari 1 juta BTC—setara sekitar Rp 1.379 triliun (dengan kurs Rp 16.400 per USD dan harga BTC USD 82.490).
Meski harga Bitcoin telah melesat dari USD 0 hingga rekor tertinggi USD 109.000 (Rp 1,78 miliar) pada Januari lalu, dompet itu tetap tidak tersentuh selama lebih dari 16 tahun.
Keputusan Nakamoto untuk tetap anonim dan tak mengklaim kekayaan fantastis tersebut dianggap sebagai langkah kunci yang menjaga semangat desentralisasi Bitcoin.
Bahkan, menurut analisis Arkham Intelligence, kekayaan Nakamoto bisa menjadikannya sebagai orang ke-16 terkaya di dunia, melampaui pendiri Microsoft Bill Gates.
Spekulasi soal siapa sebenarnya Satoshi—apakah Adam Back, Nick Szabo, atau bahkan lembaga intelijen pemerintah—masih terus bergulir. Namun, dalam banyak hal, anonimnya Nakamoto justru memperkuat nilai filosofi Bitcoin sebagai uang yang tidak dikendalikan satu pihak.
Hari ini, Satoshi Nakamoto tak sekadar sosok legendaris yang menciptakan solusi atas masalah double spending dalam sistem keuangan digital. Ia telah menjelma sebagai simbol perlawanan terhadap dominasi sistem keuangan terpusat, dan pionir dari era baru ekonomi global yang lebih terbuka, transparan, dan bebas.
Tag: #bitcoin #hari #rayakan #ultah #satoshi #nakamoto #sang #pencipta #misterius