Rumah Bos ChatGPT Jadi Target Penembakan, Dua Pelaku Diamankan
CEO OpenAI sekaligus pembuat chatbot AI ChatGPT Sam Altman membela penggunaan kecerdasan buatan (AI) dari kritik soal dampak lingkungan.(Youtube/ Indian Express)
11:00
13 April 2026

Rumah Bos ChatGPT Jadi Target Penembakan, Dua Pelaku Diamankan

- Kediaman bos ChatGPT Sam Altman yang berada di San Fransisco, Amerika Serikat (AS) kembali menjadi target serangan pada Minggu (12/4/2026) dini hari waktu setempat.

Kepolisian San Fransisco (SFPD) mengeklaim telah menangkap dua terduga penyerangan rumah Altman ini. 

Insiden ini terjadi hanya dua hari setelah rumah CEO OpenAI itu dilempar molotov oleh pria berusia 20 tahun, pada Jumat (10/4/2026) pagi.

Berdasarkan rekaman kamera pengawas dan laporan petugas keamanan di sekitar lokasi kejadian, kedua pelaku melepaskan tembakan dari dalam mobil.

Mobil tersebut terlihat sempat melintas, lalu kembali dan berhenti di sisi properti yang menghadap Lombard Street. 

Penumpang di kursi depan kemudian terlihat mengulurkan tangan dari jendela dan melepaskan satu tembakan ke arah rumah Altman. 

Baca juga: Rumah Bos ChatGPT Dilempar Bom Molotov, Pelaku Ditangkap

Eksterior luar rumah Altman di Lombard Street yang menjadi sasaran serangan. Morgan Ellis/The Standard Eksterior luar rumah Altman di Lombard Street yang menjadi sasaran serangan. Setelah kejadian, mobil langsung melarikan diri. Namun, pelat nomor kendaraan terekam kamera, sehingga membantu polisi melacak dan mengamankan kendaraan tersebut.

Polisi kemudian mengamankan dua terduga pelaku tanpa perlawanan, di kawasan blok 2000 Taylor Street. Dalam penggeledahan di sebuah tempat tinggal, polisi juga menemukan tiga senjata api. 

Adapun pelaku kedua kini ditahan dengan tuduhan kelalaian dalam penggunaan sejata api (negligant discharge), sebagaimana dihimpun KompasTekno dari The San Fransisco Standard.

Serangan kedua 

Insiden penembakan ini merupakan serangan yang kedua. Sebelumnya, rumah Altman juga sempat dilempar bom molotov oleh seorang pria bernama Daniel Alejandro Moreno-Gama (20).

Pelaku diduga melempar botol berisi cairan mudah terbakar ke arah gerbang logam properti di Chestnut Street. Api sempat menyala tetapi berhasil dipadamkan oleh petugas keamanan. 

Tangkapan layar dari kamera pengawas yang menampilkan terduga pelaku penyerangan rumah Sam Altman. SFPD Tangkapan layar dari kamera pengawas yang menampilkan terduga pelaku penyerangan rumah Sam Altman. Usai kejadian, Moreno-Gama langsung melarikan diri. Namun, kurang dari satu jam kemudian, petugas keamanan di kantor pusat OpenAi di Mission Bay menemukan seseorang dengan ciri-ciri pelaku. 

Orang tersebut dilaporkan sempat melontarkan ancaman terhadap gedung, sebelum akhirnya ditangkap oleh polisi.

Moreno-Gama kemudian ditahan di penjara San Fransisco County pada Jumat sore dengan sejumlah tuduhan, termasuk percobaan pembunuhan, pembakaran, serta kepemilikan atau pembuatan perangkat pembakar. 

Baca juga: Bos ChatGPT Wanti-wanti AI Super Pintar Bisa Jadi Bencana

Tidak ada korban 

Pihak berwenang memastikan tidak ada korban luka dalam rangkaian serangan di rumah Altman. Meski demikian, insiden ini tetap memicu kekhawatiran terkait keamanan, terutama di tengah sorotan terhadap perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI). 

Setelah insiden bom molotov pada Jumat, Altman menulis bahwa "ketakutan dan kecemasan terhadap AI memang beralasan. Kita sedang menyaksikan perubahan terbesar dalam masyarakat dalam waktu yang sangat lama, bahkan mungkin sepanjang sejarah."

Tag:  #rumah #chatgpt #jadi #target #penembakan #pelaku #diamankan

KOMENTAR