Wisata di Jepang yang Paling Diminati Turis Asing, Ada Kyoto
Ilustrasi Kyoto di Jepang. Survei menunjukkan, kepadatangan wisatawan asing di Jepang sebenarnya hanya terpusat di tujuh prefektur dari 47 prefektur. Kok bisa?(UNSPLASH/Sorasak)
08:14
10 Mei 2026

Wisata di Jepang yang Paling Diminati Turis Asing, Ada Kyoto

Jepang punya beragam destinasi wisata. Namun, survei menunjukkan, kepadatangan wisatawan asing sebenarnya hanya terpusat di tujuh prefektur dari 47 prefektur di Negeri Sakura.

Fenomena ini menunjukkan ketimpangan cukup besar dalam industri pariwisata Jepang, sekaligus kekhawatiran akan overtourism (pariwisata melebihi kapasitas) yang bisa mengganggu warga lokal. 

"Meningkatkan penyebaran wisatawan asing ke berbagai daerah merupakan tugas yang mendesak," kata seorang pejabat dari Asosiasi Agen Perjalanan Jepang, dilansir dari Kyodo News, Minggu (10/5/2026).

Data menunjukkan, 72 dari 100 destinasi wisata terpopuler di Jepang berada di wilayah yang terbatas. 

Berdasarkan survei gabungan terkait pergerakan masyarakat tahun 2025 oleh perusahaan analisis data Unerry Inc. dan Kyodo News, ada 25 prefektur di pesisir Laut Jepang yang tidak masuk daftar 100 besar. 

Sebab, wisatawan asing cenderung memadati destinasi yang populer secara internasional, misalnya kuil di Kyoto dan resor ski di Hokkaido.

Lantas, di mana saja wilayah tersebut? Simak selengkapnya.

Wisata di Jepang yang paling banyak dikunjungi turis asing

Area resor ski Niseko ada di peringkat pertama

Ski di Niseko saat musim dingin. Survei menunjukkan, kepadatangan wisatawan asing di Jepang sebenarnya hanya terpusat di tujuh prefektur dari 47 prefektur. Kok bisa?Dok. Shutterstock/Mayumi.K.Photography Ski di Niseko saat musim dingin. Survei menunjukkan, kepadatangan wisatawan asing di Jepang sebenarnya hanya terpusat di tujuh prefektur dari 47 prefektur. Kok bisa?

Sebagai informasi, survei tersebut memanfaatkan data lokasi dari aplikasi smartphone untuk menganalisis arus wisatawan asing di sekitar 25.000 distrik di Jepang, terkecuali kawasan di sekitar bandara.

Ke-100 lokasi tersebut tersebar di 22 prefektur. Kyoto menempati peringkat teratas dengan 17 tempat wisata dalam daftar 100 besar, disusul Hokkaido dengan 16 tempat wisata, dan Kanagawa dengan 11 tempat wisata.

Sementara itu, Yamanashi, Osaka, Okinawa, dan Tokyo masing-masing memiliki enam hingga delapan tempat wisata. 

Jika dilihat berdasarkan tempat, area resor ski Niseko di Hokkaido menempati peringkat pertama.

Ilustrasi Kuil Kiyomizu-dera di Kyoto, Jepang. Survei menunjukkan, kepadatangan wisatawan asing di Jepang sebenarnya hanya terpusat di tujuh prefektur dari 47 prefektur. Kok bisa?Dok. Unsplash/Mai Hoang Ilustrasi Kuil Kiyomizu-dera di Kyoto, Jepang. Survei menunjukkan, kepadatangan wisatawan asing di Jepang sebenarnya hanya terpusat di tujuh prefektur dari 47 prefektur. Kok bisa?

Sementara itu, area sekitar Kuil Kiyomizu, yang juga situs Warisan Dunia UNESCO di Kyoto, berada di peringkat ke-12.

Tempat-tempat lain yang memiliki konsentrasi wisatawan asing yang tinggi termasuk kawasan resor pemandian air panas Hakone di Kanagawa, serta Fuji Five Lakes yang terletak di kaki Gunung Fuji.

Selanjutnya ada Ginzan Onsen, resor pemandian air panas di Prefektur Yamagata. Adapun prefektur tersebut jadi satu-satunya dari enam prefektur di wilayah timur laut Tohoku yang masuk 100 besar, sekaligus ada di urutan keempat. 

Resor tersebut populer di kalangan penggemar anime/manga Demon Slayer

Kemudian ada Naoshima, pulau di Laut Pedalaman Seto. Pulau tersebut jadi satu-satunya wakil dari Shikoku di barat Jepang yang masuk daftar, sekaligus ada di urutan ke-13. 

Ketimpangan dalam industri pariwisata

Ginzan Onsen di Yamagata Jepang, mirip dengan kota onsen Spirited Away. Survei menunjukkan, kepadatangan wisatawan asing di Jepang sebenarnya hanya terpusat di tujuh prefektur dari 47 prefektur. Kok bisa?DOK. JNTO Ginzan Onsen di Yamagata Jepang, mirip dengan kota onsen Spirited Away. Survei menunjukkan, kepadatangan wisatawan asing di Jepang sebenarnya hanya terpusat di tujuh prefektur dari 47 prefektur. Kok bisa?

Data dari Badan Pariwisata Jepang menunjukkan ketimpangan yang besar dari sisi pendapatan. Lima wilayah utama yaitu Tokyo, Osaka, Kyoto, Hokkaido, dan Okinawa menyumbang hampir 70 persen dari total malam dari wisatawan asing yang menginap.

Di sisi lain, 31 prefektur lainnya secara gabungan hanya mendapat jatah kurang dari 1 persen.

Selain faktor popularitas, pelemahan nilai tukar yen juga berpengaruh besar. Biaya liburan ke Jepang saat ini menjadi jauh lebih murah bagi wisatawan asing sehingga memicu lonjakan jumlah turis hingga mencapai rekor 42,68 juta orang pada tahun 2025.

Sayangnya, kepadatan wisatawan asing ini bisa menyebabkan overtourism. Warga lokal di Kyoto mulai merasa terganggu dengan keramaian yang berlebihan di jalanan mereka.

Tag:  #wisata #jepang #yang #paling #diminati #turis #asing #kyoto

KOMENTAR