Layani 10 Juta Penumpang, Ini 5 Bandara Tersibuk Indonesia Saat Nataru
Libur akhir tahun 2025 kembali memicu lonjakan pergerakan penumpang di sejumlah bandara Indonesia.
Operator bandara Indonesia InJourney Airports mencatat sekitar 10,2 juta penumpang menaiki pesawat sepanjang periode libur akhir tahun atau Natal dan Tahun Baru (Nataru) pada 15 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.
“Pelaksanaan monitoring angkutan Nataru di seluruh bandara secara umum berjalan sukses berkat kolaborasi yang erat antara InJourney Airports sebagai operator bandara dengan seluruh stakeholders. Peningkatan lalu lintas penerbangan dan pergerakan penumpang dapat dikelola dengan baik," kata Direktur Utama InJourney Airports Mohammad R. Pahlevi.
Dibandingkan tahun sebelumnya yang mencatat sekitar 10,24 juta penumpang, jumlah penumpang pesawat selama libur akhir tahun 2025/2026 juga relatif sama.
Pergerakan penumpang tertinggi pada arus keberangkatan sebelum Natal terjadi pada 24 Desember 2025 dengan total 543.000 penumpang.
Selanjutnya, lonjakan penumpang juga terjadi sebelum pergantian Tahun Baru 2026, yakni pada 28 Desember 2025 dengan total 531.000 penumpang.
Adapun pada arus balik, pergerakan tertinggi terjadi pada 4 Januari 2026 dengan total penumpang hampir 560.000.
Lebih dari 10 juta penumpang pesawat selama periode libur panjang ini diikuti dengan jumlah pergerakan pesawat yang mencapai 76.000 penerbangan, termasuk sekitar 2.000 penerbangan tambahan (extra flight).
Bandara tersibuk di Indonesia saat Nataru
Lima bandara di Indonesia tercatat melayani jumlah penumpang dan penerbangan terbanyak selama periode libur akhir tahun. Ini daftarnya.
Bandara I Gusti Ngurah Rai.
- Bandara Internasional Soekarno-Hatta Tangerang dengan total 3,5 juta penumpang dan 23.000 penerbangan.
- Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali dengan total 1,4 juta penumpang dan 9.000 penerbangan.
- Bandara Internasional Juanda Surabaya dengan total 863.000 penumpang dan 6.000 penerbangan.
- Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar dengan total 603.000 penumpang dan 4.000 penerbangan.
- Bandara Internasional Kualanamu Deli Serdang dengan total 486.000 penumpang dan 4.000 penerbangan.
Pahlevi mengatakan, utilisasi ketersedian waktu keberangkatan penerbangan dan kedatangan penerbangan di seluruh bandara selama libur akhir tahun hampir menyentuh 90 persen atau lebih tinggi dibandingkan dengan periode sebelumya dengan total 84 persen.
Wakil Direktur Utama InJourney Airports Achmad Syahir menuturkan, selama periode libur akhir tahun ini, berbagai inisiatif terkait customer experience dijalankan dengan baik.
Inisiatif tersebut mencakup desain tematis Natal dan Tahun Baru, serta aktivitas customer experience (On Ground Activation) di terminal penumpang pesawat.
“Inovasi dari On Ground Activation yang diluncurkan pada Nataru 2025/2026 adalah Customer Service Mobile dan Posko Terpadu Melayani Sepenuh Hati. Dua inovasi ini mampu menjaga standar pelayanan di bandara saat periode sibuk,” kata Achmad dalam keterangan pers yang diterima Kompas.com, Selasa (6/1/2026).
Ia menjelaskan, staf Customer Service Mobile bergerak di terminal dan memberikan asistensi atau solusi bagi penumpang pesawat atau pengunjung bandara yang membutuhkan bantuan.
Para staf bergeser di sejumlah titik, termasuk di passenger service touch, seperti area check-in, boarding lounge, arrival hall, dan lain sebagainya
Sementara itu, Posko Terpadu Melayani Sepenuh Hati di kawasan terminal karena dirancang agar lebih mudah dijangkau oleh penumpang pesawat apabila membutuhkan bantuan.
Jumlah penumpang kereta api tembus 27,2 juta
Sebelumnya, PT Kereta Api Indonesia (Persero) juga merilis data penumpang KAI Group selama libur akhir tahun.
Penumpang saat naik kereta di Stasiun Banyuwangi Kota.
KAI Group yang mencakup layanan kereta api Jabodetabek, antarkota, kereta bandara, hingga kereta wisata, melayani total 27,2 juta penumpang selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Jumlahnya naik 7,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya dengan total 25,3 juta penumpang.
"Kereta api hadir sebagai penghubung berbagai aktivitas, mulai dari perjalanan antarkota, mobilitas perkotaan, hingga konektivitas menuju bandara dan destinasi wisata,” kata Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Senin (5/1/2026).
Tag: #layani #juta #penumpang #bandara #tersibuk #indonesia #saat #nataru