Apa Alasan Bos BCA Borong Saham BBCA Senilai Rp 2,99 Miliar?
Jahja Setiaatmadja, Presiden Direktur yang akan menjabat Presiden Komisaris BCA.(DOK. PT BANK CENTRAL ASIA TBK)
09:12
26 Februari 2025

Apa Alasan Bos BCA Borong Saham BBCA Senilai Rp 2,99 Miliar?

- Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk atau BBCA Jahja Setiaatmadja membeberkan alasan di balik pembelian saham perusahaan yang tercatat pada 25 Februari 2025.

Dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, diketahui Jahja Setiaatmadja membeli saham BBCA sebanyak 337.000 saham dengan harga transaksi 8.900 per saham.

Dengan demikan, jumlah transaksi saham ini bernilai Rp 2,99 miliar.

Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja mengatakan, pembelian saham BBCA ini dilakukan karena harga saat ini dinilai cukup murah.

"Ini karena saya lihat sudah cukup murah untuk investasi," kata dia ketika dihubungi Kompas.com, Rabu (26/2/2025).

Adapun, Corporate Secretary BBCA Raymon Yonarto juga menjelaskan, tujuan dari pembelian saham ini adalah untuk investasi.

"Tujuan transaksi, investasi. Status kepemilikan, langsung," ujar dia dikutip Selasa (25/2/2025).

Secara rinci, setelah transaksi ini Jahja Setiaatmadja menggenggam sebanyak 34.187.785 saham BBCA. Adapun sebelumnya saham yang dimiiki Presiden Direktur BCA itu adalah sebanyak 33.850.785 saham.

Persentase saham yang dimiliki Jahja sesudah transaksi adalah 0,03 persen. Jumlah ini tidak bergerak dari persentase sebelum transaksi pembelian.

Sementara, status kepemilikan saham ini adalah langsung dengan klasifikasi saham merupakan saham biasa.

Sebagai informasi, BCA berencana melakukan pergantian jajaran direksi dan komisaris dalam rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) pada Rabu (12/3/2025).

Salah satu rencana pergantian yang menjadi sorotan adalah Presiden Direktur BCA saat ini Jahja Setiaatmadja yang telah menjabat sejak 2011 akan diusulkan menjadi presiden komisaris BCA.

Sementara itu, Gregorius Hendra Lembong yang telah menjabat sebagai wakil presiden direktur BCA sejak 2022 akan diusulkan sebagai presiden direktur perseroan.

Editor: Agustinus Rangga Respati

Tag:  #alasan #borong #saham #bbca #senilai #miliar

KOMENTAR