Presiden Como Tegaskan Nilai Martabat Usai Cemoohan Lawan Inter Milan
Drama tujuh gol terjadi di Stadion Giuseppe Sinigaglia saat kesebelasan Como 1907 menjamu raksasa Italia, Inter Milan, dalam lanjutan pekan ke-32 Liga Italia 2025-2026.
Meski laga berakhir dengan kekalahan tipis bagi tuan rumah, perhatian publik justru tertuju pada pernyataan tegas dari Mirwan Suwarso selaku petinggi klub asal Indonesia tersebut terkait insiden di tribun penonton.
Dalam duel kasta tertinggi Serie A yang berlangsung pada Senin (13/4/2026) dini hari WIB, Como 1907 memberikan perlawanan luar biasa terhadap skuad besutan Cristian Chivu.
Sempat unggul dua gol lebih dulu melalui aksi Alex Valle dan Nico Paz, I Lariani pada akhirnya harus mengakui keunggulan mental juara I Nerazzurri yang menutup pertandingan dengan skor ketat 3-4.
Walaupun gagal mengamankan poin di kandang sendiri, Mirwan Suwarso memberikan apresiasi tinggi terhadap daya juang para pemainnya.
Baca juga: Mirwan Suwarso Tetap Bangga meski Como 1907 Kalah dari Inter Milan
Melalui pernyataan di media sosial pribadinya, pria kelahiran Madiun ini menegaskan bahwa integritas yang ditunjukkan di lapangan jauh lebih berharga daripada sekadar angka di papan skor.
"Terlepas dari hasil akhirnya, saya sangat bangga dengan tim kami," tulis Mirwan.
"Mereka telah memberikan segalanya di lapangan dan berjuang dengan penuh kehormatan. Inilah semangat yang menjadi ciri khas kami."
Kecaman terhadap Insiden di Tribun VIP
Namun, kebahagiaan Mirwan atas performa tim ternoda oleh perilaku tidak terpuji yang dilakukan sejumlah oknum di tribun VIP.
Ia menyayangkan adanya tindakan cemoohan yang dialamatkan kepada delegasi tamu, sebuah tindakan yang dinilai merusak jati diri klub yang tengah dibangun.
"Namun, kebanggaan atas penampilan kami tidak dapat mengalahkan kekecewaan saya atas perilaku yang ditunjukkan oleh beberapa orang di tribun kehormatan terhadap delegasi lawan."
Baca juga: Mirwan Suwarso Minta Maaf Usai Fan Como Hina Personel Inter Milan
"Saya memahami bahwa sepak bola memunculkan emosi yang intens, tetapi kita tidak boleh melupakan jati diri kita," lanjutnya.
Bek Inter Milan, Denzel Dumfries, merayakan gol keempat timnya pada laga Serie A Italia antara Como dan Inter Milan di Stadion Giuseppe Sinigaglia di Como, pada bulan April.
Bagi manajemen, nilai kehormatan adalah prinsip yang tidak bisa ditawar.
Mirwan menekankan bahwa sikap hormat harus mencakup seluruh elemen, termasuk lawan dan ofisial yang hadir sebagai tamu di markas mereka.
"Klub kami memiliki nilai-nilai yang kokoh, and martabat adalah salah satu yang paling penting," tegas Mirwan.
"Martabat ini harus melampaui batas lapangan, mencakup lawan kami, para pendukung mereka, dan terutama para pejabat serta perwakilan mereka. Mereka adalah tamu kami dan layak dihormati."
"Cemoohan dan hinaan di tribun kehormatan tidak mewakili klub yang sedang kami bangun. Hal itu merusak nilai-nilai yang kami perjuangkan," tambahnya.
Komitmen Menegakkan Integritas Klub
Menanggapi insiden tersebut, manajemen klub berencana mengambil langkah nyata dan tegas.
Penegakan standar etika di stadion menjadi prioritas utama guna memastikan kejadian serupa tidak terulang di masa depan demi kemajuan liga secara keseluruhan.
Baca juga: Chivu Ungkap Kunci Inter Bangkit dan Libas Como Asuhan Fabregas
"Kami akan bekerja untuk mempertahankan nilai-nilai ini, dengan ketegasan dan konsistensi. Kami akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk memastikan standar ini dihormati."
"Integritas klub kami dan kemajuan liga secara keseluruhan bergantung pada saling menghormati. Siapa pun yang tidak mampu menghormatinya tidak akan diterima."
"Mari kita tumbuh bersama, dengan martabat dan integritas, di dalam dan di luar lapangan," tutup pria asal Indonesia itu.
Dengan hasil minor ini, ambisi Como 1907 untuk merangsek ke zona Liga Champions harus tertunda sejenak.
Berada di posisi kelima klasemen dengan raihan 58 poin, klub milik Djarum Group ini terpaut cukup jauh dari Inter Milan yang kian kokoh di puncak klasemen dengan 75 poin.
Tag: #presiden #como #tegaskan #nilai #martabat #usai #cemoohan #lawan #inter #milan