Ole Romeny Ungkap Kunci Clean Sheet Timnas Indonesia di Era John Herdman
Selebrasi Ole Romeny dalam laga Timnas Indonesia vs Mozambik yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Selasa (9/6/2026).(KOMPAS.com/Antonius Aditya Mahendra)
07:24
10 Juni 2026

Ole Romeny Ungkap Kunci Clean Sheet Timnas Indonesia di Era John Herdman

Timnas Indonesia menutup agenda FIFA Matchday Juni 2026 dengan hasil sempurna.

Setelah mengalahkan Oman 3-0 pada laga pertama, skuad Garuda kembali meraih kemenangan 1-0 atas Mozambik pada laga kedua di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Selasa (9/6/2026) malam.

Dua kemenangan tersebut tidak hanya menambah poin penting bagi Indonesia, tetapi juga berdampak pada peringkat FIFA. Tim Merah Putih naik ke posisi 118 dunia, setelah sebelumnya berada di peringkat 122.

Kenaikan ini menjadi sinyal positif dari perkembangan yang mulai terlihat di bawah kepemimpinan pelatih John Herdman.

Dalam empat laga terakhir, Indonesia mencatat tiga kemenangan dan hanya sekali kalah, yakni 0-1 dari Bulgaria.

Lebih dari sekadar hasil, peningkatan juga terlihat dari sisi permainan. Tim menunjukkan organisasi yang lebih baik, terutama dalam aspek bertahan.

Selama empat laga tersebut, Indonesia mencetak delapan gol dan hanya kebobolan satu kali. Catatan ini menjadi bukti bahwa fondasi permainan tim semakin solid.

Ole Romeny: pertahanan dimulai dari lini depan

Salah satu pemain yang merasakan perkembangan tersebut adalah Ole Romeny.

Penyerang yang mencetak gol kemenangan ke gawang Mozambik itu menilai, keberhasilan Indonesia menjaga clean sheet bukan hanya hasil kerja lini belakang.

Menurutnya, pertahanan sudah dimulai sejak lini depan melalui tekanan terhadap lawan saat membangun serangan.

“Jika saya, Ragnar, Lino, atau siapa pun yang bermain di depan mampu memberikan tekanan yang baik, lawan akan kesulitan membangun permainan,” ujar pemain bernomor punggung 10 itu dalam konferensi pers usai laga.

Ia menegaskan bahwa kerja kolektif menjadi kunci utama solidnya permainan Indonesia. Tekanan dari lini depan membuat tugas pemain belakang menjadi lebih ringan.

“Dengan tekanan itu kami bisa membantu lini pertahanan. Jadi tentu saja semua pemain memiliki peran penting dalam bertahan. Semuanya dimulai dari lini depan,” imbuhnya.

Dalam dua laga FIFA Matchday Juni 2026 tersebut, Indonesia tidak hanya bertahan saat kehilangan bola, tetapi juga aktif melakukan pressing tinggi untuk merebut kembali penguasaan dari lawan.

Timnas Indonesia berpose jelang laga melawan Mozambik di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Laga Timnas Indonesia vs Mozambik berlangsung pada Selasa (9/6/2026).KOMPAS.com/Antonius Aditya Mahendra Timnas Indonesia berpose jelang laga melawan Mozambik di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Laga Timnas Indonesia vs Mozambik berlangsung pada Selasa (9/6/2026).

Solidaritas lini belakang

Selain kerja keras pemain Oxford itu juga memberikan apresiasi kepada rekan-rekannya di sektor pertahanan yang terus menunjukkan konsistensi dalam duel-duel penting.

Baca juga: Live Skor Timnas Indonesia Vs Mozambik 1-0: 75 Menit Maarten Paes Masih Clean Sheet

Baginya semangat bertarung para bek menjadi salah satu alasan timnas Indonesia mampu mencatatkan clean sheet secara beruntun. Mengatasi karakter permainan yang berbeda dari Oman maupun Mozambik.

"Kami juga sangat senang melihat bagaimana para pemain belakang berjuang dalam setiap duel dan setiap perebutan bola. Saya pikir kami memiliki pertahanan yang sangat solid dan kami bisa bangga akan hal itu," tutur Ole Romeny.

Tag:  #romeny #ungkap #kunci #clean #sheet #timnas #indonesia #john #herdman

KOMENTAR