Keraguan Ancelotti Usai Brasil Vs Panama 6-2, Ada Rencana untuk Neymar
Momen perayaan gol Vinicius Jr dalam pertandingan sepak bola persahabatan internasional antara Brasil dan Panama di stadion Maracana di Rio de Janeiro, Brasil pada 31 Mei 2026. (Foto oleh Mauro PIMENTEL / AFP)(MAURO PIMENTEL)
10:28
1 Juni 2026

Keraguan Ancelotti Usai Brasil Vs Panama 6-2, Ada Rencana untuk Neymar

- Kemenangan besar 6-2 yang dipetik Brasil atas Panama justru membuat sang pelatih, Carlo Ancelotti, diliputi keraguan.

Brasil berpesta jelang keberangkatan mereka ke Piala Dunia 2026. Tim asuhan Carlo Ancelotti memberondong Panama dengan gol-gol Vinicius Jr (1'), Casemiro (38'), Rayan (52'), Lucas Paqueta (59'), Igor Thiago (59' pen.), Danilo (80').

Dalam laga Brasil vs Panama di Stadion Maracana, Minggu (31/5/2026) waktu setempat atau Senin dini hari WIB, tim tamu hanya dua kali membalas via gol bunuh diri Matheus Cunha (13') dan torehan Carlos Harvey (83').

Duel melawan Panama jadi kesempatan Carlo Ancelotti untuk semakin mendalami potensi skuadnya.

Pada babak pertama, Ancelotti memainkan susunan sebelas awal yang kemungkinan akan jadi andalan Brasil di Piala Dunia 2026 mendatang.

Nama-nama seperti Alisson Becker, Alex Sandro, Gleison Bremer, Bruno Guimaraes, Casemiro, Raphinha, Vinicius Jr, dan Matheus Cunha mentas sejak menit pertama.

Brasil menutup babak pertama dengan keunggulan 2-1 setelah menyengat cepat via gol jarak jauh Vinicius Junior, ketika duel belum genap berumur semenit.

Pada masa jeda, Ancelotti mengubah total susunan pemainnya dengan memasukkan 10 nama.

“Kemungkinan untuk mengubah tim dan strategi memang ada dalam pikiran saya. Saya rasa pertandingan di babak kedua justru membuat saya memiliki lebih banyak keraguan, dan itu bagus untuk saya,” ujar sang pelatih asal Italia, dilansir dari UOL Esporte.

Ya, Brasil tetap memikat kala menurunkan sejumlah pelapis di paruh kedua laga melawan Panama.

Hasilnya, tim beralias Canarinho mampu menambah empat gol.

“Penampilan di babak kedua penting bagi tim dan para pemain yang masuk. Mereka menunjukkan kualitas dan bahwa mereka bisa bersaing dengan pemain lain dalam daftar."

"Namun kami harus mempertimbangkan lawan, yang sedikit menurunkan intensitas permainan. Babak pertama adalah pertandingan yang berbeda, ada hal-hal yang bagus dan ada hal-hal yang harus kami perbaiki."

"Ini malam yang indah bagi kami. Yang paling penting adalah berterima kasih kepada para suporter, itu adalah kepercayaan yang luar biasa. Saya tahu kami memulai pekerjaan ini dengan baik dalam beberapa hari terakhir."

"Untuk menyelesaikan pekerjaan ini dibutuhkan komitmen, sikap, dan ketangguhan agar kami bisa tampil baik,” tutur Ancelotti.

Pelatih asal Italia itu juga menyoroti kualitas skuad Brasil secara keseluruhan, terutama karena para pemain memiliki karakteristik yang berbeda-beda.

Hasil pertandingan melawan Panama akan membuat Ancelotti makin pusing menentukan sebelas awal terbaik dalam laga pertama mereka di Piala Dunia 2026.

Brasil dijadwalkan membuka kiprah di Piala Dunia 2026 dengan menghadapi Maroko pada 13 Juni 2026 di Stadion Metlife, New Jersey.

Pasukan Ancelotti tergabung di Grup C Piala Dunia 2026 bersama Maroko, Skotlandia, dan Haiti.

“Keraguannya adalah memilih susunan pemain terbaik untuk pertandingan pertama, tetapi yang pasti kami memiliki tim yang sangat kuat. Tim ini masih belum ditentukan, masih ada pemain yang belum bergabung, seperti Marquinhos, (Gabriel) Magalhaes, (Gabriel) Martinelli, jadi daftar ini belum lengkap."

"Saya tetap berpikir bahwa saya memiliki daftar pemain yang bagus, dan kami harus mengevaluasi latihan dalam beberapa hari ini. Ada pemain yang kondisi fisiknya lebih baik, ada yang kurang baik."

"Dengan tenang, kami akan mengambil keputusan yang tepat. Satu hal yang saya yakini, akan ada 11 pemain di lapangan pada pertandingan pertama,” ucap eks pelatih AC Milan dan Real Madrid itu.

Jangan lupakan pula bahwa skuad Brasil saat ini masih memuat nama Neymar Jr. Kendati tak bisa bermain melawan Panama karena cedera, Neymar hadir bersama tim.

Ancelotti mengaku sudah punya rencana dengan Neymar yang terakhir kali turun membela Brasil pada 2023.

Pelatih yang biasa disapa Carletto itu ingin memainkan Neymar di posisi penyerang lubang untuk menyokong ujung tombak.

“Dia harus bermain di posisi yang lebih ke dalam. Dia tidak bisa bermain di sisi lapangan sebagai pemain sayap. Dia akan bermain di posisi yang dimainkan Vini dan Raphinha, di salah satu dari posisi tersebut,” tutur Ancelotti.

Tag:  #keraguan #ancelotti #usai #brasil #panama #rencana #untuk #neymar

KOMENTAR