China Alibaba dan ByteDance Rilis AI Pencipta Gambar Berbarengan, Saingi Google Nano Banana
Ilustrasi ByteDance SeeDream 5.0, AI pencipta gambar dari teks.(ByteDance)
17:03
11 Februari 2026

China Alibaba dan ByteDance Rilis AI Pencipta Gambar Berbarengan, Saingi Google Nano Banana

– Persaingan kecerdasan buatan (AI) pembuat gambar kian memanas. Dua raksasa teknologi China, Alibaba dan ByteDance, hampir bersamaan meluncurkan model AI generatif terbaru yang diposisikan untuk menantang dominasi model Google, Nano Banana.

Alibaba memperkenalkan Qwen-Image-2.0, bagian dari keluarga model Qwen yang dikembangkan melalui Alibaba Cloud.

Sementara ByteDance yang juga induk TikTok, merilis Seedream 5.0 yang membawa peningkatan dalam kemampuan reasoning atau pemahaman konteks perintah yang lebih kompleks.

Langkah keduanya menandai eskalasi persaingan global di sektor image generation, setelah sebelumnya kompetisi lebih banyak terjadi di ranah model bahasa besar (LLM).

Alibaba Qwen-Image-2.0

Alibaba memperkenalkan Qwen-Image-2.0, bagian dari keluarga model Qwen yang dikembangkan melalui Alibaba Cloud.

Baca juga: ChatGPT Kini Bikin Gambar 4x Lebih Cepat, Siap Saingi Nano Banana Pro Google

Model ini dirancang untuk menghasilkan gambar berbasis teks (text-to-image) dengan kemampuan memahami perintah kompleks dan menghasilkan visual berkualitas tinggi.

Qwen-Image-2.0 diklaim mampu menangani prompt panjang dan detail, serta mendukung proses pengeditan visual berbasis AI.

Alibaba memosisikan model ini sebagai tulang punggung baru dalam ekosistem AI mereka, termasuk potensi integrasi dengan layanan e-commerce dan platform digital lainnya.

Peluncuran ini memperkuat strategi Alibaba dalam memperluas dominasi AI tidak hanya di bidang komputasi awan, tetapi juga konten kreatif berbasis visual, dilansir South China Morning Post.

ByteDance Seedream 5.0

Tak mau kalah, ByteDance juga merilis Seedream 5.0, model generasi terbaru untuk pembuatan gambar AI.

Seedream 5.0 disebut membawa peningkatan dalam kemampuan reasoning atau pemahaman konteks perintah yang lebih kompleks.

Model ini juga mendukung keluaran gambar resolusi tinggi hingga 2K dan 4K (melalui peningkatan AI), dengan kontrol detail tekstur dan komposisi yang lebih presisi.

Baca juga: AI Seedance 2.0 dari ByteDance China Meluncur, Hasil Video Bikin Geger Industri Film

Model tersebut mulai diuji coba secara terbatas melalui platform milik ByteDance seperti CapCut, yang sudah memiliki basis pengguna besar di pasar global.

Tantang Nano Banana Google

Kehadiran Qwen-Image-2.0 dan Seedream 5.0 secara langsung dipandang sebagai upaya China untuk menantang model Google Nano Banana, yang selama ini dikenal sebagai salah satu model image generation terdepan dari DeepMind.

Sejumlah uji perbandingan independen terhadap model generasi gambar terbaru menunjukkan bahwa Seedream 5.0 dan Nano Banana Pro sama-sama mampu menghasilkan gambar resolusi tinggi hingga 4K.

Dalam pengujian berbasis prompt kompleks, Nano Banana Pro dinilai unggul dalam konsistensi detail visual dan stabilitas output, terutama untuk komposisi yang rumit atau melibatkan banyak elemen dalam satu gambar.

Gambar yang dihasilkan Seedream 5.0.Bytedance. Gambar yang dihasilkan Seedream 5.0.

Kecepatan generasi gambar juga disebut relatif lebih cepat pada model Google tersebut, menjadikannya unggul dalam workflow produksi yang membutuhkan efisiensi waktu.

Di sisi lain, Seedream 5.0 disebut menonjol dalam aspek reasoning atau pemahaman konteks perintah yang lebih mendalam.

Model ini dinilai lebih fleksibel dalam menangani prompt panjang dan instruksi bertingkat, termasuk kemampuan mentransfer gaya visual dari satu referensi ke gambar baru.

Baca juga: Model AI Alibaba Qwen 2.5 Max Rilis, Ungguli DeepSeek dan ChatGPT

Beberapa pengujian juga mencatat bahwa Seedream memiliki keunggulan dalam integrasi fitur tambahan, seperti pemrosesan konteks berbasis data terkini dan pengayaan detail visual melalui peningkatan berbasis AI.

Sementara itu, untuk Qwen-Image-2.0, hingga kini belum tersedia skor benchmark resmi yang dipublikasikan dalam format metrik standar seperti FID (Fréchet Inception Distance) atau CLIP score.

Alibaba dan ByteDance juga belum merilis laporan teknis komprehensif terkait performa numerik model mereka.

Perbandingan yang beredar saat ini masih banyak bersandar pada pengujian komunitas, ulasan independen, serta demonstrasi visual yang dibagikan secara publik.

Tag:  #china #alibaba #bytedance #rilis #pencipta #gambar #berbarengan #saingi #google #nano #banana

KOMENTAR