Gubernur Koster Pastikan Bali Aman untuk Wisatawan meski Ada Travel Warning
- Gubernur Bali, Wayan Koster memastikan Bali tetap aman untuk dikunjungi wisatawan. Hal tersebut terkait banyaknya kasus kriminal yang melibatkan warga negara asing (WNA), termasuk penculikan dan penghilangan nyawa.
Koster juga tidak mempermasalahkan adanya travel warning dari negara lain karena nantinya kondisi akan membaik.
- Kedubes Korea Selatan Beri Imbauan Terkait Keselamatan WNA di Bali
- Alasan Korea Selatan Keluarkan Peringatan Soal Keamanan Bali
"(Masalah) kriminal sudah ditangani oleh Pak Kapolda (Irjen. Pol. Daniel Adityajaya). Situasi Bali aman, kan sudah ada Pak Kapolda," kata Koster di Kantor Gubernur di Denpasar, Bali, pada Selasa (7/4/2026).
Sebelumnya Kedutaan Besar Korea Selatan untuk Indonesia mengeluarkan peringatan terkait keamanan warganya di Bali, serta menyoroti lonjakan kasus kriminal yang menyasar wisatawan mancanegara (wisman).
Gubernur Wayan Koster sebut Bali tetap aman untuk wisatawan
Bantah anggapan Bali semakin sepi
Menjawab kekhawatiran akibat banyaknya kasus kriminal yang menyasar wisatawan asing, Gubernur Bali Wayan Koster tegaskan Bali tetap aman.
Dalam kesempatan yang sama, Wayan Koster membantah bahwa pariwisata Bali semakin sepi. Data kunjungan wisatawan, tambah dia, menunjukkan kondisi yang berbeda.
"Kalau dibilang Bali sepi, ada yang kabur, data menunjukkan tidak," kata Koster saat Rapat Paripurna ke-31 DPRD Provinsi Bali Masa Persidangan II Tahun Sidang 2025-2026 di kantor DPRD Provinsi Bali, Senin (6/4/2026).
Dia menguraikan, berdasarkan data kunjungan wisatawan melalui jalur udara, tepatnya Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, kedatangan wisatawan nusantara (wisnus) dari Januari 2026 hingga Maret 2026 sebanyak 963.313 orang.
Sementara itu, jumlah kedatangan wisman pada periode yang sama sebanyak 1,64 juta (1.645.169) orang.
"Ini lewat udara, kalau yang darat, lebih banyak lagi. Kalau ada yang menyampaikan isu macam-macam di media sosial, ini datanya," tutur Koster.
- Korea Selatan Soroti Keamanan Bali, Minta Warganya Hati-hati Pilih Destinasi
- Bali Perketat Keamanan Usai Kasus Kriminal Turis Asing Meningkat
Imigrasi siapkan langkah khusus terkait pelanggaran WNA
Menjawab kekhawatiran akibat banyaknya kasus kriminal yang menyasar wisatawan asing, Gubernur Bali Wayan Koster tegaskan Bali tetap aman.
Senada dengan Koster, Ketua DPRD Provinsi Bali Dewa Made Mahayadnya mengatakan, Bali measih menjadi tempat paling aman dan nyaman.
"Menjangkaunya gampang. Terkait kunjungan wisatawan, (wisatawan) domestik ingin ke Bali karena aktivitas budaya sangat memberikan hiburan, lengkap kulinernya, dan akomodasi lengkap dari middle up (menengah ke atas) sampai middle ke bawah ada," jelas Dewa Made.
Terkait travel warning atau peringatan perjalanan, dia meminta untuk tidak khawatir.
"Jika melihat dari deretan negara yang mengirimkan wisatawan ke Indonesia, Korea Selatan urutan ke enam. Malah China di atas. Jangan khawatir, (Bali) masih aman," tambah dia.
Sementara itu, dengan semakin maraknya pelanggaran yang dilakukan oleh WNA, pihak Imigrasi Bali mempersiapkan langkah khusus.
"Langkahnya apa? Saya belum buka sekarang. Tunggu tanggal 10 April. Yang jelas, untuk saat ini program tersebut sudah kami siapkan," kata Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Bali Felucia Sengky Ratna di Kantor Direktorat Jenderal Imigrasi Bali, Denpasar, Selasa (31/3/2026) lalu.
Menjawab kekhawatiran akibat banyaknya kasus kriminal yang menyasar wisatawan asing, Gubernur Bali Wayan Koster tegaskan Bali tetap aman.
Sengky menambahkan, pihaknya meningkatkan pengawasan di masing-masing kantor imigrasi secara mandiri. Durasi pengawasan juga ditambahkan.
"Selama ini kami hanya memberdayakan petugas di bagian pengawasan. Namun mencermati situasi akhir-akhir ini di Bali, kami tidak hanya memberdayakan petugas di bagian pengawasan, tapi semua personil di kantor imigrasi masing-masing," tutur Sengky.
Mereka digerakkan untuk mengumpulkan data serta informasi-informasi di lapangan, termasuk melakukan pendeteksian dini terkait potensi-potensi yang menimbulkan dampak kerawanan di Bali.
Sengky menegaskan dia juga tidak segan-segan akan memberi sanksi apabila ada anggotanya yang melakukan pelanggaran.
"Saya akan mengambil tindakan tegas dan tidak ada toleransi untuk pegawai yang mencoba berbuat menyimpang. Sudah cukup banyak pelanggaran di Bali," tambah dia.
- Turis Asing di Bali yang Lompat ke Tebing Naik Motor Sewaan, Dideportasi
- Rekomendasi 7 Desa di Bali yang Bisa Dikunjungi Jika Bosan Wisata Pantai
Tag: #gubernur #koster #pastikan #bali #aman #untuk #wisatawan #meski #travel #warning